
Tut... Tut...
Hallo bos'
Apakah ada perintah untuk kami bos'
Suara berat terdengar dari seberang sana.
Candra segera memberikan intruksi kepada divisi keamanan nya untuk memperketat penjagaan dan keamanan di perusahaannya.
Lalu papaku candra meminta tim utama beranggotakan 11 orang untuk membantu keamanan di kediamannya.
Tejo'..!! kirim tim utama yang kamu kepalai untuk berjaga di kediaman ku.
Siap bos'
Papaku candra sigap kalau sudah menyangkut urusan keluarganya.
Papa bicara pelan kepada mama dan kepadaku putrinya.
Kalian jangan cemas, sebentar lagi tejo dan tim nya sampai di kediaman kita.
Untuk Jaga-jaga dari ancaman ardi, kita mesti waspada dan lebih berhati-hati. Kata papaku bicara sedikit tegas.
Papa tidak mau terjadi sesuatu hal dengan keselamatan kami keluarga kecilnya ini.
Mom... Ded..
Reva istirahat di atas dulu...
Maaf,, Reva bawa makanan untuk Reva kalau nanti lapar sesudah mandi.
Muach... Muach...
Reva segera memberikan ciuman dipipi kanan dan pipi kiri mama dan papa nya.
Reva dengan makanan plus puding dan buah segera menuju ke kamarnya di lantai dua.
Reva sempat melihat papa dan mama nya yang memperhatikan dia dengan kedua mata nya yang membulat dan terdengar helaan nafas panjang mereka.
Sesampainya di dalam kamarnya, Reva bicara kepada boy dibenaknya'
Boy kenapa w perhatian u diam aja dari tadi boy'..!?
Boy berkata sambil bersungut-sungut sedikit kesal,
Bicara salah, diam juga salah..
Mau mu apaan sih rev..!?
Hihi,, maaf boy..
Bicara sih boleh-boleh saja boy, tapi yang masuk akal dan sewajarnya dong..
Reva tetap melanjutkan perkataannya,
Boy',, w boleh minta bantuan u boy..?
Bantuan apa rev..?
U kan tahu om ardi dan keluarga nya, sepertinya serius dengan ancamannya.
W takut boy..
Tenang rev,, kan ada aku yang selalu bersama mu sayang..
Boy masih mencoba menggoda reva.
Reva dengan bersungut-sungut sambil menggembungkan kedua pipinya lanjut bicara,
Bukan begitu boy, w cuma ingin tahu apa rencana dan tindakan yang akan dilakukan om ardi..!?
Apa u bisa bantu w untuk menyelinap ke rumah nya om ardi boy..?
Maaf rev,,, menurut aku ada baiknya kamu tenang dulu, lagian pak tejo dan tim keamanan juga akan segera sampai di kediaman mu.
Coba perhatikan gerak-gerik nya mereka terlebih dahulu rev, jangan kita bertindak gegabah atau membuat kesalahan sekecil apapun.
Reva merenungi setiap kata yang keluar dari mulut boy di dalam benak nya.
Lalu, apa w dan keluarga w diam saja sambil menunggu kapan tiba nya mereka melakukan aksinya boy..?
Boy berdehem...
Ehm...
Tadi papa mu kan sudah memberikan intruksi kepada tim divisi hukum nya Reva..
Tunggu aja gerakan dan apa yang akan terjadi beberapa hari ini kepada Ardi dan perusahaan nya.
Baiklah boy, Reva mengangguk-angguk sambil meraih puding yang dia ambil dari kulkas dibawah tadi.
Pelan-pelan Reva mengunyah puding tersebut.
Oh iya boy,, sebentar lagi waktu pertukaran kita..
Apa yang akan kamu lakukan nanti boy..!?
Ehm,,, ehm
Palingan aku akan meminjam komputer mu rev..
Akan aku coba meretas CCTV-nya kediaman utama ardi.
