Wanita Pelampiasan Sang CEO

Wanita Pelampiasan Sang CEO
Bab 2


__ADS_3

Setelah CEO mereka masuk dalam lift.


Semua para karyawan masuk keruangan mereka masing-masing.


Melia masih terdiam disana,karena masih tidak menyangka bahwa orang yang selama ini dia paling hindari berada di hadapan nya.


Sampai ada suara yang menyadarkan lamunan nya.


..."Mel,kok bengong gitu sih?jangan bilang kalo kamu tuh terpesona ya sama CEO kita??.."(ucap Rani)....


..."Ngaco kamu Ran.."(ucap Melia yang sambil berlalu dari hadapan Rani)....


..."Mel,kok ditinggal sih.."(ucap Rani yang langsung menyusul langkah Melia)....


..."Ran,kamu keruangan aja dulu ya,aku mau ketoilet dulu...."(ucap Melia)....


Melia pergi ke toilet bukan untuk buang air kecil tapi dya disana ingin menumpahkan air mata nya yang dari dia tahan .


...Hiks..Hiks ..hiks ......


"Ya allah kenapa engkau mempertemukan ku dengan dya lagi,hiks..hiks...hiks hati ku terlalu sakit ya allah untuk bertemu dengan nya lagi,7 tahun aku menghindar dari nya tapi kenapa sekarang malah dipertemukan lagi dengan dya ya allah..."


Tangis melia begitu terdengar pilu,Cukup lama Melia di toilet setelah menumpahkan semua rasa sesak didada nya,Melia merapihkan sedikit riasan nya sebelum kembali keruangan nya.


Karena Melia tidak mau orang satu ruangan nya melihat wajah nya yang kacau.


Melia mulai melangkahkan kaki nya menuju ruangan nya.


Sementara di dalam ruangan CEO.


Damian masuk keruangan nya dan duduk dikursi kebesaran nya,dya masih tidak percaya bahwa wanita yang dijadikan pelampiasan balas dendam nya berkerja di anak perusahaan nya di kota A.


Ya,Damian pun sama terkejut nya seperti Melia.tapi damian mencoba menetralkan perasaan nya yang bergejolak ketika melihat melia ada di perusahaan nya.


Disaat Damian sedang melamun dan memikirkan pertemuan nya yang tidak disengaja.


...Tuan,apa ada yang mengganggu pikiran ada Tuan?Karena saya perhatikan semenjak masuk kedalam ruangan ini anda terlihat melamun Tuan.."(ucap Roy)....


..."Tidak Roy,mungkin saya hanya sedikit lelah karena dari kota S,kita langsung memantau ke kantor ini ..."(ucap Damian)....


..."Oiya Roy ,kumpulkan semua perwakilan dari Divisi yang ada di perusahaan ini,karena saya mau cek semua nya hari ini,dan sekitar 25 menit lagi kita berkumpul diruang meeting.."(ucap Damian)...


..."Baik pak.."(ucap Roy )....


Roy berlalu dari ruangan Damian Sambil menunduk hormat.


Roy mulai memberitahukan semua kepala bagian untuk berkumpul diruang meeting ..


Sedangkan Damian masih memijat kepalanya,terasa sedikit pusing ..


..."Selama ini ternyata kamu bersembunyi disni.."(ucap damian)....


Sebenarnya semenjak perceraian damian dan melia yang terjadi 7 tahun silam.

__ADS_1


Ada rasa kehilangan yang Damian Rasa kan setelah tidak pernah melihat Melia lagi ...


Tapi,dia mencoba menepis perasaan itu didalam di diri nya..


Sementara di ruang divisi keuangan.


..."Mel nanti kamu temani saya ya untuk meeting bersama pak Damian.."(ucap Aryo)....


..."Maaf pak,,jangan saya deh,gimana kalo rani saja yang menemani bapak untuk meeting dengan pak Damian.."(ucap Melia)....


..."Maaf melia,tidak bisa karena CEO kita orang ny a sangat teliti dan tidak menterorin sedikit saja kesalahan.."(ucap Aryo)....


..."Lebih baik kamu bersiap sekarang,karena meeting sudah akan dimulai sebentar lagi.(ucap Aryo)....


Akhir nya mau tidak mau Melia mengikuti meeting hari ini bersama Aryo.


Melia dan Aryo memasuki ruang meeting,disana sudah banyak para divisi lain yang sudah datang .


Melia duduk disamping Aryo,sambil menarik nafas dan membuang nafas nya dengan berlahan agar mengurangi rasa sesak didada nya.


Tiba-tiba dari arah luar,CEO yang mereka tunggu akhirnya datang juga bersama asisten nya.


Damian masuk keruangan meeting dan duduk di bangku kebesaran nya ,dari tempat duduk nya damian sudah memindai satu persatu karyawan yang mengikuti meeting hari ini.


Mata nya berhenti di sosok perempuan dengan kemeja putih dipadukan dengan blazer hitam dan rok span dengan panjang selutut siapa lagi kalo bukan Melia yang sedang menunduk.


Karena merasa ada yang memperhatikan melia mencoba mengangkat pandangan nya.


