Wahana Hati

Wahana Hati
PENTINGNYA!!


__ADS_3

Ketika Safara dan Clarice berpapasan di sebuah Mall ternama, sejak itu Clarice memutuskan untuk tinggal sendiri bahkan ketika suaminya mencarinya,ia tidak memberitahu dimana ia tinggal, tidak kurang-kurang Darren mempertahankan pernikahannya, bahkan Clarice juga tidak meminta adanya perpisahan.


Apa Darren bersama Safara, tadi pagi dia mengirim pesan yang membuatku berpikir bahwa aku adalah satu-satunya ternyata aku salah aku adalah salah satunya di hidupnya, Darren yang menatap istrinya pun tidak kuasa menahan rasa rindunya, dirumah sangat sepi tiada canda tawa istrinya lagi, Darren berharap bahwa istrinya akan kembali kerumah mereka lagi.


Tidak Darren tidak bersama Safara, sejak kejadian itu Darren menjauhinya bahwa sudah memutuskan hubungannya dengan Safara, tapi tetaplah Safara selalu mengejarnya hingga Darren muak dengan kelakuan mantan pacarnya itu.


Safara sengaja merangkul lengan Darren agar Clarice merasa cemburu,tapi Darren justru melepaskannya dan mendekati Clarice.


"Sayang, kembalilah kita mulai dari awal saya tau kesalahan saya membuat kamu tidak percaya dengan saya lagi bukan, tapi saya mohon kembalilah" Darren memeluk Clarice,jujur saja Clarice juga merindukan suaminya,tapi rasa kecewanya dan bencinya masih terus membara dihatinya, bahkan masalah ini yang membuat Clarice juga menjauh dari mereka semua.


"Maaf mas, belum waktunya untuk saya kembali karena saya tau kamu bahagia dengan dia bukan denganku,jadi untuk apa saya bersama dengan orang yang tidak mengharapkan saya" Clarice melepaskan pelukannya,namun Darren justru mempererat pelukannya, banyak orang yang menatap ke arah mereka, bahkan siapa yang tidak tau pasangan muda suami-istri itu.


"Wow pak Darren romantis banget ya, lihat deh sepertinya sangat mencintai istrinya " kata salah satu orang yang melihatnya, sedangkan Safara sudah mulai panas mendengar banyak pujian untuk mereka, seharusnya pujian itu untukku bukan untuk gadis yang merebut kekasihnya itu.


"Tunggu kenapa kalian memuji dia, dia perebut dia merebut kak Darren dariku, dan sekarang aku akan merebut kembali kak Darren, apakah kalian senang dengan perebut seperti dia" Safara mencoba mencari pembelaan namun bukan dibela malah jadi seperti orang gila dia.


"Cukup yang kamu katakan dengan istriku Safara,bukan dia yang merebutnya tapi justru saya yang menawarkan diri untuk menjadi suaminya dan memilih dia untuk menjadi istri saya, karena kamu tau bukan bahwa keluarga saya tidak menyetujui hubungan kita walaupun kita sudah berpacaran 7 tahun Safara" Darren menjadi garda terdepan bagi istrinya, terkesan seperti Clarice yang salah namun Safara yang selalu mencari kesalahannya.

__ADS_1


"Tuh dengar mbak, kalau masih pacaran ya gak masalah dan sekarang sudah nikah mau direbut haduh mbak kok bangga mau jadi pelakor" kata ibu-ibu yang sedang melewati mereka.


"Mbak restu orang tua penting,jadi sadar dong tidak baik yang kamu lakukan mbak, mereka sudah bahagia apa mungkin mbak mau jadi orang ketiga merusak kebahagiaan mereka mikir dong mbak" banyak cacian yang safara terima, bahkan memang yang ia lakukan salah tapi kenapa tetap saja seperti itu.


"Aku mohon mbak, tinggalkan kak Darren biarkan kami menikah,aku mencintai kak Darren mbak izinkan kami bahagia untuk bersama" Safara memohon kepada Clarice, seperti orang yang tidak punya malu meminta suami orang di depan istri sahnya.


