
Bagaimana jika Werewolf itu nyata?, Manusia berfikir bahwa itu hanyalah sebuah cerita dongeng semata akan tetapi bagaimana jika Werewolf benar-benar nyata?
...----------------...
Tahun 1999
Srakkk Srakkkk
Disebuah hutan yang lebat dan juga gelap, terlihat seorang wanita sedang membawa sebuah ranjang yang ternyata berisi anak bayi.
'Oeeee'
Bayi itu pun menangis cukup kencang yang dimana membuat wanita itu semakin mempercepat langkahnya.
"Sabarlah sebentar lagi." kata wanita itu.
Tidak lama kemudian wanita itu pun meninggalkan bayi tersebut ditepi hutan.
"Mohon maafkan saya tuan, tetapi ini demi keselamatan Clan dan juga demi keselamatan anda." kata wanita itu dengan bersedih dan mengeluarkan sebuah kalung perak.
"Saya berharap tuan tetap dalam kondisi yang sehat ketika semua masalah sudah aman dan selesai." kata wanita itu dan meninggalkan bayi itu walaupun dalam keadaan berat hati.
'Oeeee'
'Oeeee'
Bayi itu pun menangis sejadi-jadinya yang dimana membuat sebuah kendaraan bermobil yang sedang melintas memberhentikan lajunya.
Drappp
Seseorang turun dari mobilnya dan langsung berjalan kearah bayi yang sedang menangis itu.
"Astaga, anak siapa ini kenapa dia ditinggalkan sendirian disini." katanya dengan heran.
__ADS_1
Orang itu pun melihat sekelilingnya dengan seksama dan tidak menemukan seorang pun dan ia pun berspekulasi bahwa bayi ini dibuang oleh seseorang.
"Kasihan sekali anak ini, lebih baik aku merawatnya." kata orang itu dan ketika ia hendak memasukkan bayi itu kedalam mobilnya tiba-tiba ia melihat sebuah kalung yang berada di ranjang bayi itu.
"Kalung siapa ini?" tanya orang itu penasaran.
Lalu ketika ia melihat kearah liontinnya, ada sebuah kata yang berada tepat ditengah-tengah liontinnya.
"Valen Voldemort."
Itulah kata yang ada di liontin tersebut.
...----------------...
22 tahun kemudian
Disebuah rumah berlantai dua, ada seorang pemuda sedang makan bersama dengan dua orang.
"Hei nak, jangan lupa untuk selalu menjaga kesehatan diluar sana. Karena saat ini sedang musim yang namanya penculikan." Kata seseorang pria dengan perawakan yang tidak terlalu tua.
Pemuda yang dinasehati oleh kedua orang tuanya itu pun hanya menghela nafas panjang.
"Ayah, Ibu. Aku ini sudah dewasa dan lagipula aku tahu mana perbuatan yang baik dan juga yang buruk." Kata pemuda itu memastikan orang tuanya agar tidak khawatir.
"Hahhh, tapi tetap saja mau dimanapun kau berada tetap jaga keselamatan dirimu." Kata ayah pemuda itu.
"Tentu, aku akan selalu mengingat perkataan ayah dan juga ibu." Kata pemuda itu.
Lalu mereka bertiga pun tersenyum dan melanjutkan kembali kegiatan makan mereka.
POV
Hai namaku adalah Valen Voldemort, Aku adalah seorang pemuda biasa pada umumnya yang kebetulan memiliki sedikit keunikan. Yaitu adalah fakta bahwa aku bukanlah seorang manusia. Yep aku bukanlah manusia biasa yang benar-benar pada umumnya. Karena aku adalah seorang manusia serigala atau biasa disebut Werewolf. Kalian pasti tidak akan percaya dengan itu bukan?, Yap aku pun juga sama seperti kalian akan tetapi ada suatu kejadian yang merubah itu semua.
