
" Ah meskipun ini adalah hari kematianku. aku masih belum menyerah. " Kai mengalirkan mananya kebagian bagian tubuhnya yang sudah terluka parah .
Perlahan Kai sudah berdiri.
"Meskipun marga yang kau miliki berbeda . kau tetaplah bagian dari desa ini." Ucap wanita di dalam ingatanya .
Kali ini Kai mencoba menyerang lebih dulu
" tubuhnya sudah hancur. tapi ia masih saja berniat melawannya." gumam Noto . yang masih berdiri menatap pertandingan Kai
"Elemen tanah tehnik Raja tanah ." teriak Gose sambil memukulkan tangannya ke tanah.
tiba tiba monster yang terbuat dari tanah muncul dari tanah dimana Gose berdiri . dan membuat Gose terangkat.
NOTE : Perubahan mana dapat menjadi berbagai bentuk seperti Api , Air, Tanah, angin dan lain lain sesuai dengan tehnik yang digunakan pengguna mana .
Kai sudah hampir mendekati Gose . Ia samasekali tidak merasa takut dengan monster yang di ciptakan Gose.
DUAR
Karena monster tanah yang Gose ciptakan cukup besar ia dengan mudah memukul mukul arena .
Kai masih berusaha menghindari pukulan monster tanah itu.
"Aku telah melihat langsung seseorang yang menggunakan tehnik hebat ini . aku akan menggunakanya . ~ Tehnik bulan ke 3 Gerhana Pemusnah~."
Kai melompat setinggi mungkin mensejajarkan dirinya dengan posisi Gose.
BUKK
Lengan Monster itu berhasil memukul Kai yang sedang melompat . ia tidak dapat menghindarinya.
"Sepertinya aku berhasil mengenainya "gumam Gose. ia berpikir telah berhasil memukul Kai.
BUMMM
Gose terpental dari bahu monsternya . "apa yang terjadi. monster ku berhasil memukulnya tadi" Gose merasa kebingungan dengan kejadian ini .
tubuh Gose terpental beberapa kali ke tanah
Gose menyentuh tanah dan berusaha menyeimbangkan tubuhnya .
di atas arena para Tate tercengang melihat kejadian ini . mereka juga sulit mempercayai kejadian barusan.
"tehnik ini. " gumam seseorang
monster tanah perlahan hancur berkeping keping . " mana yang ku alirkan habis ya " gumam Gose . yang melihat monster tanahnya hancur berkeping-keping.
Gose masih berusaha mencari keberadaan Kai.
orang orang yang ada di arena sama sekali tidak merasakan keberadaan Kai.
BAMMM
perut Gose terkena pukulan yang sangat kuat . ia memuntahkan darah dari mulutnya dan terdorong .
"Tehnik apa yang kau gunakan." tanya Gose disela sela pukulan yang ia terima dari Kai.
terlihat Kai tidak mengucapkan satu katapun. . tapi Gose tidak tinggal diam . ia memegang bahu Kai agar ikut terpental bersamanya .
__ADS_1
pukulan Kai yang begitu kuat membuat mereka terdorong ke arah dinding dan ..
BUMMM
mereka berdua terpental ke dinding arena desa Chuse. terlihat debu yang mengepul sangat pekat.
Semua yang ada di sana penasaran siapa yang akan memenangkan pertarungan ini .
Mereka pikir pertandingan terakhir tidak akan memakan waktu yang lama karena di awal pertandingan Kai sama sekali tak menunjukkan adanya perlawanan.
Semua begitu fokus memperhatikan pertandingan.
perlahan lahan debu yang mengepul menghilang. dan memperlihatkan hal yang begitu mengejutkan.
Tanah yang begitu runcing menembus perut Kai . sedangkan Gose masih dengan kesadaranya berdiri di depan Kai dengan tubuh yang dilindungi oleh zirah yang tercipta dari tanah .
Gose perlahan menarik pedang tanah yang menusuk tubuh Kai dan membiarkan Kai tergeletak di tanah .
pertandingan pun akhirnya selesai.
Para Tate segera berdiri meninggalkan arena desa Chuse.
para petugas segera membawa semua peserta .
Semua peserta di kumpulkan di satu tempat.
begitupun para peserta yang terluka parah .
seorang healer sedang berusaha menyembuhkan semua yang terluka di pertandingan ini.
Kai merasakan tubuhnya terasa hangat . seperti ada sesuatu yang perlahan memasuki tubuhnya.
ia perlahan membuka mata dan melihat anak anak yang lain berkumpul di tempat ini.
*
" semua segera berkumpul di aula " ucap petugas.
para peserta pun perlahan berjalan mengikuti arahan dari petugas tersebut.
sesampainya di aula mereka segera berbaris dengan rapi.
