What It Wants From Me??

What It Wants From Me??
Bagian 8 : Pindah Bagian


__ADS_3

... Pagi itu Brian terbangun pada pukul sembilan pagi, dia terbangun karena ada yang memencet bel rumahnya (lebih tepatnya apartemen). Pada saat dia membuka pintu apartemennya, ada dua orang yang mengenakan baju dan celana serba hitam, dan menggunakan topi yang arah depan topinya menutupi mata mereka, lalu salah seorang dari mereka memberikan amplop, Brian tidak tahu siapa mereka tapi pada saat dia ingin bertanya, kedua orang tersebut langsung pergi dari situ. Brian terus memanggil mereka, tapi dia dihiraukan, karena merasa dihiraukan, Brian kembali masuk ke apartemennya kemudian membuka apa isi amplop itu.


"mudah mudahan aja isinya uang jajan tambahan" kata Brian dalam hatinya


Lalu Brian membuka amplop tersebut, dan ternyata isinya adalah sebuah surat yang sama sekali tidak ada nama pengirimnya, dia agak kecewa ketika mengetahui itu hanyalah sebuah surat. Brian membaca surat tersebut, dan isi surat itu adalah


*Ingat baik baik, saat ini hanyalah masih sebuah latihan. Nanti kamu akan merasakan hal yang lebih menyedihkan dari pada hari ini, rasa sakit hari ini hanyalah awal dari rasa sakit hari esok, untuk itu kamu saya ajarkan agar bisa merasakan kepedihan yang sangat dalam untuk saat ini, agar kedepannya kamu siap menghadapi masalah yang sebenarnya. Saya mengetahui semua rencana kamu, keputusan kamu, orang orang terdekat kamu, bahkan tujuan kamu, semuanya saya tau. Tapi kamu tidak akan mudah menemukan saya, walaupun kamu meminta bantuan dengan seluruh negara, mereka tetap tidak akan bisa menemukan saya, karena saya adalah orang yang sangat berhati hati, setiap langkah saya perhitungkan, setiap nafas saya perhatikan, bahkan setiap kali kamu bergerak pun saya perhatikan. Ingat! pesan ini hanyalah pesan peringatan, seberapa besar kemampuan kamu merasakan sebuah kepedihan dan kalau kamu sudah mencapai batas yang dimana itu belum memenuhi target yang ingin saya capai, kamu akan saya paksa untuk tetap melihatnya bahkan kalau kamu ingin bunuh diri, saya akan menyelamatkan kamu. Pesan ini saya beri hanya hari ini, dan tidak ada lagi untuk kapanpun.


Setelah membaca surat itu, Brian membuangnya dan bersiap siap untuk pergi ke California sana, ya walaupun masih belum waktunya.


...****************...


......Pukul 15:00......


...****************...


Brian, Han dan Alice sudah ada di bandara, dan menunggu waktu keberangkatan mereka. Pada saat itu K mendatangi mereka bertiga dan memberitahukan satu hal


"Ingat, kalau sudah sampai di sana jangan lupa untuk memberitahukan ke pelatih kalian agar kalian dilatih dengan cara tingkat dua"


"memangnya latihan tingkat dua itu seperti apa pak" tanya Han


"latihan tingkat dua adalah latihan yang dilakukan oleh para agen mata mata atau agen intel"


"baik pak" kata mereka bertiga Secara bersamaan


Waktu keberangkatan mereka hanya tinggal satu jam lagi, kemudian mereka pergi dari situ dan menuju ke pesawat mereka.


Perjalanan yang mereka tempuh adalah sekitar 18 jam lebih. Ketika mereka sampai di sana, mereka ternyata sudah ditunggu oleh beberapa orang. Kemudian mereka menghampiri orang orang itu, seorang perempuan mengatakan beberapa hal kepada mereka dalam bahasa Inggris


"We heard from Mr. K, that you are the ones who will become one of his special forces"


Han menjawab perempuan tersebut

__ADS_1


"Yes, we were told by the Leader to come here for training"


"Then, you have to come with me because they are still waiting for someone else"


Setelah itu, mereka mengikuti perempuan tersebut.


Perempuan itu membawa mereka ke sebuah hotel. Brian bertanya kepada dia kenapa mereka dibawa ke hotel, bukannya ke tempat markas pasukan khusus itu. Perempuan itu memberitahukan kepada mereka bertiga kalau untuk hari ini mereka harus beristirahat, soalnya besok mereka akan menjalani latihan yang cukup keras. Setelah mendengar hal tersebut mereka akhirnya pergi kamar yang diberikan, tapi Brian bertanya kepada Han, kenapa mereka bisa satu kamar. Han menjawabnya sambil mengangkat kepalanya menandakan kalau dia sangat senang