__ADS_1
Pada saat usiaku menyentuh 10 tahun, entah kenapa tubuhku bisa merespon hal-hal yang tidak bisa dilakukan oleh manusia biasa. Yaitu kemampuan-kemampuan yang diluar akal manusia, contohnya adalah ketika aku bisa memperluas penglihatan ku dan meningkatkan semua indra tubuh. Tidak itu saja, aku juga bisa melompat dengan sangat tinggi. Awalnya aku mengira itu adalah sesuatu yang sangat keren sampai suatu ketika terjadi, yang dimana tiba-tiba seluruh tubuhku menjadi panas dan muncul sebuah bulu lebat diseluruh tubuhku. Aku pun langsung meronta-ronta kesakitan dan pada akhirnya kedua orang tuaku pun melihat kejadian yang membuat mereka tidak akan melupakannya. Yap apa yang dilihat oleh orang tuaku adalah, aku berubah menjadi manusia serigala yang dimana itu adalah hal yang mustahil.
Mereka yang melihat kejadian ini pun mau tidak mau harus terkejut, akan tetapi yang benar-benar membuatku terkejut adalah ketika mereka berdua memeluk diriku yang dimana insting buas ku menjadi hilang. Lalu aku pun kembali menjadi manusia dan menangis sejadi-jadinya.
Setelah kejadian itu, akhirnya kedua orang tuaku pun menceritakan asal-usul diriku yang dimana aku bukanlah anak kandung mereka. Mendengar itu pun membuat diriku menjadi sedih, tetapi mereka berdua tetap menganggap diriku adalah anak yang mereka sayangi dan juga cintai, begitu juga sebaliknya aku juga menganggap mereka kedua orang tua yang aku sayangi.
Dari kejadian itu ayahku pun mulai mendidik diriku dengan keras, dari umur 10 tahun aku mulai berlatih fisik dan juga berburu bersama ayahku. Ayahku adalah seorang mantan militer yang dimana itu membuat ayahku cukup disegani. ibuku adalah seorang jurnalis yang cukup terkenal pada masanya.
Pasti kalian bertanya mengapa diriku di didik keras oleh ayahku. Jawabannya karena ayahku pernah melakukan sebuah misi yang cukup diluar akal, yaitu melakukan investigasi terhadap manusia serigala, pada awalnya ayahku tidak mempercayai tentang adanya manusia serigala, akan tetapi sebuah kejadian membuatnya harus menelan ludahnya sendiri, karena ia melihat sebuah manusia yang benar-benar berubah menjadi serigala. Hingga saat itu ia pun mau tidak mau harus mempercayai bahwa manusia serigala itu benar-benar nyata, dan apa yang ia ragukan malah terjadi kepada putranya.
Seiring berjalannya waktu, aku pun mengetahui bahwa serigala mempunyai nafsu makan yang sangat tinggi maka dari itu aku pun mulai memasuki hutan dan berburu dalam wujud Werewolf dan juga manusia. Perlu diingat bahwa mengontrol Werewolf adalah hal yang sangat sulit, yang dimana aku pernah tidak sengaja membunuh seorang manusia yang berada di hutan. Dan semenjak itu aku pun benar-benar melatih kontrol Werewolf ku yang sangat buas. Pada akhirnya aku pun mulai menjalani kehidupan sehari-hari sambil mengontrol makhluk yang ada didalam diriku.
Yap mungkin segitu saja cerita dari diriku, oh dan jika kalian penasaran dengan perawakan ku. Aku memiliki wajah yang tampan, Yap sangat tampan memiliki mata merah seperti darah dan juga tubuh setinggi 181 cm, dan juga memiliki tubuh yang sangat proporsional.
Story end
...----------------...
"Ayah, ibu. Aku pergi dulu." Kata seorang pemuda yang tidak lain dan tidak bukan adalah Valen.
"Baiklah nak, hati-hati." Kata ayah Valen, yang bernama Marcus. Dan tidak lama kemudian seorang wanita keluar dan berkata kepada Valen. "Hati-hati." Kata ibu Valen, yang bernama Rebecca.
Valen pun tersenyum dan berjalan menuju kearah jalanan.
Tap Tap Tap
"Fiuhhh, tidak kusangka diriku ini sudah berumur 22 tahun." Kata Valen.
"Yapp, tapi biarlah waktu pasti akan berlalu." Kata Valen.
...----------------...
EIYOOOO WASAAPPPP BACK AGAIN TO MEEE, AUTHOR YANG DOYAN BERHENTI DITENGAH JALAN WKAKAKWKWKWKW, JANGAN LUPA LIKE KOMEN SAMA SARAN YA PARA SEPUHHH.....
__ADS_1
BEHHHH ACIKIWIRRRR NEHHH MC