
"KIRAKA ... "
teriak Kai . ia melihat leher Kiraka yang sudah terkena sayatan sangat dalam .
Kiraka terduduk di tanah .Ia tak mampu menopang beban pada tubuhnya .
Sanji sudah berada sekitar 2 meter dibelakang Kiraka. ia mengibaskan pedangnya yang sudah berlumuran dengan darah .
"seperti yang ku inginkan. aku tidak suka membuang waktu." ucap Sanji. ia berbalik menatap Kiraka yang sedang terduduk dengan darah yang masih mengalir dari lehernya.
Terlihat Kiraka sudah berdiri dengan air mata yang terus mengalir dari matanya.
" Kenapa harus saling membunuh " ungkap Kai . tatapan matanya mulai terlihat sangat kosong.
Di bangku atas para Tate Dari desa Kage pun mesra kagum melihat kemapuan . yang Sanji perlihatkan barusan.
" ah sepertinya class assasin. aku harus selalu berhati hati " Ujar Katane dengan senyuman khasnya .
note : class adalah penggolongan kemampuan individu . di daratan Ataris kemampuan individu atau class di bagi menjadi 6
tank > class dengan pertahanan paling kuat .
warrior> class dengan skill dan pertahanan yang cukup tangguh. class ini dapat bertarung secara brutal.
assasin> class jarak dekat dengan daya serang yang tinggi.
Caster> Class dengan kemapuan magic yang sangat tinggi
arcer> class jarak jauh yang memiliki daya serang yang sangat tinggi
healer > class dengan kemampuan pengobatan/ penyembuhan
SROTT
Pandangan setiap orang tertuju kembali kepada Kiraka. Darah memancar keluar dari leher pria berambut merah itu .
orang orang yang melihat kejadian itu sangat terkejut . Disisi lain Kai perlahan tersadar .
"apa ini " gumam Kai . ia terkejut melihat apa yang terjadi pada tubuh Kiraka.
setiap lubang yang nampak di tubuh Kiraka
mengeluarkan darah yang sangat banyak .
kini tubuh Kiraka terduduk di genangan darahnya sendiri .
tak ada yang berbicara sedikit pun mereka semua menyaksikan dengan teliti apa yang sedang terjadi di hadapannya saat ini.
*
"ah apa yang sedang terjadi , nona Akane." seperti biasa Katane selalu bertanya apapun yang ingin ia ketahui pada Akane.
kini pandangan tertuju pada Akane. begitupun Makama ia juga tidak mengetahui apa yang sedang terjadi.
__ADS_1
hanya Royaka saja yang tetap memperhatikan tubuh berlumuran darah di tengah arena desa Chuse itu.
belum sempat Akane menjawab darah yang tergenang di tanah mulai terangkat naik ke udara menjadi butiran butiran kecil .
semua masih memperhatikan
"Sanji merasakan adanya hawa membunuh yang keluar dari tubuh Kiraka. ia segera memperkuat pertahanan nya . sekarang tubuhnya penuh dengan kilatan cahaya kecil .
perlahan Kiraka mulai berdiri dikelilingi bola bola darah di sekitarnya .
sebagian bola darah tersebut mulai menipis setipis benang. dan merajut bekas sayatan di leher Kiraka.
" Kau bermimpi terlaku tinggi jika berfikir sudah membunuhku. " Ucap Kiraka. masih dengan kepala tertunduk
terlihat jelas rambut merahnya berwarna senada dengan bola bola darah di sekitarnya .
"Kiraka apa yang sebenarnya terjadi padamu?" pertanyaan Kai keluar begitu saja dari mulut nya
begitupun dengan orang yang melihat kejadian itu .
hanya para Tate desa Kage yang tetap tenang.
"inilah Sesta sepesial keturunan langsung desa Chika. aku beruntung bisa melihat nya langsung." jelas Akane ia sangat takjub dengan apa yang ia lihat di hadapannya ini
note: Sesta adalah tehnik spesial setiap desa.
Makama tiba tiba teringat. sekitar 4 tahun yang lalu Desa Chika telah dihancurkan oleh Hikabe . tapi setelah desa tersebut rata dengan tanah. semua mayat mengalami kejadian yang sama seperti yang terjadi pada Kiraka. Dan seluruh prajurit Hikabe yang ada di desa itu mati seketika . Ketika keturunan desa Chika mati. mereka akan memiliki kesempatan hidup kembali. seluruh darah dari tubuhnya akan keluar dan menyelimuti tubuh bagian luar, layaknya armor.
