What It Wants From Me??

What It Wants From Me??
Bagian 5 : Kejadian Yang Sebenarnya


__ADS_3

...****************...


Setelah Han dan Brian sampai di kantor polisi.


Mereka berdua mulai membagi tugas untuk bertanya kepada tersangka dan pelaku tersebut, karena Brian ingin membuktikan kalau Rony itu adalah pembunuhnya juga, maka dia meminta kepada Han kalau dia ingin bertanya beberapa hal kepada Rony.


"Han, ada beberapa hal yang ingin aku tanyakan ke Rony, soalnya aku ingin memastikan kalau dia ada hubungannya dengan si Shawn itu" kata Brian


"baiklah, kalau begitu aku akan bertanya kepada istrinya korban tentang si Shawn dan siapa orang yang menyuruh suaminnya untuk membunuh Rony".


Setelah mereka berdua sepakat untuk hal itu mereka pun masuk keruang interogasi yang berbeda. Han masuk diruang interogasi pertama sedangkan Brian di ruang interogasi ke dua.


Lalu Han masuk keruang interogasi tersebut dan pada saat melihat istrinya korban, Han kebingungan kenapa dia sama sekali tidak mengalami rasa penyesalan atau berduka, ekspresi yang ditunjukan oleh perempuan itu hanyalah ekspresi ketakutan dan kebingungan.


Han kemudian duduk didepannya lalu mengajukan beberapa pertanyaan


"Kenapa ibu mau membunuh suami ibu sendiri"


"saya membunuh dia karena terpaksa, kalau saya tidak membunuh dia, maka anak kami, orang tua kami akan dibunuh semua" jawab ibu itu


"Tapi kenapa ibu mau melakukannya, padahal kalau ibu melaporkannya ke polisi kalian pasti akan dilindungi"


"itu juga yang ingin kami berdua lakukan, Zoe sudah ingin melaporkan hal itu ke polisi, tapi pada malam itu juga, laki laki itu menelepon nomor saya, dia bilang kalau dia akan membantai semua keluarga kami kalau aku tidak membunuh suamiku sendiri.karena mendengar kan hal itu, aku tanpa pikir panjang langsung membawa suamiku kehutan untuk menghabisi nyawanya dengan parang yang kalian bawa"


"Berarti suami ibu sudah meninggal pada saat ibu meninggalkan dia di hutan ya ?"


"iya, aku sudah memastikan sendiri, kalau dia meninggal gara gara kehabisan darah"


"terus kalau katana yang ada darah korban tersebut bagaimana ceritanya"


"Kalau masalah itu aku nggak tau, yang aku tau, suami aku sudah meninggal karena tebasan yang ada didadanya, ditambah lagi dia juga mengidap penyakit asma"


"Baik, saya mengerti. Berarti dalam kasus ini, ibu saya nyatakan bersalah atas kasus pembunuhan Zoe kurniawan"


Setelah mendengarkan hal itu, Perempuan tersebut tiba tiba menangis, dan mengatakan..


"Aku menyesal, karena sudah membunuh suamiku sendiri, tapi hanya itu jalan satu satunya untuk anak kami selamat, Shawn bilang kalau dia bisa dengan mudah membunuh siapapun. Kerena ucapannya itu aku langsung melakukannya tanpa pikir panjang, untuk sesaat aku nggak merasa menyesal, tapi untuk saat ini, aku nggak tau apa yang harus aku katakan ke anak kami, kalau ayahnya dibunuh oleh ibunya sendiri" kata perempuan itu sambil menangis.


Melihat hal itu Han hanya melihatnya dengan tatapan kebingungan.


......................


Sementara itu Brian juga sedang memberikan beberapa pertanyaan dengan Rony.

__ADS_1


Brian bertanya "Apa hubungannya kamu dengan si Shawn itu"


"saya nggak punya hubungan apapun, melainkan dia itu hanya pelanggan tetap saya"


"kalau begitu, kenapa kamu mau melakukan apa yang dia suruh, dan kenapa kamu takut kepada dia"


"saya takut karena dia akan membunuh anak saya"


pada saat mereka sedang melakukan pembicaraan, lalu masuklah seorang polisi dengan membawa sebuah berkas. Dan dia memberikannya kepada Brian, dan mengatakan kalau itu adalah berkas yang dia perlukan. setelah mengatakan hal tersebut, polisi itupun langsung pergi meninggalkan mereka berdua untuk melanjutkan pembicaraannya. Brian melihat berkas tersebut, kemudian melanjutkan pertanyaannya


"Kalau kamu takut anak kamu dibunuh, kenapa kamu tidak melaporkannya kepolisi"


"sebelum polisi menemukan anak saya, Shawn itu pasti sudah lebih dulu mendapatkan dia"


"Lalu, apa peran kamu dalam pembunuhannya Zoe"


"saya sama sekali nggak membunuh Zoe, saya cuma pernah disuruh Shawn untuk membunuh dia, tapi Shawn bilang kalau hal itu sudah dilakukan oleh orang lain. Karena itu dia cuma menyuruh saya untuk melakukan hal yang lain pada mayatnya"


"hal yang lain!!, maksud kamu dengan mencambuk bahunya dengan tali dan menusuk perutnya dengan katana, itu yang kamu maksud" tanya Brian dengan rasa penasaran


"iya, saya disuruh untuk mencambuk bahunya dengan tali, saya nggak tahu apa yang dia inginkan, tapi.. dia bilang itu harus, jadi saya cuma mengikuti apa yang dia katakan"


