
...****************...
Brian bersama Han dan juga Stefan akhirnya sampai di kantor mereka. Pada saat mereka ingin masuk, tiba tiba pemimpin mereka keluar dengan rasa marah. Han bertanya kepada pemimpin mereka
"ada apa pak.., tampaknya bapak sedang kesal"
"Bagaimana saya tidak kesal, satu anggota kita diserang lagi oleh kelompok misterius itu" kata pemimpin mereka
"siapa yang diserang pak"
"kalian belum pernah bertemu dengan dia, soalnya dia bertugas di luar negeri"
"loh, berarti kasus yang kami tangani ini nggak hanya di dalam negeri saja ya" tanya Brian
"iya, saya mempunyai banyak cabang yang bertugas di setiap negara dengan permintaan yang cukup banyak"
"lalu, apa gunanya kepolisian yang ada dibeberapa negara tersebut kalau yang akhirnya mereka meminta bantuan dengan detektif swasta" tanya Brian.
Lalu pemimpin mereka tersebut menjelaskannya. Dia menceritakan kalau dia sebenarnya adalah mantan anggota FBI yang pernah bertugas untuk memata-matai kelompok-kelompok mafia yang ada di setiap negara. Dan alasan mengapa dia pensiun adalah karena dia pernah mengalami kecelakaan parah sampai koma selama 1 minggu, lalu setelah sadar dia mendapatkan kabar kalau teman satu timnya semua dibunuh ketika melakukan operasi penangkapan salah satu mafia terganas di dunia. Mereka bisa terbunuh karena dijadikan sebagai pasukan terdepan dalam penangkapan tersebut, setelah mendengar hal itu pemimpin mereka atau bisa juga dipanggil dengan nama K (Dia tidak ingin orang-orang mengetahui nama dia yang sebenarnya) langsung berhenti menjadi anggota FBI, dia memberitahukan kalau dia merasa sangat malu karena teman temannya semua meninggal sedangkan dia masih hidup, bahkan dia pernah melakukan percobaan bunuh diri sebanyak 12 kali tapi tidak pernah berhasil, karena ada saja orang yang menggagalkannya. Sampai pada saat itu, datanglah seseorang yang tidak dia kenal memberitahukan dia satu hal kalau dia seharusnya mengorbankan nyawanya sendiri untuk menyelamatkan nyawa orang lain, daripada membuang nyawanya sendiri tanpa alasan yang jelas. Karena mendengarkan hal tersebut dia mulai melakukan pekerjaannya sebagai detektif, yang dimana penyelidikan yang dia lakukan sangat berbeda dari yang lain, dia menyelidiki beberapa gangster yang sering melakukan kekerasan sosial terhadap masyarakat yang diabaikan pemerintah.
Pada saat dia melakukan pelaporan terhadap gangster itu, ternyata gangster tersebut sudah menyuap mereka kepolisian agar dapat menghapus bukti yang sudah dia berikan, karena mengetahui hal itu, Brian mengubungi temannya yang bekerja sebagai FBI untuk menyelesaikan masalah tersebut, sehingga masalah tersebut akhirnya terselesaikan, walaupun kakinya sempat tertembak pada saat dia melakukan penyelidikan itu. Setelah itu dia pun terus membuat hal tersebut sebagai pekerjaan agar dia bisa memperbesar pekerjaannya dan bisa mencari anggota yang siap mati untuk menyelamatkan nyawa orang lain. Ketika mendengarkan hal tersebut Brian bertanya, kalau dia membuat pekerjaan detektif ini sebagai penyelamatan nyawa orang lain, tapi kenapa tugas mereka hanya mencari pelaku pembunuhan saja,bukannya hal tersebut bisa dilakukan oleh mereka polisi.
Lalu pemimpin mereka menjawab "Tugas kalian saya bedakan dengan mereka yang ada pada bagian itu. Mereka adalah orang yang sudah saya latih, dan saya kirim di berbagai negara untuk mengumpulkan informasi-informasi tentang penindasan-penindasan terhadap orang orang yang lemah atau orang-orang yang membutuhkan perlindungan tapi pemerintah mereka tidak memperhatikannya"
"Kalau begitu kenapa bapa ada di daerah ini" tanya Han
"saya ada disini karena ingin mencari orang yang berpotensi menjadi anggota pasukan khusus kita yang berpusat di California sana" jawab K kepada mereka
"apa bapak sudah mendapatkannya" tanya Brian
"kalau untuk itu saya masih belum mendapatkannya. Tapi untuk saat ini saya ingin menemui teman saya yang juga pernah bekerja di FBI, tapi dia sudah mengundurkan diri. Saya ada beberapa hal yang ingin ditanyakan kepada dia"
"kalau saya boleh tau siapa nama orang itu pak" tanya Han
"Namanya Shawn, itu nama yang dia beri pada saat kami menjalankan tugas bersama dulu, dan aku yakin itu bukan nama aslinya"
karena mendengar nama tersebut Han dan Brian meminta satu hal kepada pemimpin mereka
"Pak, apa kami boleh ikut dengan bapak, soalnya dalang dibalik pembunuhan korban dari kasus yang kami tangani tadi, adalah Shawn. Tapi saya yakin kalau nama dia yang sebenarnya bukanlah Shawn.