Padangan mereka berdua bertemu Damian dan Melia merasa tiba-tiba saja jantung nya berdebar hebat.


..."Selamat siang semua, untuk mempersingkat waktu silakan kalian laporkan hasil kerja kalian masing-masing..."(ucap Damian)....


Satu persatu perwakilan karyawan dari divisi masing-masing melaporkan semua hasil kerja mereka.


Dan sekarang giliran bagian divisi keuangan yang harus melaporkan semua hasil kerja mereka selama ini .


Melia mulai berdiri dari kursi nya dan mencoba profesional walaupun sebenarnya dia dari tadi menahan rasa sesak didada nya,tapi dia tetap menjelaskan semua nya dengan detail,terperinci dan jelas kepada Damian.


Sedangkan Damian yang melihat Melia melaporkan hasil kerja divisi nya hanya terpaku oleh bibir ceri Melia.


..." Bibir itu,bibir yang pernah ku panggut dan membuat ku candu"(ucap Damian dalam hati)....


..."Apa yang kamu pikirkan Damian,ingat di hanyalah adik seorang pembunuh kakak mu(ucap Damian dalam hati yang langsung menepis pikiran kotor nya)....


Damian coba kembali bersikap dingin dan datar walau sebenarnya,ada rasa ingin memeluk wanita yang sudah berhasil memporak-porandakan hati nya,tapi karena alasan balas dendam damian membuang rasa itu dari pikiran dan hati nya.


Akhir nya meeting pun selesai,karyawan yang lain sudah mulai berjalan keluar ruangan,begitu juga Melia yang berjalan keluar ruangan meeting sambil ngobrol dan tersenyum manis dengan Aryo.


Damian yang melihat itu,merasakan hati nya terbakar.karena tak suka melihat Melia tersenyum manis dengan Aryo.


Damian terus berjalan dibelakang Aryo dan Melia tanpa mereka sadari...


..."Mel,kita langsung makan siang yuk.(ucap Aryo)....

__ADS_1


..."Boleh Mas,tapi sebelum itu aku mau ketoilet dulu ya Mas,Mas aryo duluan saja nanti aku nyusul.."(ucap Melia)....


..."Oogitu,baiklah"(ucap Aryo)....


Aryo langsung berjalan menuju lift dan turun kelantai satu untuk makan siang,sementara melia masuk kedalam toilet perempuan untuk membuang air kecil.


Tanpa Melia sadari Damian dari tadi mengikuti nya dan sekarang sudah ikutan masuk kedalam toilet perempuan,Damian mencoba mengunci toilet perempuan.


...Ceklek.......


Pintu toilet itu tertutup,Melia yang keluar dari bilik toilet dan ingin mencuci tangan.


Melia dikagetkan dengan tangan kekar yang memeluk nya dari belakang,yang ternyata itu adalah Damian..


..."Hey sayang,akhir nya Aku menemukan mu."(ucap Damian dengan senyum licik nya)....


Damian yang memeluk Melia dari belakang mulai menyusuri leher jenjang Melia dengan bibir nya dan mel*mat nya,meningggal kan jejak merah ke unggu an dileher putih Melia..


Sontak Melia kaget,dengan ulah Damian..


..."Mau apa kamu??"(ucap Melia yang langsung mencoba melepas tangan Damian yang melingkar di pinggang ramping nya)....


..."Aku ingin bermain dengan mu sebentar".(ucap Damian)....


..."Jangan kurang ajar kamu ya mas,kita sudah tidak punya hubungan apa-apa lagi..(ucap Melia)....


Melia mulai mundur kebelakang karena damian terus saja melangkah ke hadapan nya sampe melia benar-benar menubruk tembok dan tiba bisa kemana-mana.


Damian yang melihat melia sudah terpojok,langsung menarik tengkuk leher melia dan mendekatkan nya ke bibir ceri Melia,


Damian mulai mel*mat bibir ceri Melia dengan lembut ,sedangkan Melia masih mencoba melepaskan diri dari kukungan Damian.


Setelah Melia berhasil lolos dari Damian,Melia langsung menampar pipi Damian.


...Ppplllaaaakk........


..."Bren**ek kamu Mas..."(ucap Melia)....


Melia langsung lari dan membuka toilet itu dengan kunci yang masih tergantung.


Sedangkan Damian yang di tampar oleh Melia hanya memegang pipi nya .


..."Bren**ek...Kenapa Aku tidak bisa menahan diri kalau sudah berhadapan dengan dya?.."(ucap Damian dengan kesal)....


Damian keluar dari toilet dengan perasaan kesal dan masuk kedalam ruangan nya.


Sedangkan Melia berjalan sambil menangis ke arah ruangan nya untuk mengambil tas nya.


Rani yang melihat wajah Melia kacau dengan airmata yang terus menetes mencoba menghampiri Melia.


..."Mel..kamu kenapa??apa yang terjadi sama kamu."(ucap Rani)....


..."Aku gpp ran,,tolong kamu izinin aku ya ke Mas Aryo,aku ga enak badan jadi mau langsung pulang saja."(ucap Melia)....

__ADS_1


..."AREA WAJIB LIKE DAN VOTE YA UNTUK KARYA KEDUA KU"....


__ADS_2