
Kepulangan Clarice membuat Darren senang, karena yang ia pikirkan tidak mungkin istrinya pulang lagi kerumahnya,namun Clarice tidak sendirian dia bersama Erlan abangnya, kenapa bisa bersama bang Erlan apakah dia sudah tau atas hilangnya Clarice tadi.
"Akhirnya kamu pulang, maafin saya ya saya lupa menjemput kamu" Darren mencoba menjelaskan apa alasannya tapi Clarice hanya diam saja, ia tidak ingin bicara apapun padahal niatnya mau menginap di apartemen tapi abangnya memaksa untuk mengantarnya pulang.
"Biarkan dia istirahat tidak perlu kamu menjelaskan apapun,apa kamu tidak lihat adikku kelihatannya capek" bukan berarti Erlan tidak suka, memang adiknya terlihat sangat capek itupun membuatnya tidak tega.
"Bang masuklah, kamu istirahat saja" setelah Clarice meninggalkan keduanya, Erlan dan Darren pun mengobrol berdua, keduanya memang belum saling akrab tapi bagaimanapun mereka harus akrab kan.
"Saya pulang dulu, saya titip adik saya" Erlan tidak berpamitan kepada adiknya, Erlan tipikal abang yang akan selalu menjaga adiknya walaupun hujan badai menghantam dia akan menerjang demi adiknya.
Darren sudah mempersiapkan acara resepsi pernikahan yang mewah di hotel ternama,ia akan berkata jujur kepada istrinya dan keluarga besarnya tentang apa pekerjaannya, karena bagaimanapun istrinya juga harus menikmati kerja kerasnya selama ini.
"Kamu sabtu dan minggu kosong kan, luangkan waktu dua hari saja ya" iya sabtu minggu ia akan membuat acara itu, untuk keluarga besar istrinya ia sudah memberikan undangan, teman sahabatnya bahkan juga keluarga besarnya juga.
"Untuk apa waktu dua hari itu mas, apakah ada hal yang penting" Clarice memang agak kesal dengan Darren tapi tidak baik mengabaikannya.
"Iya acara yang penting maka dari itu luangkan waktumu" Clarice bertanya-tanya apa waktu yang penting itu, apakah penting sekali bagi Darren.
Tepatnya sekarang adalah hari jumat, Darren sudah berbicara kepada orang tua Clarice iya itu membuat terkejut mereka karena tidak menyangka akan hal mendadak seperti ini.
__ADS_1
Darren dan Clarice sudah berada di hotel, untuk apa Darren mengajaknya kemari siapa yang ingin menikah, tapi tidak ada bicara apapun dengannya.
Segala persiapan telah dipersiapkan, hingga dekorasi terlihat sangat mewah,tidak sabar Darren akan menjadikan istrinya ratu untuk besok di acara mereka.
Keesokan harinya, Clarice terkejut ia harus di makeup tapi ini adalah mua pengantin, iya dia mengatakan akan ada resepsi dan ternyata resepsi pernikahannya.
"Mama gak nyangka bahwa suamimu mempersiapkan semuanya, apakah kamu mengetahuinya nak" Mama Batari mendampingi putrinya itu, apa yang Mama tanyakan Clarice saja tidak tau akan hal ini.
"Cla tidak tau jika akan ada resepsi pernikahan semewah ini ma, untuk pernikahan saja hanya di KUA mana mungkin akan ada resepsi kan, ternyata Cla salah mas Darren yang menyiapkan ini semua diam-diam " apakah dia akan dipublikasikan sebagai istri Darren atau tidak,tapi dialah istri Darren satu-satunya sebagai istri sahnya.
"Benar Mama tidak menyangka jika Darren mengatur ini semua, Mama dan papa saja awalnya terkejut ketika Darren kerumah dan berbicara tentang hal ini" siapa Darren sebenarnya, apa yang tidak Clarice ketahui tentang suaminya, mungkinkah ia akan mencari tau sendiri tentang suaminya.
