We Are ARMY

We Are ARMY
Eps 11 : Mari Berfoto! dan Pulang Kerumah


__ADS_3

"Baik Dik, tunggu ya. Mungkin agak lama, soalnya banyak pesanan juga. Adik adik lihat kan, banyak pelanggan disini juga. Sambil menunggu pesanan, bagaimana kalau adik adik lihat lihat kesana saja?" ucap Pak Pelayan.


"Wuah! Ada patung-patung member BTS! Mirip mirip! Kalau begini sih nunggu berapa jam saja saya betah Pak." kata Raysha.


"Amazing! Semuanya, ayo kita foto-foto!" kata Fayya.


"Alhamdulillah, gak menyesal deh masuk restoran ini. Ayo, mumpung aku bawa kamera nih!" ucapku.


"Baik Adik adik silahkan berfoto." kata sang pelayan.


 


Kami langsung menuju tempat dimana terdapat patung\-patung member BTS yang sangat mirip dengan aslinya. Kalau kita melihat lebih dekat, pasti serasa bertemu dengan yang aslinya!


 


"Ya Ampun, kenapa harus antri sih. Aku kan udah gak sabar mau foto sama Jungkook." protes Raysha.


"Iya nih, wajarlah, semua kan juga ingin berfoto-foto bersama bias mereka." lanjut Fayya.

__ADS_1


"Antrian di patung Namjoon tidak terlalu banyak, begitu juga di patung Yoongi. Tetapi, biasku kan bukan dia." ucapku.


"Antrian di patung J-Hope sama Taehyung juga banyak. Bosan banget deh antrinya." celetuk Fayya.


 


Setelah mengantri beberapa menit kemudian, kami pun dapat berfoto dengan bias kami masing\-masing. Aku berfoto bersama Jin dan Jimin, dengan pose memeluknya. Meski hanya patung, tetapi aku merasa sangat senang! Sedangkan Fayya berpose seperti sedang merangkul biasnya, Taehyung dan J\-Hope. Raysha berpose seperti menggandeng tangan Jungkook. Kami pun puas berfoto\-foto.


Tak lama kemudian, pesanan kami datang. Kami memakannya dengan sangat lahap. Setelah itu, kami membayar makanan yang tadi kami pesan. Wah! Lumayan mahal nih! Benar benar harus hemat deh!


 


"Tenang aja Sha, Aku udah bilang ke Pak Sholeh buat jemput kita disini. Sebentar lagi pasti datang kok." jawab Fayya.


"Oh, Oke deh." sahutku.


 


Akhirnya, Pak Sholeh datang menjemput. Fyuuh leganya... Tadi kami menunggu Pak Sholeh lama sekali. Malah kami nekat pulang lewat kendaraan lain, meski takut karena sudah malam sekali.

__ADS_1


15 menit kemudian, kami sampai dirumah kami masing\-masing. Aku langsung merapikan semua barang bawaan ku dikamar. Setelah itu, aku lebih memilih tidur. Lagipula, mama dan papaku sudah tidur. Aku bisa masuk kerumah karena aku membawa kunci rumah cadangan. Jadi aku bisa masuk rumah meski pintunya sudah dikunci. Huuuft, lelahnya hari ini. Aku membaringkan tubuhku sembari melepas lelah.


 


"Zhayra, bangun. Ini Kakak." Ucap seseorang membangunkan ku.


"Hmm, ngantuk." Jawabku dengan berat.


 


Seketika aku langsung terperanjat. Apa!? Tadi dia bilang "kakak"? Apakah itu kak Zen? Batinku.


Kemudian aku langsung bangun dan membuka mataku. Ah, ternyata hanya mimpi. Lagipula tak mungkin Kak Zen ada disini. Kak Zen kan, masih kuliah. Meskipun sudah lulus dan katanya mau pulang kesini, itu pasti butuh waktu yang lama.


Aku beranjak dari tempat tidurku. Hari ini, aku berencana untuk olahraga jogging bersama Raysha. Fayya tidak ikut karena hari ini dia menjemput adik laki lakinya yaitu Nozie, yang sedang berlibur dirumah neneknya.


 


Bersambung...

__ADS_1


Penasaran dengan kelanjutannya? Tunggu saja di episode 12 ya... Jangan lupa vote author, like, dan komentar di novel ini... Mampir juga ke novel author yang lain "Traveling To Indonesia" dalam bentuk chat story... Terimakasih, Bye...


__ADS_2