
Dahulu kala Daratan Ataris adalah daratan yang terdiri dari 7 desa besar dengan beberapa desa kecil di sekelilingnya.
Ketika keseimbangan mulai sedikit terkikis yang paling kuat dapat mengambil sebuah keputusan. yang tak dapat di ubah oleh siapapun.
Desa Chuse adalah pusat dari Daratan Ataris . Sekaligus desa dengan posisi paling kuat . sebagai inti dari Daratan Ataris desa Chuse di pimpin oleh orang terkuat di daratan tersebut . siapapun dapat menduduki kursi kepemimpinan mutlak ketika tidak ada satupun yang mampu mengalahkannya.
Peraturan desa Chuse sangat dipatuhi oleh 6 desa lain . karena posisinya yang berada di tengah tengah .
perkembangan desa ini sangatlah pesat dan didukung perekonomian yang sangat baik. sebagai jalur perdagangan dari kelima desa besar. dan pusat pemerintahan di daratan Ataris
"saat ini keseimbangan ekonomi kita sedang tidak baik . kalian pasti sudah tau penyebabnya bukan " Ucap seorang pria tua yang duduk di ujung meja . dari aura yang keluar dari tubuhnya membuat seisi ruangan tersebut begitu hening tak ada yang berani berbicara .
kemudian pria ini melanjutkan kata katanya
"tujuan pertemuan kali ini adalah untuk melihat kontribusi kalian bagi pemerintah daratan Ataris selama tiga tahun terakhir , sebagai bagian dari sistem pemerintahan dataran Ataris. saya ucapkan terimakasih kepada para Bestir yang menyempatkan hadir di pertemuan besar ini "
note: Bestir adalah sebutan bagi pemimpin desa (kepala desa ) orang terkuat di setiap desa
" Hormat, Desa Kage . Zettra same" ungkap seorang pria yang terlihat setenang air itu sambil menundukkan kepala
diikuti oleh kelima Bestir lainnya
"Hormat, Desa Gake . Moza Raeka" ungkap pria berbadan besar dengan tubuh penuh dengan tato
"Hormat, Desa Raze . Kasa Mikkora" ungkap pria dengan senyum tipisnya ia terlihat begitu tampan diantara yang lainya
"Hormat, Desa Yame . Dalle miotto" ungkap pria tanpa mengeluarkan ekspresi sama sekali ia terlihat begitu dingin dengan kulit pucatnya
"Hormat, Desa Zese . Shira Yossa" ungkap satu satunya perempuan yang ada di dalam ruangan tersebut . ia terlihat begitu anggun dengan pakaian serba putih nya
"Hormat, Desa Ettre . Aksa Tsukisa " Ungkap pria berambut hitam tersebut
"Baiklah karena kalian sudah berkumpul di sini aku akan memulainya " Ucap orang yang duduk di kursi paling ujung ialah Danma Shiso sang Master Daratan Ataris sekaligus ketua dari Desa Chusa
"Kondisi Daratan Ataris sudah tidak bisa dianggap baik baik saja. kondisi setiap tahun nya makin memburuk . kita berkumpul di tempat ini untuk mendiskusikan apa yang bisa menjadi jalan yang terbaik bagi Daratan Ataris ." ungkap Danma selaku Pimpinan dari daratan Ataris.
__ADS_1
Seorang pria paruh baya datang menghampiri tempat duduk Danma Shisho. Ia terlihat Memberikan Beberapa Gulungan .
Danma Shisho membukanya satu persatu
" akh Jika aku sebutkan satu persatu membutuhkan waktu lama bukan . jika kalian diantara kalian ada yang merasa tidak memenuhi syarat upeti pemerintah an silahkan berdiri
terlihat beberapa Bestir saling memandang satu sama lain .
"Hormat Master , Desa Ettre . Aksa Tsukisa , telah melakukan kelalaian dan selama tiga tahun terakhir tidak dapat memenuhi syarat dari ketentuan pemerintah." Ucap Aksa selaku Bestir dari Desa Ettre
"Hormat, Desa Gake . Moza Raeka . Maafkan atas ketidak mampuan saya sebagai pemimpin . Saya tidak dapat Melakukan tugas yang saya terima dengan baik , maafkan saya." Ucap Moza. Meskipun tampak dari luar tubuh Nya dipenuhi dengan tato ia tidak menunjukkan sifat arogan sedikit pun di depan Danma.