"Ya... mungkin sudah takdir"


lalu perempuan tadi mengatakan sesuatu kepada Brian dalam bahasa indonesia


"Itu untuk berjaga jaga, karena mereka akan membunuh orang orang yang kamu kenal. Itu informasi yang diberikan oleh anggotanya Shawn"


"loh, kamu bisa bahasa Indonesia juga" kata Han


"iya, saya bisa 10 bahasa salah satunya adalah bahasa indonesia"


"memangnya Shawn punya anggota juga" tanya Brian


"organisasi ini?.., apa maksudnya itu" tanya Alice


"Oh iya, kalian belum saya beritahu. Pada saat kalian sudah memasuki bagian ini, kalian adalah salah satu dari organisasi DHO Defender of Hidden Organizations, yang dimana organisasi ini dipimpin oleh 4 pemimpin. Dua dari pemimpin itu sudah kalian kenal, yaitu Mr. K dan Mr Shawn"


"kenapa Pak K bisa menjadi pemimpin disini" tanya Han


"ceritanya panjang, kapan kapan kalian pasti akan tau juga. Kalau begitu, untuk saat ini kalian harus istirahat dulu"


"ya sudah kalau begitu. Brian selamat mimpi indah ya, soalnya kamu cuma sendiri" kata Han sambil menahan rasa tertawanya


"Brian akan satu kamar dengan aku, soalnya aku akan menjadi salah satu incaran dari mereka dan untuk mengurangi sedikit resikonya juga" kata perempuan itu


mereka bertiga terkejut ketika mendengar perkataan dia, lalu Han bertanya

__ADS_1


"apa alasan kamu cuma itu"


"iya hanya itu, tapi ada hal lain juga yang harus aku beritahukan ke Brian soal pembunuh misterius itu, saya pernah bertemu dengan orang suruhannya dan dia memberitahukan kalau dia mengetahui Brian akan masuk sebagai detektif, dia tau hal tersebut karena dua orang yang menjadi teman bicaranya Brian adalah anak buahnya sendiri"


mendengar hal itu Brian terkejut dan langsung punya pertanyaan yang cukup banyak, tapi perempuan itu menyuruh dia beristirahat terlebih dahulu. Sehingga mereka masuk ke kamar hotel mereka masing masing, Brian bersama perempuan tadi dan Han bersama dengan Alice.


Pada saat Brian sudah berada di kamar hotel tersebut dia bertanya nama perempuan itu


"Dari tadi kita terus berbicara tentang pekerjaan kita, tapi kamu sama sekali belum memberitahu nama kamu"


"oh maaf aku lupa, perkenalkan nama aku Beatrice Claire, bisa dipanggil Claire. Aku sudah bekerja sebagai pasukan khusus mulai dari umur 15 tahun, walaupun tugasnya cuma memata matai gangster kota" sambil memberikan jabatan tangan


Brian membalas jabatan tangannya Claire dan memperkenalkan dirinya juga "nama aku Brian Adiputra, kamu pasti sudah tau semua tentang aku kan"


"iya, semuanya aku sudah tau"


"tapi kenapa kamu juga tidur satu kamar dengan aku, padahal bisa saja kan kamu satu kamar dengan Alice"


"seperti yang aku bilang, kalau ini adalah salah satu cara untuk mengurangi resiko aku dibunuh, orang suruhan pembunuh misterius itu mengatakan kalau aku juga dalam bahaya, dan hal yang harus aku lakukan adalah harus dekat dengan kamu"


"tapi kan, kenapa harus sekamar juga"


"kamu pasti sudah pernah mengalaminya. Orang yang kamu kira sudah aman tapi sebenarnya dia juga dibunuh, iya kan" tanya perempuan itu


Brian menjawab "iya itu pernah, mereka sampai menyerang kantor polisi hanya untuk membunuh satu orang dan anehnya lagi para polisi itu tidak bisa menangkap satu orang pun dari para pembunuh itu"


"kenapa mereka tidak bisa mendapatkannya karena mereka adalah orang yang telah dilatih juga, dan kalau sampai pembunuhnya tertangkap. Berarti dia bukan salah satu suruhan dari pembunuh misterius itu"


"ini pertanyaan yang lain, tentang dua orang teman yang membicarakan masalah detektif itu bersama dengan aku, apakah satu orangnya masih hidup"


"aku nggak tau. Laki laki yang menjadi orang suruhannya pembunuh misterius itu berbicara dengan aku 2 hari yang lalu, jadi apa yang terjadi setelah itu aku nggak tau"


Setelah mengatakan hal tersebut, Claire langsung menuju ketempat tidur mereka kemudian tidur. Brian kebingungan melihat tingkah perempuan itu, kenapa dia bisa setakut itu, sedangkan dua hari yang lalu dia bertemu dengan orang suruhannya pembunuh misterius tersebut. Karena Brian juga merasa cukup lelah, dia juga langsung tidur disampingnya Claire walaupun ada sedikit rasa gugup.

__ADS_1


...****************...


__ADS_2