
Setelah Aku dan Lisa bermain di kamar mandi dan pelepasan pertama terjadi,Aku langsung mengendong Lisa kearah ranjang dan mulai Lisa memimpin Permainan nya hingga Aku dan dia benar-benar mencapai puncak nya hingga berkali-kali terkapar karena kelelahan.
Mata ku mulai terbuka ketika matahari dikamar Lisa masuk dari sela-sela jendela.
Ku lihat Lisa sudah memakai baju kerja nya dan sedang menyisir rambut nya.
..."Pagi sayang..."Ucap Lisa sambil mencium bibir ku sekilas....
..."Pagi honey,kau sudah rapi saja ehm..."Ucap Ku sambil memeluk nya....
Dia langsung berbalik mencium ku.
Ah...Aku suka sekali saat dia agresif seperti ini rasa nya Aku ingin mengukung nya seharian disini.
Setelah selesai berciuman Aku mengajak Lisa duduk dipangkuan ku.Aku mulai menceritakan tentang perjodohkan ku dengan Ajeng,Awalnya dia marah dan menangis,Aku benar-benar tidak tega melihat nya seperti ini.
..."Aku akan batalkan perjodohan ini,biarlah Aku di coret dari Akta waris Papa asal Aku bisa menikahi mu".Ucap Ku....
Sontak Lisa langsung berhenti menangis,dia menghapus air mata nya sendiri.
__ADS_1
..."Ja...jangan Sayang,kalau sampai kamu nanti di coret dari Akta Waris,kita menikah dan hidup dari mana sayang,Aku gpp kok kamu menerima perjodohan itu asal kamu jangan pernah menyentuh nya".Ucap Lisa sambil bergelayut manja....
Aku mendengar Perkataan Lisa langsung menaikkan Alis ku karena aku kaget melihat respon nya,secepat itu dia berubah membujuk ku untuk menerima perjodohan ini.
..."Kan aku bisa kerja sayang,,tenang saja biarpun aku tidak mendapat warisan dari papa tapi aku akan tetap memenuhi semua kebutuhan mu".Ucap Ku sambil mencium sekilas bibir nya....
..."Ga akan cukup sayang,Kamu kan tau kehidupan aku biasa mewah,aku ga bisa kalau harus merasakan hidup susah"....
Dengan berat hati akhir nya Aku Menyetujui keinginan nya.
Tak terasa pernikahan Ku dengan Ajeng memasuki satu tahun dan sikap ku masih saja sama terhadap nya.
Kalau masalah Kebutuhan batin ,aku tidak pernah memberikan nya bahkan semenjak menikah Aku tidak pernah menyentuh nya.karena aku tak ingin mengkhianati hubungan ku dengan Lisa.
Aku sering menyiksa Ajeng melalui perkataan atau fisik walaupun sebenarnya jauh didalam hati ku,saat melihat wajah nya sedih dan menangis,Aku juga merasa tersentuh dan tak tega namun lagi-lagi aku membuang jauh-jauh rasa itu.
Aku sering melihat Ajeng menyiapkan sarapan untuk ku tapi tak pernah aku hiraukan dan memakan masakan nya.
Kemaren dya melihat ku sedang makan bersama Lisa di Restauran.
__ADS_1
Saat tadi pagi Aku baru saja sampai di kantor, Lisa memberi tahukan ku bahwa dia sedang hamil anak kok,Aku sempat heran bagaimana dya bisa hamil anak ku kalau aku selama ini berhubungan selalu menggunakan pengaman.
Lisa menangis meminta pertanggung jawaban dari ku,dan karena Aku mencintai nya,Aku setuju untuk menikahi nya namun ketika Lisa menagih Janji ku untuk menceraikan Ajeng.
Entah kenapa hati Ku enggan untuk menceraikan Ajeng.
Keesokkan pagi nya,Aku dibangunkan oleh Mba Sari.Aku mulai masuk ke kamar mandi dan mulai membersihkan diri.Setelah Aku Rapi dengan pakaian kantor ku,Aku langsung turun kebawah namun saat Aku turun fi meja makan aku tidak melihat Ajeng disana,Ku coba melirik kerah dapur pun tidak ada.
Ntah kenapa ada perasaan kosong, dihati ku tidak melihat kehadiran nya.
Tidak lama Aku mendengar dari Mba Sari kalau hari ini Ajeng pergi keluar untuk melamar kerjaan.
Aku ingat bahwa sejak menikah aku tidak pernah memberikan iya uang sama sekali.
Seketika Ada rasa bersalah ku,,tapi segera aku hilangkan rasa bersalah itu.
Senyum ku mengejek...
pasti Ajeng hanya akan menjadi pelayan kafe atau cleanning service,kalau bukan itu apa lagi.
__ADS_1
...AREA WAJIB LIKE DAN KOMEN YA...