"Mama, apakah mama tau tentang mas Darren mempersiapkan acara ini semua" Clarice masih sangat penasaran tentang bagaimana acara ini bisa seperti ini, siapa yang mempersiapkan dan mengapa warna-warnanya adalah warna kesukaannya.
"Mama tau nak, mama juga mempersiapkannya kok, tapi terutama suamimu sih mama hanya beberapa saja kamu suka kan" kejutan yang Darren berikan padanya adalah kejutan yang paling berharga untuk kehidupannya, tentang resepsi yang sangat mewah ini.
Syukurlah acara berjalan dengan lancar, Darren dan Clarice bagaikan raja dan ratu, tidak lupa dengan acara foto berdua dan bersama,karena Darren ingin memajang foto pernikahannya dirumahnya nanti.
"Kamu capek, duduk aja atau mau makan" Darren tidak tega melihat istrinya yang sepertinya kelelahan karena banyaknya tamu undangan yang hadir.
__ADS_1
"Tidak mas, kan acaranya belum selesai mana mungkin saya istirahat mas" yang Darren lakukan memang seperti seseorang pria yang meratukan pasangannya, bahkan tidak salah papa menikahkan mereka.
Beredar berita resepsi pernikahan Darren dan Clarice yang sangat mewah, bahkan teman yang jadi musuh pun sangat iri melihat resepsi pernikahan yang sangat mewah ini, lihatlah tidak seperti resepsi pernikahan pada umumnya ini terlalu sangat mewah.
Darren sengaja mempublikasikan pernikahannya,karena agar siapapun tau bahwa Clarice adalah istrinya, walaupun ia mencintai Safara tapi disini ada istrinya kan.
"Selamat pak Darren, akhirnya menemukan tambatan hatinya juga" itu adalah Yuda manager perusahaan Darren.
Setelah acara selesai, Darren dan Clarice segera memasuki kamar hotel mereka telah selesai bersih-bersih, Clarice menatap Darren ini tidak biasanya ia ditatap seperti itu.
"Apa yang tidak saya ketahui mas, mengapa mas bisa membuat acara semewah ini sedangkan maaf yang saya tahu perkejaan mas hanya office boy kan" sebagai seorang istri harus mengetahui apa yang sebenarnya disembunyikan oleh suaminya itu.
"Maaf telah membohongi kamu, sebenarnya saya adalah CEO dan pemilik perusahaan ternama, saya hanya menyamar untuk rumah yang kita tempati itu adalah rumah milik asisten rumah tangga dirumah,maaf telah membuatmu hidup susah mulai besok kita akan tinggal dirumah kita yang sebenarnya" apa tidak salah yang Clarice dengar suaminya seorang CEO, lalu selama ini dibohongi oleh Darren.
"Apa tujuanmu membohongi saya dan keluarga mas, apa kamu berpikir bahwa saya sama dengan perempuan lain yang hanya menginginkan hartamu mas" kenapa Clarice bisa menebak pikiran Darren tidak ia sangat istrinya mempunyai insting yang kuat.
"Tidak kamu adalah perempuan yang beda, justru kamu menerima saya dan menemani saya dalam hidup yang sudah, saya sangat berterimakasih akan hal itu" kenapa Darren seperti itu, istrinya tidak pernah seperti itu, harusnya tidak berbohong sejauh ini kan, ia terlanjur menerima kehidupannya bersama Darren, bahkan hidup mewahnya juga ia tinggalkan demi hidup bersamanya.
"Baiklah mas, kita mulai kehidupan kita yang baru semoga saja tidak ada kebohongan lagi diantara kita, jika ada saya akan sangat kecewa dengan kamu mas" Clarice segera berpamitan untuk tidur, Darren selalu terpikir apa kata istrinya bagaimana jika ia tau bahwa suaminya memiliki seorang kekasih apakah pernikahannya akan sampai disini.
__ADS_1
Andai Safara tau kabar bahagia ini, bagaimana hancurnya hatinya nanti jika mengetahui seseorang yang ia cintai telah beristri.