
15 menit kemudian, kami sampai dirumah kami masing-masing. Aku langsung merapikan semua barang bawaan ku dikamar. Setelah itu, aku lebih memilih tidur. Lagipula, mama dan papaku sudah tidur. Aku bisa masuk kerumah karena aku membawa kunci rumah cadangan. Jadi aku bisa masuk rumah meski pintunya sudah dikunci. Huuuft, lelahnya hari ini. Aku membaringkan tubuhku sembari melepas lelah.
"Zhayra, bangun. Ini Kakak." Ucap seseorang membangunkan ku.
"Hmm, ngantuk." Jawabku dengan berat.
Seketika aku langsung terperanjat. Apa!? Tadi dia bilang "kakak"? Apakah itu kak Zen? Batinku.
Kemudian aku langsung bangun dan membuka mataku. Ah, ternyata hanya mimpi. Lagipula tak mungkin Kak Zen ada disini. Kak Zen kan, masih kuliah. Meskipun sudah lulus dan katanya mau pulang kesini, itu pasti butuh waktu yang lama.
Aku beranjak dari tempat tidurku. Hari ini, aku berencana untuk olahraga jogging bersama Raysha. Fayya tidak ikut karena hari ini dia menjemput adiknya Nozie, yang sedang berlibur dirumah neneknya.
Kini, aku telah tampil siap dengan Kaos putih, celana training hitam, sepatu sneakers biru, kerudung biru, dan tak lupa pakai topi merah. Aku langsung bergegas pergi ke rumah Raysha.
"Assalamualaikum Raysha." Tanyaku sambil mengetuk pintu.
"Waalaikumsalam, masuk dulu sini Ra." Kata bunda-nya Raysha.
"Iya Tante, Makasih."
"Raysha-nya mana, Tante? Hari ini saya sama Raudhah ada kegiatan, biasa Tante, jogging aja."
__ADS_1
"Oh, itu si Raysha masih siap-siap dilamarnya. Sebentar lagi dia juga keluar. Zhayra tunggu disini aja ya."
"Iya Tante."
Beberapa saat kemudian, Raysha muncul dari balik pintu kamarnya.
"Wah Zhayra, ternyata udah siap duluan ya. Maaf ya, aku buat kamu menunggu." Kata Raysha.
"Enggak masalah kok Sha, yaudah ayo kita jogging. Nanti keburu matahari semakin terik."
"Oke, Bunda, Raysha sama Zhayra mau jogging ya Bun. Bye bye Bun..."
"Iya hati-hati ya sayang. Bye.."
"Sha, mau kemana nih jogging nya?"
"Hmm, menurutku gimana kalau kita ke taman yang ada di luar komplek, di dekat minimarket itu."
"Ya udah, boleh juga usulnya itu. Yuk kita kesana."
Sesampainya disana, kami langsung jogging. Taman ini memang tidak terlalu luas, tetapi taman ini punya pelataran khusus untuk berbagai olahraga, baik jogging, bermain skateboard, atau bermain scooter.
__ADS_1
Setelah sekian lama jogging, kami berhenti dan beristirahat sejenak di kursi taman.
"Huuft, lelahnya... Capek juga aku kalau jogging ya." Kata Raysha.
"Emm, gimana kalau kita pesan Es Doger yang diujung taman itu?" Ujarku sambil menunjuk pedagang Es Doger.
"Boleh deh, di siang panas matahari begini, yang paling cocok sih Es Doger." Jawab Raysha.
Kami membeli Es Doger yang ada diujung taman, kemudian kembali duduk di kursi taman.
"Hmm, enaknya Es Doger ditengah panas matahari ini." Ucapku.
"Iya, ya. Zhayra, kamu ngerasa ada sesuatu yang aneh gak?" Tanya Raysha.
"Enggak, emangnya apa yang aneh?" Tanyaku kembali.
"Disini gak ada orang selain kita, Ra."
"Eh iya ya, aku baru sadar tuh."
"Yaudah yuk, pulang aja Ra, aku takut nih disini terus. Jangan-jangan ada sesuatu lagi. Hiii, serem deh, ngeri."
__ADS_1
Apa kelanjutannya ya? Apa para readers penasaran? Tunggu di eps 13 yaa...