
Di ruang UGD terdapat seseorang laki - laki yang berjuang melawan mautnya , orang itu adalah Axcel.
Axcel yang di rawat di rumah sakit yang sama dengan Gea dan sekarang dia antara hidup dan mati.
Keluarga nya sudah tau dan sedang menunggu di luar ruang UGD itu dan berdoa semoga Axcel bisa di selamatkan.
Semua orang yang ada di situ cemas memikirkan keadaan Axcel dan tanpa mereka sadari ada wanita yang melihat mereka dari jauh.
Wanita itu adalah Gea dia melihat keluarga Malvero yang sedang terpuruk dan dalam hati kecilnya dia ingin menghampiri mereka tapi Gea tidak bisa menemui mereka karena pasti mereka akan menyalahkan diri nya.
" Semoga kamu sepat sembuh Axcel aku merindukan kamu " kata Gea dalam hati.
Gea yang masih di situ tanpa pergi dari tempat itu dan ada seseorang yang melihat Gea yang sedang menatap keluarga Malvero dengan tatapan sendu.
Orang itu berjalan menuju tempat dimana Gea berada dan menepuk punggung Gea.
" Sedang apa kak ada di sini dan kenapa kakak tidak kesana saja " kata orang itu.
Gea yang kaget dan segera menoleh ke arah orang yang sedang berbicara kepada nya itu dia adalah adik dari Axcel Alia.
" Tidak buat apa? " kata Gea yang merubah raut wajahnya dengan cepat menjadi datar.
" Aku tau jika kakak dan kakak Axcel saling menyanyi satu sama lain tapi kenapa kalian? malah seperti ini " kata Alia yang duduk di kursi yang di sediakan rumah sakit.
" Jangan ngaco kamu jika berbicara " kata Gea dengan dingin dan datar.
__ADS_1
" Memang susah nya jika kita berbicara sama orang yang keras kepala dan dingin seperti kakak, jika kalian saling menyayangi kenapa? kalian selalu saling menyakiti satu sama lain aku bingung dengan kalian " kata Alia yang memandang ke taman rumah sakit.
" Aku tau selama ini kalian saling menyakiti satu sama lain saat kakak pergi dari sisi kak Axcel, kak Axcel menjadi lebih dingin dan tidak sungkan untuk membunuh orang yang tidak bersalah " kata Alia.
" Al kamu tau semua dari mana? " kata Gea yang juga memandang arah taman.
" Aku tau semua cerita tentang kakak dan kak Axcel dari awal hingga akhir "
" Sebelum pertemuan kalian saat di bandara kalian pernah bertemu di Indonesia tepatnya di Bali saat itu kak masih tunangan dari kak Zean dan kak mengawali cinta di Bali walaupun kakak tau kalau kak memiliki tunangan "
" Kak aku juga tau selama ini kalian sering komunikasi tapi saat pertemuan kalian setelah sekian lamanya kalian saling tidak mengenal padahal kalian saling mengenal "
" Kalian menjalani hubungan walaupun saat itu status kakak masih tunangan dari kak Zean dan kak Axcel tau itu dan masih mempertahankan kakak sampai sekarang "
" Aku tau apa maksud kamu? tapi kamu tidak tau bagaimana? jika masalah sebesar ini kakak kamu tidak mau memberi tau dan orang yang bersangkutan adalah kakak ku sendiri Al "
" Ya memang saat itu aku kecewa sama kakak kamu tapi tidak ada sedikit pun rasa untuk membuat dia seperti ini "
" Jika kamu tau saat itu aku memiliki banyak pikiran dan aku tidak bisa berfikir secara dewasa dan berfikir dengan kepala dingin "
" Masalah perusahaan yang membuat ku pusing belum lagi pencurian senjata itu dan dalangnya adalah anak buah ku sendiri Al "
" Aku mengerti perasaan kakak dan aku juga paham akan kondisi kakak saat itu, aku tak menyalahkan kakak atas semua itu "
" Tapi aku mohon tolong segera kalian baikkan aku tak sanggup jika melihat kakak ku serti itu, aku pamit ya kak ke sana dulu pasti mereka cemas karena aku tak ada di sana "
__ADS_1
Gea hanya tersenyum dan Alia pergi ke tempat keluarga nya berada , Gea kembali ke tempat nya dan harus istrahat supaya tidak membuat cemas keluarga nya.
Skip
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
__ADS_1