Terlihat pandangan para Bestir menuju kearah kedua pria yang sedang berdiri di dalam ruangan tersebut .
"Hemmm . seperti apa yang bisa kulihat dari luar kau hanya menggunakan otot. Moza ."
sindir Shira . wanita itu terlihat sangat tenang saat berbicara seperti itu . bahkan pada pria yang terlihat sangat kuat tersebut.
#Brak
Moza menggebrakan tangannya sehingga membuat meja yang digunakan di dalam ruangan tersebut hancur berantakan
"Kau sangat hebat sekali membuat orang marah ya Shira ." ucap Raze sambil menatap kearah dimana Shira duduk
Creng ..
kaca di belakang Raze tiba tiba pecah . dan terlihat goresan tepat di wajah Raze .
"berani sekali kau melukai wajahku . kan ku pisahkan kepalamu dari tempatnya " ancam Raze ia terlihat sangat marah
Tiba tiba saja ruangan yang mereka tempati berubah menjadi gelap gulita . mereka sangat terkejut dengan apa yang terjadi
"Tempat apa ini " ucap Zettra Udaranya sangat tipis jika berada di tempat ini sedikit lebih lama aku bisa mati
Para Bestir sadar dengan keadaan yang mereka alami ia .mereka segera mengalirkan mana menyelimuti seluruh tubuh mereka .
__ADS_1
Sedikit demi sedikit cahaya kecil muncul dari arah Depan ."Kalian ini ribut sekali . Sudah bosan hidup ?" tanya pria yang sedang duduk di depan dengan lilin yang ada di depanya
"Master, maafkan atas kelancangan yang kami perbuat ." ucap Zetra meminta maaf atas keributan yang para Bestir lakukan. dan bersikap lancang didepan anda
Master Danma mengembalikan tempat tersebut kekeadaan semula
bruk
terlihat salah satu Bestir tergeletak Sambil mencoba mengembalikan napas nya .
" Lemah sekali " Ujar Moza melihat Aksa yang kehabisan nafas dan mencoba mengembalikan nafasnya
"padahal aku ingin melihat salah satu dari kita terbunuh . sayang sekali " ucap pria yang sangat santai wajahnya terlihat pucat pasi .dengan senyuman mencekam dari bibir tipisnya
sekarang semua tatapan tertuju pada Dalle . Mereka mengeluarkan aura yang mencekam
" Duduklah kalian datang ke tempat ini bukan untuk saling membunuh !"
ucap Zetra. melerai apa yang sedang terjadi
merekapun kembali duduk dan mulai kembali melanjutkan Pembahasannya .
sudah setengah jam berlalu akhirnya sampai di titik puncak rapat tersebut
" Desa Ettre , Desa Gake . seperti yang sudah kita putuskan bersama tadi . salah satu dari Dari kalian harus mundur dari kursi pemerintahan Daratan Ataris."
"ini gila . sungguh perubahan yang sangat aneh " ucap Aksa . ia tidak setuju dengan keputusan ini .
"Desa kalian berjalan di bidang yang sama . dan dilihat dari sumberdaya yang desa kalian miliki .sangat tidak mungkin untuk merubah cara perekonomian kalian . dan dari hasil yang terlihat dari tiga taun terakhir ini . desa Ettre berada di posisi terendah . Jika aku mengambil keputusan sendiri maka aku akan langsung membuat Desa Ettre mundur dari kursi kepemerintahan."
ucap Danma dengan wajah yang terlihat sangat serius
"Tuan dengan hormat saya meminta kebijaksanaan anda . berilah kesempatan desa Ettre sekali saja kita tidak bisa langsung memutuskan . dan bagaimanapun desa etre sudah berkontribusi lebih dari 30 tahun " Ucap Zetra. ia terlihat sungguh sungguh
denagn apa yang ia ucapkan
__ADS_1
"hmmm baiklah kumpulan upeti pemerintah selama satu tahun ini. jika dalam satu tahun ini , tidak dapat memenuhi syarat yang kita tentukan di rapat ini maka desa Ettre akan di hapus dari peta daratan Ataris. rapat selesai."
ujar Danma ia mengakhiri rapat tersebut dan pergi berjalan meninggalkan rapat tersebut