
Akhir nya Acara Ijab kabul mereka selesai namun ketika sebagian saksi ingin memberi kan ucapan selamat tiba-tiba saja Mama Roy mengalami sesak nafas dan membuat semua orang yang berada disana panik.
Dokter dan perawat sudah berlarian memberikan penangan untuk Mama Roy sedangkan Ratu dan Ajeng sudah menangis sambil berpelukkan sementara Roy menangis dalam diam nya,Damian yang ada disana pun ikut mencoba menenangkan Roy.
Tidak lama Dokter keluar dengan wajah lesu,Roy dan yang lain langsung menghampiri dokter tersebut.
..."Maaf kan saya Tuan,Mama anda sudah tidak bisa tertolong lagi"....
Ratu langsung menangis histeris memanggil sang Mama.
..."Ma...mama..mama...hiks..hiks..hiks..sambil berlari keruangan sang Mama"....
..."Mama,kenapa mama ninggalin Ratu Mah,Ratu janji akan jadi anak yang baik dan penurut Mah.hiks..hiks..hiks.."...
Roy langsung menghampiri Ratu dan langsung memeluk nya.
..."Sabar ya de,ikhlasin Mama,mama udah tenang disana dan enggak ngerasain sakit lagi"....
..."Hiks..hiks..kenapa mama ninggalin kita Mas hiks..hiks..hiks.."....
..."Sabar De...hiks..hiks.."....
Sedangkan Ajeng menghampiri Roy dan mengelus pundak nya.
..."Sabar Mas,Mama sudah tenang disana hiks..hiks.."....
__ADS_1
Damian langsung memerintah kan anak buah nya untuk mengurus jenazah Mama Roy dan mempersiapkan untuk kepulangan jenazah.
Damian menghampiri Roy.
..."Yang sabar ya Bro gue yakin nyokap lo dah tenang disana,ikhlasin semua nya bro biar nyokap lancar jalan nya".Ucap Damian sambil menepuk pundak Roy....
Sejati nya mereka berdua adalah seorang sahabat dari semenjak sekolah menengah atas disaat di kantor mereka menjadi atasan dan bawahan tetapi ketika mereka di luar mereka akan menjadi layak nya sahabat kalau bicara memakai kata non formal.
🌸🌸🌸🌸🌸
Roy dan yang lain sudah sampai dirumah sekarang Jenazah Mama nya akan di kebumikan banyak tetangga,sahabat ,saudara dan kolega yang datang mengucapkan berbela sungkawa kepada Roy.
Melia juga datang kesana setelah di beri tahu oleh Damian kalau Mama nya Roy meningal dunia dan juga tentang pernikahan Roy yang dilaksanakan di Rumah sakit.
Saat ini Ratu dan Ajeng sedang berada disamping Jenazah sambil mengaji,Melia datang dan lansung menghampiri Ratu dan Ajeng.
..."Makasih ya kak hiks..hiks..maafin mama kalau ada salah ya kakak hiks..hiks.."...
..."Iya sayang,mama kamu orang yang sangat baik sekali"....
Terus Melia menoleh ke arah Ajeng.
..."Jeng selamat ya atas pernikahan kamu dan Roy maaf aku kemaren tidak bisa datang kesana"....
..."Iya Mel tidak apa-apa aku mengerti kok"....
__ADS_1
Akhir nya Jenazah Mama Roy mulai dikebumikan di TPU yang tidak terlalu jauh dari rumah mereka.
Setelah selesai semua para pelayat sudah berpamitan untuk pulang dan saat ini hanya tinggal Roy ,Ratu ,Ajeng dan 1 orang Asisten rumah tangga Roy.
Ratu langsung masuk kekamar dan mengunci pintu nya.Sedangkan Roy dan Ajeng masih berada diruang keluarga.
..."Mas,sabar ya...Ajeng tau Mas pasti sangat kehilangan mama karena Ajeng pun juga begitu Mas hiks..hiks tapi yang kita harus lakukan hanya mendoakan mama supaya mama husnul khotimah "....
..."Iya sayang"....
..."Kalau begitu ayo kita istirahat,aku yakin kamu juga sudah lelah seharian ini".Ajak Roy....
Mereka mulai melangkahkan kaki nya kedalam kamar Roy.
..."Ini kamar ku Jeng,besok kita akan membawa pakaian dan barang-barang mu kerumah ini karena mulai hari ini kau akan tinggal disini bersama ku dan Ratu"....
..."Iya Mas"....
..."Kamu bisa membersihkan diri disana dan untuk hari ini pakailah dulu pakaian ku besok terserah kau bebas mau memakai nya yang mana"....
..."Iya Mas,aku bersihkan tubuh ku dulu"....
Ajeng mulai masuk kekamar mandi untuk membersihkan diri sementara Roy merebahkan tubuh nya diranjang,hari ini hari bahagia buat nya dan sekaligus hari yang paling menyakitkan buatnya karena kehilangan sosok sang Mama yang selalu ada untuk nya dan Ratu,Tanpa Roy sadari mata nya mulai terpejam.Sampai dia dibangunkan oleh seseorang yang mengoyangkan lengan nya.
__ADS_1
..."Mas,Bagun Mas kok kamu tidur"....
Saat Roy membuka mata nya Roy langsung disuguhkan oleh pemandangan yang indah bagaimana tidak saat ini Ajeng sedang berada dihadapan nya hanya memakai kaos oblong kebesaran milik nya berwarna putih tanpa Bra dan dalaman,secara tidak langsung bongkahan milik nya tercetak jelas didalam sana.Roy susah payah menelan ludah nya,saat ini Roy memang sedang berduka atas kepergian sang Mama tapi kalau Roy disuguhkan dengan pandangan indah seperti ini rasa nya jiwa ke lelakian nya seketika muncul dan yang dibawah sana sudah tegak dengan sempurna.