Tak beberapa lama beberapa orang memasuki ruangan tersebut . tentu saja Makama pun ada di antara mereka.
"Saya Akane Wakil Ketua Suizo Tate. Akan mengumumkan hasil yang kami telah tentukan . setelah melihat pertandingan kalian kami sudah memutuskan siapa yang akan kami pilih untuk memberikan jiwa dan raganya sebagai pelindung dari desa Kage." ucap Akane
"Semua orang pasti sudah tahu dengan hasil yang akan di umumkan ." pikir Kai .ia terlihat begitu kesal dengan hal itu.
karena Kai sama sekali tidak memiliki harapan .
"divisi 1 .Kanma zose, Takami Mae. Sanji Rouka. Gose dive .
Divisi 2. Muse Kiraka, Nakami Yori, makima koi, shinja Soka.
itu lah naman nama orang yang terpilih."ucap Akane
"Kami memilih berdasarkan kemampuan . Meskipun kalian memenangkan pertandingan jika kalian tidak memenuhi standar yang kami miliki kalian tetap takan lolos.."
" aku akan menjadi Budak di tempat itu selamanya " gumam Kai. Tubuhnya sudah merasa sangat lemah .
__ADS_1
Terlihat Makama sudah memberikan tanda . dan para petugasnya segera menghampiri para budak yang tidak lolos di seleksi ini.
Kai sudah pasrah dengan kehidupannya.
"tunggu " terdengar suara yang sangat berat muncul dari seseorang yang memaki jubah .
"Apa yang kau inginkan Yoraka." tanya Noto
"aku akan mengambil salah satu dari mereka ." ucap Yoraka.
para petugas pun menghentikan langkah mereka .
Makama yang mendengar hal itu tersenyum bahagia. karena ia akan mendapatkan keuntungan lagi.
semua budak tampak memancar kan wajah yang berbinar. mereka merasakan harapan yang datang menghampirinya .
begitu dengan Kai ia juga merasa bahagia.
bagaimana tidak bahagia . meskipun harus mempertaruhkan nyawanya untuk kepentingan penduduk itu lebih baik daripada bekerja sampai mati sebagai budak pabrik.
"Aku memilih anak itu sebagai budak untukku." tunjuk Yoraka .
Kai yang merasa jari pria itu terarah kepadanya . sangat terkejut .
" apa . B U D A K." gumam Kai. ia bukanya bahagia malah semakin kecewa atas keterpilihan dirinya .
"Jadi budak seseorang." Kai mulai merasa khawatir dengan dirinya . jika seseorang hanya memiliki satu budak sudah jelas . Kai akan menerima siksaan setiap kali Tuanya marah .
Makama sangat senang mendengarnya .
"Baiklah tuan kita kau mengambilnya secara pribadi bukan . Mari kita buat kontrak nya. "
ucap Makama sambil menunjukan jalan . dengan dirinya sebagai pembuka jalan .
akhirnya mereka sampai di tempat . pembuatan kontrak budak .
"Silahkan teteskan darah anda tuan ."perintah Makama.
"apakah masih ada cara selain dengan kontrak darah ?" tanya Yoraka
"Apakah ada masalah tuan ?"Tanya maka sedikit heran .
"Aku tidak ingin menggunakan darahku. " Ucap Yoraka
"Emmm kau bisa menggunakan tehnik kutukan padanya.tapi tehnik kutukan memiliki harga yang berbeda tuan ." Ucap Makama. sambil tersenyum licik
" Kau tidak perlu banyak bicara lakukan saja ."Tegas Yoraka
Kai merasa sangat ketakutan dengan kontrak yang akan ia lakukan.
beberapa menit Makama menggambar Rune sihir di lantai .
Kai sudah pasrah dengan kehidupannya ia sadar dimana pun ia berada . ia tetap akan menjadi seorang budak.
Tubuh Kai di lempar ke tengah-tengah Rune sihir tersebut . dan perlahan Rune tersebut mulai menjalar menempel pada kulit di tubuh Kai.
Kai berteriak dan meronta-ronta ia begitu merasa kesakitan . tubuhnya terasa terbakar . lama kelamaan matanya ia kehilangan kesadarannya dan terjatuh tak sadarkan diri.
" cara kerjanya hampir sama dengan kontrak darah hanya saja ada satu perbedaan . selain ia tidak bisa menolak apa yang anda perintahkan. ia juga bisa anda jadikan sebagai peledak . " ucap Makama sambil tersenyum.
__ADS_1
Yoraka mengangkat tubuh Kai yang terbaring di lantai . Dan membawanya pergi meninggalkan ruangan tersebut.
Sekarang Kai memiliki tanda budak yang tertempel di punggungnya