"Ini berbeda dari biasanya " gumam Makama. ia merasa kejadian dihadapannya ini sangatlah luar biasa .
setelah beberapa detik darah tersebut sudah berubah menjadi pedang yang sangat besar mengacung tinggi.
Sanji merasa tubuhnya sangat berat . ia.merasakan tekanan langsung yang tertuju padanya . Sanji bahkan mampu merasakan mana tang terkumpul di darah tersebut sangat pekat .
Kiraka akhirnya memegang pedang darah tersebut . Sanji merasakan tekanan yang begitu hebat sehingga Sesta yang ia bentuk lenyap dalam seketika .
tubuhnya sangat lemah sehingga ia ambruk terkapar ke tanah .
"Katane lakukan !" perintah Akane
SROTT
pedang darah hancur dan membuat arena desa Chuse digenangi darah .
setelah itu terjadi tubuh Kiraka kehilangan kesadarannya para petugas segera mengamankan kedua peserta tersebut .
"aku ingin merasakan pedang darah itu menebas tubuhku." ucap Noto sebagai seorang tank ia ingin menguji seberapa keras nya tubuh yang ia miliki.
Mereka terdiam sementara
"Aku tahu siapa sebenarnya Kiraka." gumam Kai. ia pernah mendengar cerita dari ibunya saat pertama kali melihat orang berambut merah ada di desanya .
waktu terus bergulir . pertarungan demi pertarungan berjalan sesuai dengan ketentuan yang diberikan . akhirnya pertarungan pun sampai ke pertarungan terakhir .
__ADS_1
" Kai Hirota vs Gose Dive." teriak Makama.
"aku akan memenangkan pertandingan ini, inilah kesempatan ku . " gumam Kai.
peserta terakhir berjalan memasuki arena.
Kai memberikan hormat kepada lawannya .
Gose yang melihat Kai melakukan hai itu. membuat Gose melakukan hal yang sma
Gose sudah membuat lapisan mana di tangannya. Gose berlari cepat menuju ke arah Kai. dan merekapun beradu pukulan .
sekitar tiga menit mereka beradu pukulan. Kai merasakan tubuhnya mulai melemah ia Segera mundur kebelakang . Kai memikirkan berbagai cara untuk mengalahkan Gose.
melihat Kai hanya terdiam Gose segera berlari mengejar Kai. ia berusaha sekuat tenaga untuk memukulnya
BRUK
" Apa ini " Kai merasakan sesuatu menahan lompatannya. rupanya Kai sudah tersandar di pohon yang ada di arena desa Chuse
DUAR
Gose memukul pohon tersebut .
pohon itu roboh hanya dengan sekali pukulan . yang Gose lancarkan
"Apa yang harus kulakukan. seperti yang ku amati Gose adalah petarung jarak dekat . " pikir Kai. Ia sedang menunggu celah .
Terlihat Kai segera berguling menghindari . serangan itu .
" Inilah kenyataan di dunia ini . aku harus menjadi salah satu manusia kuat. untuk bisa bertahan hidup ." gumam Kai ia masih berusaha menenangkan dirinya .
Terlihat Gose sudah mulai berdiri bersiap melakukan serangannya lagi .
Tapi kali ini Kai tidak berniat untuk melarikan diri. ia sudah menyiapkan kuda kudanya untuk menerima serangan Gose.
TRAK
Lengan kanan Kai Berusaha menahan serangan Gose. Kai memposisikan tubuhnya untuk menyerang Gose.
Kai menopang beban tubuhnya dengan tangan kiri . dan menendang kepala Gose .
" Hanya ini kemampuanmu." ucap Gose. ia sama sekali tidak bergeming .
Kai berusaha untuk melakukan serangan berikutnya tapi ia sedikit kesulitan. karena tulang lengan kanannya patah saat menahan serangan Gose tadi.
Kai memutar kaki kirinya untuk menyerang Gose. tapi sebelum kaki kirinya mendarat . Gose sudah menangkapnya dengan tangannya.
Gose melempar tubuh Kai sangat jauh .
kini tubuh Kai tersandar di dinding arena.
Kai merasakan tubuhnya sudah hancur. bahkan tulang tulang di tubuhnya terasa hancur berkeping-keping.
__ADS_1
" Hari ini kematian ku. "
Bersambung