
...****************...
...... Sesampainya Han dan Brian dirumah keluarga korban, mereka berdua kebingungan. Mengapa keluarganya sama sekali tidak kelihatan seperti sedih atau berduka, mereka hanya fokus melakukan pekerjaan mereka, terutama istrinya yang sedang keasikan bermain bersama anaknya. hal itu menjadi tanda tanya besar untuk mereka berdua....
...Lalu Brian pun mencoba untuk bertanya kepada istri korban tersebut...
"Bu, apakah ibu istri dari korban pembunuhan itu" tanya Brian
"Ian pertanyaan kamu jangan sekasar itu juga dong!" ucap Han
"maaf, soalnya aku nggak terlalu memikirkan itu, yang aku prioritaskan saat ini hanyalah, informasi. itu saja" jawab Brian
"Iya, laki laki yang meninggal itu adalah suami saya, Apakah kalian sudah mengetahui siapa pembunuhnya" perempuan itupun menjawab
"maaf Bu, kami masih melakukan penyelidikan, apa ibu bisa memberitahu kami, siapa orang yang disekitar daerah ini suka mengoleksi golok atau parang" tanya Brian
"orang yang seperti itu saya tidak tahu juga, tapi kalau masalah golok, saya tahu orang yang bisa membuatnya"
"kalau begitu, bisa ibu kasih tau ke kami dimana alamat nya ?" tanya Han, sambil mengeluarkan Notebook yang ada di sakunya.
...Lalu ibu itu pun memberitahukan alamat orang tersebut dan juga namanya....
...Setelah mendapatkan alamat orang tersebut, mereka pun langsung berangkat menuju alamat tersebut....
...Sesampainya disana, mereka melihat seseorang yang sedang menempa besi. mereka berdua langsung turun dari mobil dan menghampiri orang tersebut…...
...Tapi sebelum itu ada seseorang yang menghampiri pria tersebut, dan mengajaknya ke tempat lain. Karena pembicaraan mereka berdua tampak penting, melihat hal itu Han dan Brian menunggu mereka berdua menyelesaikan pembicaraannya. Setelah itu baru menghampirinya......
......................
...Setelah pembicaraan kedua orang tersebut selesai, Han dan Brian langsung mendatangi laki laki penempa besi itu, yang bernama Roni. Umurnya sekitar 35 tahun...
...lalu Han bertanya kepada Roni tentang siapa orang yang mengajaknya bicara tadi....
dan Roni pun menjawab " laki laki tadi bernama Shawn, dia orang yang menjadi langganan saya di sini, dia meminta saya untuk membuat pedang, dan juga kadang kadang dia meminta saya untuk membuat golok, tapi dia cukup sering memesan sebuah pedang ketimbang golok" jawab Rony
...Han dan Brian berpikir kalau orang tersebut bisa menjadi salah satu tersangkanya, sehingga mereka berdua bertanya dimana tempat tinggal orang tersebut....
Tapi Rony menjawab, "kalau kalian sampai tahu dimana tempatnya dia akan membunuh anakku"
...mendengar hal itu Brian dan Han terkejut. Lalu Han hanya bertanya tentang anaknya, dimana dia tinggal dan apa yang sedang dia lakukan....
"Dia sedang bekerja di sebuah perusahaan, dia bekerja sebagai security" sambil memberikan alamat perusahaan tersebut
...setelah mendapatkan informasi tu Han dan Brian berterima kasih dengan Rony, lalu mereka pergi dari situ dan masuk ke mobil....
...Didalam mobil Han dan Brian membagi tugas mereka...
"Brian, kamu harus menginterogasi dua orang yang ada di kantor polisi itu, dan aku akan ke tempat anaknya Rony tadi" kata Han
"Baiklah, tapi aku nggak akan cuma mau menginterogasi mereka berdua, tapi juga mau melihat kondisi mayat korban" ucap Brian
"nggak masalah, itu terserah kamu"
...Setelah itu Brian dan Han langsung berangkat menuju ke kantor polisi....
__ADS_1
......................
...Sesampainya disana Brian langsung menuju ke tempat saksi dan tersangka berada......
...Pertama, Brian membawa saksi untuk masuk ke ruang interogasi dan Langsung bertanya...
"Jam berapa bapak menemukan jasad korban"
saksi itu menjawab " sekitar jam 7 pagi, saya terkejut bagaimana mungkin mayat yang ada di tempat seperti itu tidak dilihat oleh orang-orang"
"maksudnya pak"
"banyak warga disekitar situ kerjanya ditempat mayat yang ditemukan tadi, tapi pada hari ini mereka sama sekali tidak terlihat disitu"
"jadi, bapak merasa kalau warga yang tinggal disitu adalah pembunuhnya, tapi mereka menyembunyikannya, gitu?"
"kemungkinan besar seperti itu"
"kalau begitu, menurut bapak siapa pembunuhnya"
"kemungkinan besar itu istrinya sendiri"
"bagaimana bapak bisa berpikir seperti itu" tanya Brian dengan keheranan
"pada malam itu saya sedang keluar sebentar untuk mengunjungi teman saya, kebetulan rumahnya tidak jauh dari rumah korban, dan malam itu korban dan istrinya sedang bertengkar hebat, bahkan istrinya bilang kalau dia nggak melakukannya, dia akan dibunuh!"
"dibunuh maksudnya dibunuh oleh istrinya atau oleh orang lain"
"saya nggak tau, soalnya cuma itu yang saya dengar"
"saya bekerja sebagai guru"
"bapak bekerja sebagai guru, lantas apa yang bapak lakukan pada hari Senin ini, seharusnya, orang yang pekerjaannya sebagai guru itu, sudah pasti ada disekolah pada saat saat ini"
"saya sedang cuti hari ini, dan kerjaan saya di tempat itu mau mancing".