"Boleh, tapi kalian berdua seharusnya istirahat, soalnya kalian sudah seharian lebih bekerja hari ini"
"tidak apa apa pak kalau untuk saya, soalnya saya ingin mencari tau, siapa sebenarnya si Shawn ini" jawab Brian
"untuk saya juga enggak masalah pak, soalnya saya juga penasaran dengan orang yang menggunakan nama Shawn tersebut" jawab Han
"baiklah, tapi bagaimana dengan anak ini" sambil berjalan ke arah parkir
"Karena nyawanya sedang terancam, saya yang akan menjaganya, lagipula ayahnya meminta tolong dengan saya" jawab Brian
__ADS_1
Kemudian masuklah merek berempat ke mobil tersebut lalu berangkat.
......................
…Kemudian tibalah mereka disebuah hotel, hotel tersebut kelihatannya sangat sepi, bahkan hanya terlihat satu mobil saja yang ada ditempat parkir.
Setelah itu mereka berempat turun dan langsung menemui temannya K yang bernama Shawn (nama samaran). K memberitahukan ke mereka bertiga kalau Shawn ada di rooftop hotel itu.
Setelah mereka Sampai dia atas, mereka melihat ada seorang laki laki yang sedang duduk di sebuah sofa yang cukup mewah, lalu K mengatakan kalau dia adalah orang yang bernama Shawn, kemudian mereka menghampiri orang tersebut. Lalu pada saat mereka mendekati laki-laki itu, dia mengatakan sesuatu hal dalam bahasa rusia
"Я думал ты пришел один" (dalam bahasa Indonesia nya, "saya kira kamu hanya datang sendirian")
kemudian K menjawab dalam bahasa Indonesia "Ayolah, mereka hanyalah Anggota ku saja"
"terserah kamu aja.. kalau begitu apa yang mau kamu bicarakan denganku"
"apa kamu sudah mendapatkan informasi tentang siapa orang yang melakukan penyerangan terhadap anak buah ku!"
"maaf, kalau untuk itu aku masih belum mengetahuinya, sepertinya mereka organisasi yang berbahaya. Aku juga sudah menghubungi FBI untuk masalah ini, tapi mereka menolak, mereka bilang kalau masalah ini harus kita tangani sendiri"
"Mereka tidak mungkin membantu, jika diluar Amerika dan bukan buronan yang mereka cari"
"Huuuhh, terserah mereka aja kalau begitu"
"Oh iya, mereka berdua punya pertanyaan kepada kamu" sambil menunjuk ke arah Han dan Brian
Lalu Brian mengajukan pertanyaan kepada Shawn
"apa kamu memang bernama shawn"
"iya, Shawn memang nama asli saya, memangnya kenapa"
"apa kamu tau siapa Shawn yang sering menjadi kambing hitam dalam kasus pembunuhan"
mendengar hal tersebut Shawn terkejut kemudian langsung membawa mereka berempat masuk kedalam hotel dan membawa mereka ke sebuah kamar hotel yang letaknya berada di paling ujung, Kemudian mengatakan suatu hal
"apa pembunuhnya mencambuk bahu korban dengan tali" tanya Shawn dengan wajah yang serius dan Tampak seperti mengkhawatirkan sesuatu
lalu Brian menjawab "iya, itu adalah pembunuhan yang paling aneh"
"berapa kali kamu sudah melihatnya"
"sudah cukup banyak, orang orang yang aku kenal selalu dibunuh dengan meninggalkan bekas seperti itu" jawab Brian
"berarti sesuai dugaan ku, mereka akhirnya menampakan diri"
Kemudian Shawn menceritakan siapa sebenarnya mereka.
Mereka adalah kelompok organisasi yang melakukan perdagangan manusia, mulai dari yang masih hidup, bahkan sampai yang sudah mati, kalau mereka sudah menunjukan diri mereka seperti itu, berarti mereka ingin membawa seseorang yang sudah mereka targetkan. Pekerjaan mereka tidak hanya perdagangan manusia, melainkan juga melakukan penyerangan terhadap aparat pemerintah yang menghalangi pekerjaan mereka, mereka biasa akan menghajar orang itu bahkan ketika sudah pingsan pun mereka tetap menghajarnya, dan jika mereka sudah menargetkan seseorang untuk dibunuh, mereka tidak akan pernah menyerah untuk mengejarnya.
