Wanita Simpanan With Three Secret Men

Wanita Simpanan With Three Secret Men
PART 1


__ADS_3

Sarah


"Aku mau liburan." Ucapku kepada Kevin.


Dia adalah pria pertama, dari ketiga pria yang kumiliki. Pria pertama yang menawariku menjadi istri simpanannya. Awalnya aku terpaksa melakukan itu. Aku bukanlah wanita dari keluarga kaya. Aku hanyalah anak yatim piatu, yang terlantar dengan hidup yang pas-pasan.


Kevin adalah orang yang hangat dan penurut. Dia akan melakukan apa saja untukku. Apapun itu yang aku inginkan. Dia benar-benar bertekuk lutut padaku. Dan jika dia menolak keinginanku, maka aku hanya perlu mengancam untuk meninggalkannya. Dengan begitu, pria itu pasti akan berlutut di kakiku dan memohon agar aku tidak pergi.


"Liburan lagi? Lalu berapa lama kamu akan pergi baby? Kau tahu aku selalu merindukanmu kan?"


"Aku akan pergi selama 4 bulan." Gertakku. Aku hanya suka ketika pria ini memohon.


"Baby... Kenapa selama itu? Ayolah disini saja! Siapa yang akan memuaskanku nanti?"


"Istrimu lah."


"Baby,  cuman kamu yang bisa. Jangan selama itu ya?"


"Baiklah. Lalu mana uang sakuku?" Ucapku sambil memeluknya, serta menciumi dada sispexnya itu dengan mesra.


"Mau berapa? Aku akan berikan. Asal jangan pergi selama itu."


"Okey sayang. Jangan khawatir. Mana cepat!  Beri aku uang saku."


"Ada syaratnya..." Kevin tersenyum sambil mengecup bibirku. Ia mengelus punggungku perlahan... dan aku tahu apa maksud dari syarat  itu.


"Aku tahu baby." Ucapku sembari membuka kaosnya. Setelah semua baju kami tanggal, aku langsung menaikinya, serta menghujaminya dengan ciuman basah pada dadanya.


"Andai kamu adalah istri sahku, aku pasti akan sangat bahagia."


"Ceraikan dia lah."


"Suatu saat pasti akan kulakukan."


Kevinpun langsung membalik posisi kami. Kini ia berada di atasku. Ia memasukiku dengan tekanan penuh. Dan malam panjang ini, kami habiskan dengan percintaan panas yang tak tertahankan.


...***...


Setelah mendapat izin dari Kevin, akupun segera berkemas. Tentu saja untuk liburan. Bukan liburan sendiri, tapi karena pria ke tiga mengajakku pergi. Suami rahasia ke tigaku. Karena si brengsek ini, Kevin dan William yang merupakan suami pertama+keduaku, mencecarku dengan berbagai pertanyaan. Untung saja kedua pria itu sangat tunduk padaku. Jadi aku bisa mengelabui mereka dengan mudah.

__ADS_1


Hanya Lucas. Suami ketigaku ini sangat susah di taklukkan. Selain introvert, sikapnya juga sangat mendominasi diriku. Aku tak pernah bisa berkutik jika bersamanya. Entah bagaimana aku bisa tertarik pada pria kuno sepertinya. Tetapi justru karena dia pendiam dan dingin, aku semakin tertantang untuk menaklukkannya.


"Kenapa mengajakku? Mana istri pertamamu?" Ketusku dan ia hanya diam sambil memelukku erat.


"Memangnya tidak boleh? Aku mengajak simpananku libuaran?"


"Biasanya kamu datang juga kalau butuh kehangatan doang. Memperlakukanku seperti ******."


"Aku tahu aku salah. Maaf. Dan inilah alasan aku mengajakmu liburan sekarang. Untuk menebus kesalahanku. Dan kamu tahu kalau istriku sangat posesif kan?"


"Sudah tau begitu, masih saja mengajakku menikah di belakangnya. Cih...!!!"


"Itu karena kamu membuatku nyaman. Hanya denganmu saja aku bisa bicara sebanyak ini, senyaman ini."


"Lalu kita mau kemana besok?"


"Diam saja. Besok juga tahu, ceriwis sekali. Sini bobo."


"Tidak mau."


"SARAH..!!!"


Lagi-lagi pria itu memarahiku. Hanya dia saja tuh, yang selalu memperlakukanku dengan dingin. Susah sekali di taklukkan. Galak pula.


Tentu aku tidak akan mau punya anak dari ketiganya. Karena tujuanku menikah sirih dengan mereka, hanya untuk uang. Jika keuanganku sudah membaik, tentu aku akan meninggalkan mereka.


Aku juga ingin memiliki satu pria, dan satu suami yang sah. Mempunyai anak yang lucu, dan kita akan hidup bahagia. Tapi aku tidak tahu, apakah itu akan terwujud atau tidak. Pria mana yang mau sama wanita bekas? Bekas tiga pria sekaligus pula. Kurasa harapanku itu... hanya harapan kosong belaka.


"Sayang, kenapa kamu tidak mau punya anak dariku? Apa ada pria lain?"


"Jawabannya simple. Karena kamu bukan suami sahku. Kenapa terus bertanya?"


"Lalu, apa ada pria lain?"


"Kalaupun ada kenapa? Aku juga pengen punya pasangan yang nyata, bukan semu sepertimu. Kecuali jika kamu mau menikahiku secara sah, dan meninggalkan istri pertamamu."


Seperti yang di lakukan William dan Kevin, Lucas hanya diam mendengar perkataanku. Ke tiga pria itu selalu mengekangku untuk tidak selingkuh. Tapi jika aku sudah berkata seperti itu, mereka hanya akan diam dan tak akan membahasnya lagi.


"Tapi percayalah, aku tulus mencintaimu."

__ADS_1


"Hmmm."


Lucas memberiku ciuman yang bertubi-tubi. Aku tidak heran jika istrinya posesif. Karena meski Lucas galak dan dingin, tapi pria itu penuh dengan kasih sayang. Hatinya sangat manis dan tulus. Andai saja aku adalah istri sah'nya, aku akan menjadi wanita paling beruntung di dunia ini.


"Sarah..."


"Hmmm."


"Jadi kamu punya pria lain?"


"Punya."


"Ohhhh. Kalian pacaran?"


"Iya."


"Apa kalian juga bercinta?"


"Aku nggak mau munafik. Jelas iya."


"Aku cemburu."


"Kamu kenapa sih Lucas?"


"Aku cemburu sayang."


Akupun mengusap-usap wajah Lukas, lalu memberinya kecupan di bibir. Ku kalungkan kedua tanganku di lehernya, dan kutatap matanya lekat-lekat.


"Lalu kau mau aku bagaimana?"


"Aku tidak tahu. Aku cemburu, tapi aku tidak bisa menuntut banyak. Andai aku belum menikah, aku akan segera menikahimu Sarah."


"Jangan bicarakan hal itu. Kamu menyakitiku. Aku sadar posisiku kok."


"Maaf."


"Tidurlah Lucas. Goodnight."


"I love you."

__ADS_1


"I love you too."


****


__ADS_2