
Gea yang berjalan menuju kamarnya dan belum sampai ke kamar ada seseorang yang memanggilnya dan Gea menoleh ke arah orang itu.
" Maaf queen kami menganggu waktu anda " kata orang itu.
" Ada apa? " kata Gea pada orang itu.
" Begini queen kami membutuhkan tenaga medis lagi karena kami ke kurangan tenaga medis queen " kata orang itu.
" Baiklah buat pengumuman lowongan kerja yang di butuhkan " kata Gea yang acuh.
" Tapi queen masalah nya bukan di situ, tapi saat ini kami sedang melakukan operasi pada pasien yang mengalami kecelakaan dan dokter yang menangani ini belum sampai dan dia masih ada di Amerika queen " jelas orang itu.
" Apa? " Gea kaget.
" Baiklah aku yang akan turun tangan sendiri " kata Gea.
Gea yang langsung segera menuju ruang operasi dan saat mau masuk dia di hentikan seseorang.
" Sayang kamu mau ngapain itu " tanya orang itu.
" Mam, please kali ini saja setelah ini aku akan menuruti ke inginan mam " kata Gea sambil memohon kepada maminya.
" Kenapa harus kamu? kan masih banyak dokter yang lain sayang ingat kondisi kamu belum stabil oke jangan memaksa " kata mami.
" Mam dokter Min sendang berada di Amerika karena ada tugas mendadak di sana dan di sini ke kurangan dokter please kali ini aja oke " kata Gea.
Mami yang melihat Gea yang terus memohon akhirnya mengizinkan untuk melakukan operasi itu.
" Baiklah tapi setelah ini kamu harus istirahat oke " kata mami dengan lembut.
" Oke "
Gea langsung masuk ke ruang operasi itu dan membuat keluarga Malvero di buat bingung sama kelakuan Gea.
Mami Zhia langsung menyuruh orang untuk menyiapkan tandu darurat untuk jaga - jaga karena dia tau kalau operasi ini akan berjalan sangat lama dan itu akan membuat Gea kelelahan.
" Zhia apa yang kami lakukan? kenapa kamu mengizinkan Gea melakukan itu? itu akan memperburuk keadaan Gea " kata Lili yang mengetahui itu.
" Aku terpaksa kak karena aku tidak ingin nyawa seseorang hilang kalau tidak cepat di tangani " kata Zhia.
__ADS_1
" Tapi masih banyak dokter lain Zhia " kata lili yang emosi.
" Semua dokter sedang bertugas di negara lain kak " kata Zhia yang hanya menatap datar.
Lili yang tau itu segera menghubungi dokter pribadi keluarga nya agar datang ke rumah sakit ini secepatnya.
Keluarga Malvero hanya melihat itu bingung dan tidak tahu harus berkata apa yang ada dalam pikiran mereka adalah keselamatan Axcel.
4 jam berlangsung semua orang yang ada di luar ruangan itu cemas dan tidak bisa berkata apa - apa kecuali menangis akan kondisi orang yang ada di dalam.
Dokter yang di telpon Lili baru sampai dan melihat keadaan tuanya yang kacau dia merasa bersalah karena telat datang ke rumah sakit ini.
" Kenapa kamu baru datang? " kata Lili yang sudah menahan emosi nya.
" Maaf queen tadi di rumah sakit ada keadaan darurat jadi saya harus menangani dulu " kata dokter itu
Plak.
Suara tamparan itu terdengar sangat jelas hingga membuat orang yang panik menoleh kearah orang itu.
" Kamu pikirkan keadaan di sini tidak darurat hah "
" Kak / bun tolong tenanglah jangan emosi seperti ini " kata Mami dan Luna bersamaan.
Walaupun sebenarnya mereka sangat khawatir akan kondisi Gea saat ini tapi mereka berusaha untuk tetap tenang dan berfikir positif thinking aja.
Lampu operasi mati dan ada yang keluar dari ruang itu dan sebelum menjelaskan tentang kondisi orang yang ada di dalam orang itu langsung pingsan.
" Gea " kata mereka bersamaan.
" Sayang bangun tolong jangan membuat mami cemas " kata mami yang melihat Gea yang sudah jatuh di lantai.
Skip
.
.
.
__ADS_1
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
__ADS_1