"ini sama persis dengan kematian keluargaku dan teman teman ku" kata Brian dalam hatinya


"iya, Shawn bilang aku harus melindungi pembunuhnya. Jadi aku ingin menjebak orang yang meninggalkan katananya di tempat itu, agar dia yang dituduh menjadi pembunuhnya"


"lalu, bagaimana bisa kamu juga membawa katana pada malam itu untuk menukarnya, atau kamu kembali kerumah kamu untuk menukarkannya"


"malam itu kebetulan juga saya membawa katana yang biasa aku buat untuk orang orang dikampung itu, ketika perjalanan mau pulang, aku itu melihat sebuah katana diatas tempat duduk, jadi katana tersebut saya tukarkan dengan katana yang sudah saya gunakan untuk menusuk perut korban. katananya tidak terlalu saya bersihkan dari darah agar orang orang bisa berpikir kalau dia adalah pembunuhnya"


"kalau begitu saya nyatakan kalau kamu adalah orang yang menyembunyikan identidas tersangka, dan saya nyatakan juga kalau kamu adalah pembunuh kedua"


"ini adalah pertanyaan saya yang selanjutnya, dimana tempatnya Shawn itu, dan dimana aku bisa menemui dia"


"seperti yang saya bilang tadi, saya nggak bisa memberitahukan dimana tempat dia apalagi ketemu dengan dia, kalau sampai saya beritahu ke kamu, maka anak saya bisa dibunuh!!"


"memangnya apa kesalahan kamu, sampai sampai dia mengancam seperti itu"


"saya juga nggak tau, tapi yang pasti, dia pernah bilang kalau dia punya satu tujuan, yaitu membuat seseorang tersadar kalau dia adalah bagian dari mereka. Hanya itu yang pernah dia kasih tau"


"baiklah, kalau begitu terima kasih atas informasinya, dan saya akan melakukan hal yang terbaik untuk anak bapak, soalnya saya nggak yakin kalau si Shawn ini akan menepati janjinya"


"Saya minta tolong, lindungi anak saya, hanya dia satu satunya yang saya miliki saat ini. Saya nggak punya apapun lagi selain dia, istri saya meninggal gara gara penyakit. Jadi saya nggak mau anak saya meninggal lebih dulu daripada saya" kata Rony kepada Brian sambil memegang tangannya.

__ADS_1


"Baik pak, saya akan menjaga anak bapak sekuat tenaga saya" kata Brian sambil menenangkan Rony.


Setelah pembicaraan itu selesai Brian keluar dari ruangan interogasi tersebut dengan membawa berkas yang diberikan polisi tadi. Ketika Brian keluar, dia melihat Han yang juga baru keluar dari ruang interogasinya kemudian dia menghampirinya dan mengatakan semua pembicaraan mereka berdua tadi, dan Han juga menceritakan apa yang dia bicarakan dengan istri korban. Setelah mereka berdua berbagi informasi Brian bertanya kepada Han


"Han, apa pemimpin kita mau memberikan tugas kepada tim kita untuk menyelidiki si Shawn ini" tanya Brian


"aku nggak tau, tapi kalau kamu mau, kita bisa mengajukannya, agar dia sendiri yang menganalisisnya. Apakah kita sesuai dengan kasus ini atau tidak" jawab Han


"baguslah kalau begitu, aku bisa mengatahui siapa orang yang membuat rencana seperti ini" kata Brian


"Kamu nggak kepikiran lagi sama kasus yang ingin kamu selesaikan pagi tadi" tanya Han tentang kasus yang Brian inginkan saat perkenalan tim pagi tadi


"kalau masalah itu aku yakin..! si Shawn ini ada kaitannya dengan penyerangan dua anggota kita"


"bagaimana kamu bisa yakin"


"aku yakin, karena aku punya beberapa petunjuk yang mengarah ke situ" jawab Brian


"baiklah, kalau begitu kita berikan kembali kasus ini kepada polisi polisi itu, dan jangan lupa untuk memberitahukan informasi yang sudah kita dapatkan" kata Han kepada Brian


Lalu mereka berdua memberikan informasi informasi yang mereka dapatkan dari saksi, tersangka sampai pelaku, agar polisi yang bertugas dalam kasus tersebut dapat menyelesaikan tahap terakhirnya.


......................


Kemudian Brian mendatangi anaknya Rony dan berbicara sebentar kepada dia


"Kamu harus tinggal di apartemen saya untuk beberapa hari ini" kata Brian


"kenapa, kalau begitu bagaimana saya bisa mendapatkan uang kalau saya bersembunyi terus"


"ini bukan masalah uang, tapi ini adalah masalah nyawa kamu sendiri, nyawa kamu itu sedang dipertaruhkan. Soalnya si Shawn ini pasti akan mengincar kamu"


"Baiklah, kalau dia memang mengincar nyawaku, kamu harus melindungi aku sekuat tenaga kamu, aku masih belum mau mati" kata anak itu


"bagus kalau begitu, kalau boleh tau nama kamu Siapa" tanya Brian


"Nama aku Stefan"


"kalau begitu untuk saat ini kamu harus ikut kami berdua kekantor terlebih dahulu"


"baik"


Setelah pembicaraan itu selesai Han dan Brian membawa anak itu ke kantor mereka untuk memberitahukan beberapa hal kepada pemimpin mereka. Tanpa mereka sadari kalau mereka sudah menyelesaikan satu kasus hanya dalam satu hari, walaupun harinya sudah tinggi malam.

__ADS_1


...****************...


__ADS_2