__ADS_1
Pada saat Shawn menjelaskan hal tersebut, mereka mendengar suara tembakan yang cukup besar didalam hotel itu, karena Shawn tau itu adalah anggota dari organisasi yang sedang mereka ceritakan, dia membawa mereka berempat untuk masuk di sebuah ruangan kecil yang sama seperti toilet, lalu Shawn memencet sebuah tombol dan krieek.... Tek..Tek...Tek.., suara mesin yang sepertinya sudah sangat tua beroperasi.
Stefan bertanya tentang apa yang sedang terjadi dan kemana tujuan mereka memasuki alat ini, Shawn menjawab
"orang suruhan organisasi itu sedang mengejar seseorang, dia salah satu antara kalian berdua" sambil menunjuk ke arah Stefan dan Brian
"kalau begitu, Brian, Han, dan Stefan kalian nanti jangan lupa untuk datang ke kantor, soalnya ada yang akan aku beritahu dan jangan lupa juga untuk membawa Alice" Setelah mengucapkan hal itu K langsung keluar dari ruangan itu dan langsung berlari menuju ke arah pintu masuk hotel, ternyata ruangan kecil tadi adalah lift darurat yang dimiliki oleh hotel tersebut.
Karena melihat pemimpin mereka yang berlari ke arah asal suara tembakan yang beberapa kali ditembakkan tersebut Han juga ingin mengikuti dia, tapi Shawn melarangnya, dia memberitahukan kalau K tidak selemah yang dia bayangkan, dia memberitahukan kalau K pernah mengalahkan 12 orang ******* pada saat menjalankan tugas di Suriah, yang dimana pada saat itu dia harus melindungi temannya yang terluka. Setelah mendengar hal itu Han terdiam, kemudian Shawn membawa mereka bertiga menuju mobil dan langsung pergi meninggalkan hotel tersebut.
Pada saat diperjalanan, mobil mereka dihadang oleh seseorang, lalu ban mobilnya ditembak setelah itu dia mengarahkan tembakannya ke arah Shawn dan.. doorrrr.. Peluru itu ditembak ke Shawn, kemudian dia pergi, setelah orang itu pergi, Shawn bangun dan kemudian melanjutkan pelarian mereka. Pada saat itu, Han bertanya
"Kapan kamu menggunakan rompi anti peluru"
"Saya terus menggunakannya pada saat siang hari, dan malam hari saya melepaskannya ketika saya ingin tidur, tapi karena K katanya ingin menemui saya, jadi tidak mungkin rompinya saya lepaskan"
"Kenapa terus menggunakannya pada saat siang hari" tanya Stefan
"karena saya khawatir saya akan mati ditembak, hanya itu saja"
pada saat mereka berbicara, tiba tiba.... braaaakkkk... mobil mereka ditabrak oleh sebuah mobil Van, pada saat itu Han Shawn dan Stefan pingsan, kemudian keluarlah seseorang dari mobil tersebut sambil membawa sebuah pistol. Brian dengan sambil menahan rasa sakitnya keluar dan bertanya apa yang dia mau
"Apa yang kalian mau dari kami"
"Kami hanya mau anak itu mati, cuma itu" sambil menunjuk ke arah Stefan
"kenapa harus dia, apakah kalian adalah suruhannya Shawn"
"karena ayahnya sudah mati, dan siapa itu Shawn"
"hah, ayahnya Stefan sudah mati"
"iya, ayahnya sudah kami bunuh tadi"
mendengar hal tersebut Han bingung bagaimana dia menyampaikan berita itu terhadap Stefan yang sedang pingsan karena tabrakan yang cukup besar tadi. Ketika Brian memikirkan hal itu, keluarlah lagi seseorang dari mobil tersebut dan mengeluarkan sebuah pistol dari saku kanannya, laku menodongkan senjatanya ke arah Stefan yang sedang pingsan tersebut, tapi Brian menghalangi orang itu dan mengatakan..
"kalau kalian ingin membunuh dia, kalian harus membunuh aku dulu"
karena melihat hal itu laki laki tersebut menurunkan pistolnya dan mengatakan
"tugas kami hanya membunuh anak itu, dan ini tidak ada kaitannya denganmu"
"tidak ada kaitannya apaan..!, kalian sudah membunuh banyak orang yang aku kenal, bahkan keluargaku sendiri. Memangnya apa yang kalian rencanakan dari aku" kata Brian
laki-laki itu menjawab "itu kesalahan kamu sendiri, dan ingat kami tidak akan menyerah sampai kami bisa mendapatkan hal yang kami inginkan"
lalu salah satu laki laki itu membuka ponselnya dan menelepon seseorang dan mengatakan kalau tugas kali ini gagal, Karena dihadang oleh target. kemudian dia menutup ponselnya dan mengatakan ke temannya untuk pergi dari situ.
...****************...
__ADS_1