What It Wants From Me??

What It Wants From Me??
Bagian 10 : Latihan


__ADS_3

......................


"Nah, kita sudah sampai di tempat kalian berlatih, tempat ini cukup luas dan juga menggunakan system 3D Dan ingat ini bukan seperti animasi 3D melainkan yang hanya animasi adalah pelatihnya dan instruksinya. Dan selamat menikmati latihan kalian"


Lalu mereka dipasangkan sebuah alat kecil pada mata mereka, itu hampir sama seperti kaca mata tapi yang lebih kecilnya, Pada saat alat itu aktif mereka melihat ada tiga orang yang berjalan kearah mereka, lalu salah satu orang tersebut memperkenalkan dirinya


"welcome to the training mode, here I will train you. Do you have anything to ask"


"yes, i have" kata Han


"what is the question"


"Shawn told us earlier that our first training was weapon building, but why are we doing video game training now"


"You're wrong, this is not a video game exercise but a computer engineering exercise. Now try to accept my beating"


Lalu didalam penglihatan Han laki laki itu memukul dia, tapi Han tidak menghindarinya karena mengikuti apa yang dia katakan tadi dan kemudian yang terjadi.. buukk, suara pukulan tersebut mengenai wajahnya Han. Brian dan Alice keheranan melihat hal itu, karena Han seperti merasakan sakit. Han mencoba melepaskan kacamata itu tapi tidak bisa lalu laki laki itu memberitahukan dia


"You can't let go of that thing, because it's been timed during your training. When you train is 3 hours after that it will release itself"


"I have another question"


"What is that"


"Can you change your language to Indonesian, because I don't really speak English yet"


"alright, I'll change our language"


setelah itu mereka diperlihatkan beberapa bagian bagian senjata dan diberi petunjuk untuk merakitnya. Kemudian Mereka melihat sebuah meja yang keluar dari bawah lantai yang ada didepan mereka. Meja tersebut keluar satu persatu sebanyak tiga meja sesuai dengan jumlah mereka yang ada disitu, diatas meja tersebut terdapat bagian bagian senjata yang mereka lihat tadi. Lalu dipenglihatan mereka diberi penjelasan tentang bagian mana saja yang harus terlebih dahulu dirakit. Mereka mengikuti instruksi yang ada tersebut, setelah mereka berhasil merakitnya, mereka langsung disuruh untuk menembak target yang nantinya akan muncul di sekeliling mereka. Han menentang perintah tersebut dan sempat terjadi perdebatan kecil pada waktu latihan mereka


"Apa maksudnya untuk menembak target, kami memang berhasil merakitnya itu karena dibantu, tapi kalau urusan menembak kami masih belum pernah melakukannya"


"kalian detektif apa kalau memegang pistol saja belum pernah"

__ADS_1


"kami memang tidak diizinkan oleh pemimpin kami untuk memegang senjata, dan ini adalah pertama kalinya bagi kami bertiga" jawab Alice


"itu adalah kesalahan kalian sendiri dan kesalahannya K. Disini, orang yang mengikuti latihan ini adalah orang yang sudah punya cukup pengalaman atau paling tidak sudah pernah melakukannya dulu, dan kalau kalian sama sekali belum punya pengalaman, itu adalah kesalahan kalian sendiri. Disini peluru yang kalian gunakan bukanlah peluru yang sangat berbahaya melainkan hanya peluru karet. Tapi jika peluru itu mengenai teman kalian, rasanya tetaplah sakit."


"memangnya yang kami tembak nanti apa, kalau sampai bisa mengenai teman kami sendiri" tanya Brian


"Yang menjadi target kalian adalah proyeksi orang berlari. Mereka bisa terlihat karena kalian menggunakan kacamata itu, tapi kalau kalian salah menembak mereka kalian juga akan merasakan tembakan dari mereka juga, jadi berusahalah untuk bisa menghindar dan tidak menembaki teman kalian sendiri, yang lebih penting adalah bagaimana strategi kalian dalam menghadapi masalah ini nantinya".


"Ya sudah, kita hanya perlu mengikuti apa yang mereka katakan, dan yang harus kita lakukan adalah tetap saling berdekatan" kata Brian


"apa maksud kamu tetap saling berdekatan, kalau mereka hanyalah gambar yang muncul karena kita menggunakan kacamata ini berarti pada saat kita menembak mereka, pelurunya tidak akan mengenai mereka dan akan terus berjalan di tempat kita saat ini" kata Han


"iya itu benar, kalau kita dalam keadaan panik karena kita tertembak oleh mereka, kita pasti akan menembak mereka tanpa pikir panjang, dan itu pasti bisa mengenai salah satu dari kita" tambah Alice


