
Ditempat Gea.
" Kak bel ini daging ada dimana " tanya Rea sambil berteriak.
" Ais re gak usah teriak napa sakit nih telinga abang mendengar suara kamu yang begitu merdunya sampai membuat hampir pecah " kata Dave yang sambil menggusap telinganya.
" Ish bang Dev mah " kata Rea sambil cemberut.
" Hahaha lucu sekali kamu sayang "
" Hem tolong tangannya bisa dikondisikan leon "
kata kedua pawangnya.
" Hehehe maaf bang dan zean "
" Gea " panggil seseorang.Mereka semua menoleh pada orang yang memanggilnya itu.
" I miss you so much honey " berjalan dan langsung memeluk erat Gea.
" I miss too dear " juga memeluk balik.
" Hm tolong jangan bermesraan didepan kami ya " kata Fira yang membuat dua orang yang berpelukan itu dan mereka melihat Fira sambil tersenyum.
" Kenapa apa salahnya jika saya memeluk kesayangan saya dan dia punya saya huh " kata orang itu posesif yang memeluk Gea.
" Cih Gea/ queen itu kesayangan kami bukan kamu sajanya. " kata semua orang yang ada disini.
__ADS_1
Gea yang diperebutkan oleh mereka memilih untuk pergi dari tempat itu dan duduk di tepi kolam renang dan ada yang menghampirinya.
" Ra boleh kah aku masih memanggilmu dengan nama itu " kata zean yang juga ikut duduk disamping Gea.
" Terserah apa yang kamu panggil Ray boleh kah " tanya Gea yang terseyum kearahnya.
" Boleh dan hanya kamu yang memanggil aku dengan nama itu dan akan tetap sama, walaupun kita tidak seperti dulu lagi aku juga udah menganggap kamu sebagai adik aku sendiri. "
Zean berkata dan pandangan lurus kedepan yang melihat istrinya bisa akrab dengan keluarganya karena keluarganya sangat susah jika harus beradaptasi dengan orang baru.
" Kamu pasti bahagia dengan pernikahanmu ini dan mereka terlihat sangat menyanyi satu sama lain " kata Gea sambil menunjuk ke arah keluarga Xantara.
" Awalnya aku sendiri begitu susah untuk berpaling dari kamu tapi dia selalu ada buat aku saat aku lagi dalam kesusahan dan perhatian dia membuat hati ini bisa membuka untuk orang lain selain kamu dan keluarga aku. " kata zean yang sambil menatap istrinya.
" Hm baguslah jika begitu dan aku tidak salah jika aku yang harus pergi dari hidup kalian saat itu aku sangat senang karena aku tidak memiliki beban lagi saat ini " kata Gea yang melihat mereka yang bercanda tawa.
" Maaf tidak bisa hadir saat acara pernikahan kalian dan kepergian keluarga itu " ucapnya sedih jika dia mengingat tentang apa yang telah diperbuat keluarga itu pada Gea tapi bagaimana pun mereka juga pernah membesarkannya.
" Kamu banyak berubah ra bukan hanya penampilan tapi gaya bicara kamu yang kadang formal dan tidak formal "
" Iya itu berubah dengan seiringnya berjalannya waktu baik saya maupun kamu itu bisa berubah "
Pembicaraan mereka dilihat semua orang yang ada disitu menatap kisah mereka dengan sedunya karena mereka sangat menyayangkan mereka untuk putus tapi setelah putus hubungan mereka baik - baik saja membuat orang yang melihat kagum akan mereka.
" Woi lu berdua jangan disana tar ada yang cemburu gawat tuh " kata Aldo membuat mereka berdiri dan berjalan ke arah mereka semua.
" Sayang kamu selingkuh dari aku " ucap orang itu dramatis dan membuat semua orang tertawa.
__ADS_1
" Dasar buaya darat " kata orang yang ada disitu.
" Sayang liat mereka membully aku " ucapnya yang mengadu seperti anak yang mengadu pada ibunya.
" Hah luca berhentilah menampakkan wajah seperti itu menjijikkan " kata Gea lalu meninggalkan mereka.
" Kenapa dengan dia tidak seperti biasanya " tanya luca pada mereka.
Mereka juga bingung dengan sikap Gea dan waspada karena mereka takut untuk kehilangan Gea kedua kalinya dan tidak memberikan kabar pada mereka seperti dulu lagi.
" Kak ci ada apa dengan gea kenapa dia seperti itu " tanya nata pada cici.
" Ini hari dimana Gea kehilangan papinya tepat 4 tahun kepergian papi yang membuat Gea sedih " kata cici yang membuat mereka juga ikut sedih.
skip.
.
.
.
.
.
.
__ADS_1
.
.