
Axcel yang sedang berada di kamar sedang memikirkan bagaimana cara nya untuk bisa dekat dengan Vera.
Orang tua dan adiknya pergi ke lantai atas dan ingin menemui Axcel saat mereka mau sampai di lantai paling atas mereka melihat Axcel yang sedang memandang seseorang dengan menggunakan teropong miliknya.
Setau mereka Axcel tidak pernah melakukan itu dan baru kali ini mereka melihat itu, mereka kaget saat melihat Axcel tersenyum.
Mereka yang melihat senyum itu serasa sangat tenang dan nyaman tapi sayang senyum itu tidak di tunjukkan kepada mereka.
Sedang kan Axcel melihat Vera yang sedang mengerjakan sesuatu di leptop nya dan Vera yang sudah tau jika dia di perhatikan dari jauh pun menoleh kearah orang itu.
Saat melihat orang itu Vera yang tidak sadar dia tersenyum untuk dirinya dan Axcel juga tersenyum melihat Vera.
Walaupun mereka baru saling kenal tapi Axcel yang sangat berambisi ingin menjadikan Vera menjadi milik nya untuk hidup bersama nya sampai hari tua.
" Kamu cantik saat tersenyum dan aku ingin kamu selalu tersenyum seperti itu di saat bersama ku " kata Axcel dalam batin.
Vera yang mendengar itu tersadar akan apa yang dia lakukan dan kembali menjadi datar dan dingin lalu dia melanjutkan pekerjaan yang tertunda.
" Saya tau kalau kamu mendengarkan batinan saya tolong jawab " kata Axcel di batinan nya.
" Ck, berisik sekali " dengan nada kesal dalam batinan nya.
Mereka menghampiri Axcel yang sedang melihat seseorang di sebelah sana dan saat mereka di samping Axcel, Axcel hanya diam tanpa merespon apapun.
" Nak, mommy mau bicara sama kamu " kata mommy dengan lembut.
Axcel hanya diam tanpa melihat ke arah mommy nya dan mommy hanya bisa menyesal atas perbuatan nya yang mungkin bagi Axcel sangatlah tidak adil.
" Maaf " kata yang di ucapkan dengan lilih.
" Ck. Apa mau kalian? "
__ADS_1
" tidak cukup kah selama ini aku selalu mengalah untuk kalian dan selalu menuruti kalian " kata Axcel yang menatap ke arah Vera yang masih di balkon.
Vera yang melihat itu tidak ambil pusing dengan itu semua dan dia hanya melihat sekilas langsung melanjutkan pekerjaan nya kembali.
Di tempat Axcel.
" Nak " kata panggil mommy dengan lembut.
Axcel yang baru pertama kali di panggil mommy nya dengan lembut di dalam hati sangat senang tapi dia bisa menutupi nya dan wajahnya selalu datar.
" Maaf mommy gak bisa jadi mommy yang baik sama kamu dan mommy selalu membedakan kamu "
" Mommy memiliki alasan tersendiri melakukan itu karena - "
Mommy belum selesai berbicara sudah di potong oleh Axcel yang menatap dengan datar nya.
" Apa yang mau di jelaskan lagi? " kata Axcel
" Dan satu lagi jalani hidup ini sama seperti dulu , anggap kalau aku bukan anak kalian saja. "
Mommy yang mendengar itu langsung menangis sejadi-jadinya dan Axcel hanya acuh dan langsung meninggal mereka.
" Dad aku bener gak becus jadi mommy buat Axcel " kata mommy sambil ðŸ˜ðŸ˜ðŸ˜.
" Gak kamu adalah mommy yang baik untuk anak-anak kita sayang " kata daddy.
Alan dan Alia mereka ada di kamar nya dan di jaja oleh pelayan.
Skip
.
__ADS_1
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
" Kamu bukan tidak besus menjadi seorang ibu tapi kamu lah yang membuat dinding di antara kalian jangan salahkan jika anak kalian memiliki sifat seperti itu " kata Vera yang dari sebelah rumah mereka.
Mereka yang mendengar kata itu hanya terdiam dan mencoba untuk memahami kata yang di ucap oleh Vera.
.
.
.
.
__ADS_1
.