"kalau begitu apa yang harus kita lakukan" tanya Brian


"kalau begitu biar aku saja yang berkorban sedikit, tadi pukulan yang aku rasa dari pelatih tadi tidak terlalu sakit, jadi aku mau merasakan seperti apa sakitnya tembakan mereka" kata Han


lalu tiba tiba terdengar suara dari headset kecil yang ada di telinga mereka, suara itu mengatakan suatu hal yaitu


Setelah mendengar hal itu mereka kemudian mengatur strategi apa yang harus mereka gunakan agar bisa tetap berdekatan


"Begini saja gimana kalau kita menggunakan posisi yang sama seperti difilm film, yaitu saling melindungi temannya" kaya Han


"maksud kamu saling membelakangi" tanya Alice


"iya, bukannya itu cara yang cukup efektif"


"haduuhh, bisa nggak jangan cuma itu yang kamu pikirkan"


"iya, kalau memang untuk strategi awal itu yang akan kita ambil. Tapi yang jadi masalahnya adalah bagaimana cara kita bertahan untuk penyerangan mereka, bukannya tadi sudah dibilang kalau mereka akan mencoba memisahkan kita, dan mengelabui penglihatan kita!"


"Pak!! saya mau bertanya, target yang nantinya muncul kan hanya di kacamata kami, tapi bagaimana kami bisa melihat mereka dengan jelas kalau mereka hanya muncul di layar kacamata kami aja, bagaimana bisa kami lihat mereka kalau nantinya tiba tiba ada dari belakang menyerang"

__ADS_1


Pelatih mereka menjawab pertanyaan Han melalui headset yang ada ditelinga mereka


"kacamata kalian itu terhubung langsung dengan ruangan ini, jadi kalian akan melihat mereka sama seperti kalian melihat orang lain pada umumnya, jika dia berlari kebelakang kalian, angin pergerakannya, dan akan mendengarkan langkah kakinya, dan juga suara tembakan peringatan mereka kalau ingin menembak kalian. Bisa dibilang kalau tembakan pertama peringatan, dan tembakan kedua adalah sasaran"


Lalu pada saat mereka bertiga sudah siap, pelatihannya pun dimulai.


We will start the simulation and will start in the count to 10,9,8,7,6,5,4,3,2,1,0 the simulation has started


Pada saat itu juga mereka melihat ada sepuluh orang yang berdiri didepan mereka. Lalu Han mencoba melakukan tembakan pertama dan, doorr... Han menembak salah satu dari mereka, tambalannya mungkin memang tepat mengenai musuh, tapi senjatanya terjatuh karena dia tidak bisa mengimbangi tekanan dari pistol itu dan membuat tangannya keseleo.


"aww, aku kira itu mudah seperti di film" kata Han


"bodoh!! kamu tau kita lagi latihan menembak tanpa pengalaman dan pengawasan, kamu dengan enaknya pakai satu tangan menembak target" kata Alice


"pak!, teman kami tangannya keseleo, jadi biarkan dia istirahat!" kaya Brian


"tidak ada kata istirahat, kalian akan terus melanjutkannya dalam satu setengah jam, dan kian juga harus melindungi teman kalian kalau tidak dia yang akan merasakan serangan musuh paling banyak" kata pelatih mereka melalui headset mereka


"gara gara kamu kami berdua jadi kesusahan" kata Alice dengan kesal


"sudah, yang penting kita harus bisa bertahan selama satu setengah jam dari simulasi ini" kata Brian


Lalu Alice dan Brian berusaha melindungi Han agar target mereka tidak menyakiti dia, tapi musuh mereka lumayan pintar, mereka membuat Brian dan Alice terpisah dari Han, dan Han juga terus berlari dan menghindar serangan musuh tersebut. Han lumayan banyak terkena serangan musuh, dan dia sudah kecapekan untuk berlari dan menghindar. Untunglah waktu simulasi mereka juga sudah berakhir dan mereka bisa istirahat, kemudian masuk lah Claire mendatangi mereka bertiga dan memberikan makanan dan minuman. Lalu dia memberitahukan kalau mereka akan menjalani latihan seperti ini sampai sore nanti dan Han akan tetap ikut dengan simulasinya walaupun dia cukup cidera.


Dan seperti itulah latihan mereka untuk hari pertamanya dan akan terus berlanjut sampai 3 bulan.


......................


Kemudian di tempat yang berbeda, K dan Stefan mengikuti orang misterius itu dan menuju ke suatu tempat. Setelah mereka sampai di sana mereka sudah ditunggu oleh seseorang, lalu mereka mendatangi orang tersebut dan K menanyakan beberapa hal.


"Apa yang kamu inginkan dari Stefan dan juga Brian"


"saya menginginkan Stefan sebagai sandera, dan Brian sebagi pemain utamanya"

__ADS_1


"apa maksud kamu pemain utamanya?".


...****************...


__ADS_2