Wahana Hati

Wahana Hati
Sesingkat mungkin


__ADS_3

Clarice Melody Zeta Ruby Addison gadis blasteran itu yang memiliki postur tubuh tinggi nan cantik, memiliki mata yang indah berwarna coklat berambut pirang dan panjang, paras yang cantik dan anggunnya yang selalu menjadi idaman para laki-laki diluar sana, Cla panggilannya dia gadis yang lemah lembut di hadapan keluarganya dan tidak pernah menentang keluarganya,tapi di kantor Cla menjadi gadis yang cuek, tegas dan dingin tak lupa dia juga pemarah, dimasa saat ia sekolah Cla selalu meraih peringkat pertama bahkan saat lulus juga menjadi peraih nilai terbaik, tidak itu saja saat kuliah ia juga meraih penghargaan dan lulusan terbaik pada saat itu, diusianya yang ke 23 ia sudah meraih gelar magister, menjadi wanita karir yang memiliki dua perusahaan dan usaha dimana-mana menjadikannya luar biasa banyak orang yang mengenalnya karena kecerdasannya dan prestasinya tidak lupa dengan bisnisnya yang sudah terkenal, mungkin jika dia tidak menjadi CEO dan sekaligus memiliki boutique yang terkenal ia tidak akan merasakan kemandirian dan membangun usahanya dari O, mengapa di usianya yang sekarang kedua orangtuanya menuntut dirinya untuk menikah secepatnya, katanya biar dirinya tidak manja lagi.


"Menikah bukan perkara yang gampang,karena menikah butuh siap secara mental dan lainnya,jika menikah adalah yang mudah mungkin aku akan menikah dengan pria yang benar-benar cocok denganku,tapi apa nyatanya aku masih menelusuri dimana pria yang cocok untukku" disaat Clarice sedang melamun memikirkan dimana jodohnya berada, jika dekat maka segeralah kerumah agar tidak ada suruh menikah lagi.


"Cla yuk dandan ada tamu sebentar lagi" kali ini Mama Batari memaksa Clarice untuk berdandan siapa tamu kali ini yang datang, bukanya sama aja kenapa harus dandan sih.


"Mama Cla capek, mau tidur mama sama papa aja yang nemuin" kali ini Clarice mencoba berbohong tapi Mama Batari tau bahwa putri kesayangannya itu berbohong.


Malam harinya, entah mengapa seperti akan ada hal yang baru menjadi bagian dari keluarga ini, siapakah dia apa kelahiran putra kedua bang Erlan, tapi kak Tia tidak hamil lalu apa kenapa perasaanku tidak enak.


Dan datanglah seorang pria, berpawakan tinggi nan gagah tak lupa dia juga tampan tapi dari cara berpakaiannya sangat sederhana dan biasa saja tidak ada pakaian bermerk terkenal ataupun barang yang ia pakai.


"Selamat malam om, ada apa om meminta saya untuk datang kerumah" siapa dia mengapa terlihat sangat serius dengan papa, apakah dia bawahan papa atau siapa.

__ADS_1


"Ada hal serius yang mau saya katakan, saya harap kamu bisa menerimanya" mana mungkin ini tidak serius, karena Papa Robert ingin menjodohkan putrinya dengan pria itu, kenapa papa Robert bisa se yakin itu apakah mereka pernah bertemu sebelumnya.


Iya pria tersebut pernah menolong Papa Robert saat hampir saja di copet, bahkan tidak sekali atau kedua kali berkali-kali dia menolongnya, ingin sekali Papa memiliki menantu seperti pria itu tapi apakah putrinya akan setuju.


"Cla kemari nak, ada yang ingin papa kenalkan" Clarice duduk berhadapan dengan pria itu, mata elangnya menatap kehadirannya, kenapa pria itu sangat manis dan tampan tapi apa tujuannya kemari.


"Papa berniat menjodohkan kalian, apakah kalian setuju untuk menikah" kata-kata papa berhasil membuat Clarice melongo, apa menikah dengan pria yang tidak pernah Clarice temui dan sama sekali tidak dia kenal.