"Maaf mbak,bagi saya pernikahan cukup satu kali untuk seumur hidup, mungkin masalah ini menguji pernikahan kami, karena setiap kehidupan tidak pernah ada yang mulus mbak, mungkin ini akan kami jadikan pelajaran untuk introspeksi diri, dan untuk perpisahan kami tidak ingin berpisah " Clarice segera pergi dari hadapan Safara, bahkan ia menggandeng tangan Darren, Darren hanya tersenyum akankah ini awal kebahagiaan mereka,jika terus seperti ini maka Safara akan mudah mendekati Darren.


Clarice menatap Darren dengan tajam, bukanya tadi romantis kenapa sekarang terlihat menyeramkan seperti ini, Darren yang ditatap seperti itu pun merasa ketakutan walaupun dia selalu marah-marah kalau di kantor.


"Mas masih mau balik sama dia, kalau iya saya yang mundur mas" Clarice terang-terangan bertanya kepada suaminya,ya walaupun ia tau mana mungkin mereka kembali.


"Oke, saya akan kembali mana mungkin saya membiarkan suami saya di dekati dengan perempuan lain seperti dia" Darren tersenyum ketika Clarice akan kembali pulang bersamanya, tidak baik jika orang tua tentang mereka yang tinggal sendiri-sendiri.


"Terimakasih saya bahagia mendengarnya" Darren menggenggam tangan Clarice,mereka berjalan bersama walaupun Clarice sudah menolaknya.


Apakah kebahagiaan akan mereka dapatkan setelah masalah ini, apakah Safara akan menyerah ketika Darren sudah tidak ingi bersamanya lagi, bagaimana selanjutnya kehidupan mereka.

__ADS_1


"Sayang saya mau kita honeymoon gimana, apa kamu keberatan siapa tau pulang honeymoon kita dikasih rezeki seorang anak kan" apakah Darren bersungguh-sungguh ingin memiliki seorang anak dari Clarice yang notabennya bukan wanita yang ia cintai.


"Lalu apakah mas sudah mencintai saya, bagaimana jika kehadiran seorang anak belum merubah perasaan mas terhadap saya" Clarice menekan kata cinta dan perasaan,tapi Darren akan mencintai istrinya itu.


"Izinkan saya belajar mencintaimu sayang, walaupun lama tapi saya jamin setelah ini kamulah satu-satunya untuk saya" Kenapa terlalu formal menggunakan saya dan kamu sih.


"Dan rubah lah panggilan kamu dan saya menjadi aku dan kamu, karena kita adalah suami-istri bukan orang lain" akan akrab tapi tidak terlalu akan sepenuhnya.


Nantinya akan ada seseorang dari masa lalu Clarice yang datang dan menghancurkan pernikahan mereka,tapi tetaplah cinta akan mengalahkan semuanya, pernikahan mereka akan selalu langgeng sampai akhir hayat memisahkan.


Siapa dia ? apakah dia yang mencintai Clarice melebihi dirinya, mungkinkah Clarice akan menerimanya kembali atau tetap bersama suaminya itu.


Flashback off


5 Tahun yang lalu saat setelah ujian sekolah, dan mereka pisah saat itu, Clarice yang memilih untuk melanjutkan di luar negeri dan dia melanjutkannya di luar kota, tetap saja mereka tidak ingin perpisahan ini tapi ini adalah demi masa depannya.


"Tunggu aku Cla, aku mencintaimu saat aku sudah siap menikah dengan kamu aku akan kembali, jangan khianati cinta kita ya Cla" kata seorang pemuda yang berusia 17 tahun, tidak ada hubungan tapi adanya komitmen apakah Clarice melupakan komitmen itu, tidak justru Clarice selalu menunggunya tapi ia tidak kunjung datang, justru lamaran pria lain yang datang kepadanya.

__ADS_1


"Kamu janji kan mau menikah sama aku, jangan lama-lama ya, keburu aku menikah sama orang lain, lagian kamu tau sendiri kan bagaimana kalau nanti harus dipaksakan menikah" Clarice bersandar di bahunya, saat itu mereka sedang berduaan di taman sekolah dengan masih menggunakan seragam putih abu-abu.


"Clarice kamu percaya kan sama aku, aku janji sayang" tapi nyatanya justru dialah yang menikah terlebih dahulu karena perjodohan kedua orangtuanya membuat dia harus melupakan Clarice yang ia sayang, tapi ia akan mencari dimana keberadaan Clarice dan membuatnya kembali kepadanya,toh ia tidak mencintai istrinya ini karena paksaan kedua orangtuanya yang terus saja memaksa untuk menikahinya.


__ADS_2