"kalau dia ingin mancing, kenapa tadi saat aku menyusuri tempat itu sama sekali tidak melihat alat pancing satupun" pikir Brian
...Setelah mendengarkan hal itu, Brian berterima kasih dengan laki laki itu, lalu mempersilahkan dia untuk keluar dan meminta laki laki yang membawa katana tadi masuk keruangan itu....
......................
...kemudian masuklah laki laki itu, Brian pun langsung bertanya apa alibinya....
kemudian, laki laki itu menjawab " saya pada saat itu baru datang ke tempat saya bekerja, ketempat dimana kamu bicara dengan saya tadi" mengatakannya dengan ekspresi marah.
...dengan tenang Brian melanjutkan pembicaraannya dengan pria itu...
"kalau begitu saya tanya, kenapa bapak membawa katana pada saat bekerja dan ujung katana yang bapak punya itu ada sedikit bercak darah, apa bapak bisa menjelaskannya"
"semua orang yang ada di daerah itu banyak mempunyai katana dan golok, bahkan ada yang menyimpan pedang dirumahnya" jawab bapak itu dengan kesal
"yang jadi pertanyaan saya bagaimana bisa ada bercak darah di katana bapak"
"katana itu ketinggalan kemarin sore, lagipula kemarin saya juga ada menebas ular"
__ADS_1
"kalau katana yang bapak gunakan itu untuk menebas ular, kenapa darah yang ada di katana tersebut terdapat darah korban ?" tanya Brian sambil menunjukan sebuah data
"saya enggak tau!!, seperti yang saya bilang tadi, katana yang saya gunakan itu ketinggalan kemarin sore, jadi, kemungkinan pembunuh itu menggunakan katana saya" jawab laki laki itu dengan tegas
"kalau seperti itu, terima kasih atas waktu bapak, tapi saat ini bapak masih saya nyatakan dalam status tersangka, jadi bapak akan tetap kami awasi"
...Setelah selesai menginterogasi mereka berdua, Brian mendatangi tempat Mayat korban diautopsi....
......................
...Setelah berada di sana, Brian bertanya kepada perawat yang ada di tempat itu...
...dia bertanya tentang kondisi bahu kanan korban,...
...dan perawat itu menjawab...
..."Bahu kanan korban sepertinya terluka gara gara cambukan tali". Setelah mendengar hal itu, Brian penasaran,kemudian masuk keruangan itu dan ingin melihat langsung siapa orang yang dibunuh, karena pada saat di TKP dia lupa menanyakan nama korban dengan salah satu polisi yang ada di sana, dia hanya berharap kalau orang ini bukanlah orang yang dia kenal....
...Tapi ternyata..., setelah dia membuka kain yang menutupi wajah korban, dia terkejut karena korban itu adalah orang yang pernah dia temui di sebuah tempat makan, orang yang cukup dia kenal....
......................
...pada saat itu, dia sedang berbicara dengan temannya soal cara agar bisa menjadi detektif....
...Lalu tiba tiba saja datang seorang laki laki memotong pembicaraan mereka berdua, laki laki itu adalah si korban, dia memperkenalkan namanya dan memberitahukan dimana ada sebuah tempat pencari calon detektif setiap tahunnya. setelah mendengarkan hal itu Brian dan temannya mulai sering bertemu dengan korban dia tempat makan itu....
......................
"Ze..., maaf..., maaf...gara gara aku kamu menjadi salah satu korban pembunuhan ini, maaf Ze maaf. Aku janji... aku janji, aku akan mencari orang yang melakukan hal ini pada kamu" Sambil menangis Brian memeluk Zeo, orang yang dia anggap sudah sebagai teman.
... Kemudian, Brian teringat akan suatu hal sehingga dia langsung menelepon Han...
"Han kamu ada di mana" masih dalam keadaan sedikit menangis
"aku lagi ada di depan perusahaan tempat anaknya Rony itu kerja"
"jangan, jangan dulu bicara dengan anak itu"
"kenapa" tanya Han
"nanti aku jelaskan, tapi saat ini kamu harus bawa anak itu kekantor polisi ini
"baik, 30 menit aku akan tiba di sana"
"baik, jaga anak itu, jangan sampai dia lepas dari jangkauan kamu"
"oke"
...Setelah pembicaraan itu Brian keluar dari kantor kepolisian tersebut dan duduk disebuah bangku yang ada didepan tempat itu kemudian mengingat hal hal yang sudah dia dapatkan sebagai petunjuk untuk menangkap si pembunuh itu....
"pembunuh menggunakan 2 Senjata, parang atau golok dan katana, katana yang digunakan adalah katana punya bapak tadi, dan saksi tadi bilang kalau dia menemukan mayat korban pada saat ingin mancing.. tapi disekitar TKP sama sekali tidak ada alat pancing. kemudian istri korban.... memang tidak ada yang salah, tapi saat aku lihat pria yang sedang memotong kayu dibelakang istrinya itu menggunakan parang yang ujungnya tidak terlalu runcing, aku curiga kalau itu bisa menjadi salah satu senjata pembunuh. Kemudian penempa besi, dia bertemu dengan seseorang yang katanya! menjadi pelanggan tetap disitu, tapi kenapa dia tidak melaporkan hal itu kepada polisi jika dia sedang diancam kalau anaknya akan dibunuh? dan yang masih menjadi misteri, siapakah si Shawn ini ?.
...Selagi Brian memikirkan hal tersebut, akhirnya Han tiba di kantor polisi itu....
......................
__ADS_1