"Mana mungkin papa menjodohkan Cla dengan pria yang tidak Cla kenal pa" kali ini Clarice yang berbicara Papa hanya diam dan tersenyum menatap keduanya.


"Kalian keluarlah sebagai pendekatan,jika kalian setuju maka saya minta bawalah keluargamu kemari nak" tidak ini mimpi bagi Clarice,tidak mungkin ia harus menikah Papa sangat suka bercanda memang dengannya.


Pria itu bernama, Darren Lazio Firas Syailendra seorang CEO dan pemilik brand kosmetik ternama yang terkenal di mancanegara, tapi Darren selalu menyembunyikan indentitasnya dia sedang menyamar sebagai office boy di kantor miliknya, Darren memiliki usaha juga di bidang kuliner dan masih banyak lagi, Darren pria yang sangat cerdas dan berprestasi ia selalu meraih penghargaan di masa sekolah dan kuliahnya dulu, bahkan dia menjadi lulusan terbaik di universitas yang ada di luar negeri,kali ini dia pulang ke negeri ini karena biasanya dia menetap disana, menjadi putra sulung yang harus memiliki mental sekuat baja dan tidak boleh pantang menyerah itu yang menjadi alasannya hingga membangun perusahaan ternama, Darren berusia 27 tahun, sangat muda dan tampan bukan.

__ADS_1


"Jika keberatan maka tolak saja perjodohan ini, saya tidak ada waktu main-main karena saya juga mencari seorang istri" Darren membuka obrolan terlebih dahulu, namun Clarice hanya diam walaupun Darren berkata seperti itu.


"Bagaimana saya bisa menolaknya, Papa akan sangat sedih terlihat dia mengharapkan anda untuk menjadi menantunya" Jika dilihat dari tatapan mata Papa saat mengatakannya dia ada harapan yang sangat ia impikan.


"Baiklah saya akan membawa kedua orang tua saya kemari, sebelumnya perkenalkan saya Darren dan pekerjaan saya hanya seorang Office boy, apakah kamu bersedia menerima segala kekurangan saya, jika kamu menikah dengan saya maka kamu harus siap lepas dari kemewahan kamu ini, kamu tinggal bersama saya di rumah yang sangat sederhana tidak sebesar ini" Clarice sempat terkejut mendengarnya, mana mungkin pria setampan ini hanya seorang Office boy.


"Saya tidak memandang jabatan anda, jika Papa menyukai anda saya siap untuk menikah dengan anda walaupun berat, mungkin jika untuk kecocokan kita tidak cocok, tapi dengan seiringnya waktu siapa tau bukan" Darren menatap mata Clarice, yang ia lihat Clarice tulus mengatakannya kenapa Darren menyamar karena dia ingin tau apakah wanita yang akan menjadi istrinya tulus menerimanya apa adanya.


"Pikirkan berkali-kali sebelum menerima saya, saya bukanlah orang kaya, hidup saya pas-pasan dan saya tidak mempunyai mobil yang mewah, kita hanya bisa menikah di KUA tidak ada resepsi yang mewah untuk pernikahan kita" lagi dan lagi Darren membuat Clarice ragu tapi jika ia menolaknya Papa akan kecewa kepadanya.


"Saya yakin, mungkin ini takdir saya dan soal rezeki bisa kita cari bersama" berat untuk menerima tentang perjodohannya,bukan karena Darren orang biasa tapi karena adanya cinta nanti, bagaimana ia bisa hidup dengan pria yang sama sekali tidak ia cintai.


Rasanya susah untuk menjalaninya, impiannya menikah dengan pria yang ia cintai dengan pernikahan yang sangat mewah, resepsi pernikahan juga tapi itu harus ia kubur dalam-dalam,apa kata teman-temannya nanti jika tau dia menikah dengan seseorang yang biasa-biasa saja.

__ADS_1


__ADS_2