Waow... Keren boy, w tidak menyangka u punya ide yang brilian banget...
u memang jenius boy
Thank you boy.. Muach..
Apa...!?
Reva...
Tiba-tiba Reva menyadari ucapannya yang berlebihan, maksud w bukan itu boy..!?
U jangan kepedean...
Muach tadi bukan ciuman buat u..!!
Ta,, tapi.. Buat papa yang telah berusaha bertindak cepat.
Ehm,,hahahaha... Rev.. Reva...
Kamu ngaku aja rev, kamu sebenarnya sudah mulai meyukaiku kan.. Haha...
Boy dengan percaya dirinya masih saja menggoda reva.
Terserah u saja deh boy..
Enek w melihat kepercayaan diri u..!!
Hehe..
__ADS_1
Slinggg... Seberkas cahaya keemasan memancar, dan tubuh mereka telah berganti.
Hhhuuuu... Segarnya...
Boy bergumam..
Rasanya sudah berbulan-bulan tidak menghirup udara bebas, mungkin begini rasanya hidup dalam penjara kata boy bergumam.
Kriut,, krut... Ternyata perut ku lapar, padahal sebelumnya kan tubuh ku entah dimana..?
Aneh.. gumam boy.
Boy lekas menghampiri meja belajar nya Reva, dan segera menghidupkan komputer.
Rev,, izin memakai perangkat komputer mu ya rev..
Silahkan boy, kata Reva menyahuti.
Tapi, jangan periksa e-mail dan file w ya boy..
Siap tuan putri, hihi... Boy cekikikan..
Dengan mahirnya boy menggerakkan jari-jari tangannya di keyboard komputer..
Kelihatan banget si boy memang jenius batin reva melihat cara kerja dan tindakan yang boy lakukan.
Dengan cepatnya, 10 menit berlalu, tombol enter terakhir di klick... Silahkan tunggu loading beberapa detik...
Saat ini di kediaman rumah Ardi, dari CCTV yang di bobol boy melalui komputer di kamar reva..
Di ruang utama kediaman nya, Ardi segera menginstruksikan beberapa hal tentang aksi yang akan mereka lakukan tengah malam nanti.
Seperti yang kita rencanakan sore tadi, siapkan pasukan bawah tanah kita dengan matang dan terperinci, dengan rencana A, rencana B, rencana C.
Aku tidak mau ada kegagalan dan kesalahan...!! Tegas Ardi memberikan perintah kepada beberapa ketua pasukan bawah tanahnya.
Ketua 1 dengan rencana A siap bergerak bos..
Ketua 2 dengan rencana B siap dari kejauhan dengan penembak jitu yang berada di titik vital lokasi dan target bos...
Ketua 3 dengan rencana C siap dengan granat asap dan beberapa peralatan untuk membius target yang ada di lokasi bos...
Sisanya dengan beberapa kendaraan roda dua dan empat akan ditempatkan di beberapa titik pelarian dan siap menunggu intruksi selanjutnya bos.
Baiklah,,, mulai bergerak dengan setiap tim yang diketuai masing-masing.
Lewat tengah malam nanti, tepatnya pukul 03.00 wib. Kita sudah beraksi.
Satu lagi, target segera amankan di lokasi biasa yang sudah kita tentukan setiap operasinya.
Siap... Semua para Ketua pasukan bawah tanah keluar dan mulai bertindak dengan posisi dan rencananya masing-masing.
Mampus kamu candra...!!!
Hahaha... Hahahaha...!!!
Dengan angkuhnya Ardi tertawa lantang bahagia dengan sorot matanya yang terlihat kejam dan dingin.
Aku akan lihat,,apa yang bisa kamu lakukan selanjutnya, setelah putri cantik mu, aku culik malam ini...
Hahaha...
Deg,, deg... Suara jantung boy berdetak kuat...
B,, bo,, boyy..!?
W takut boy, apa yang mesti kita lakukan boy..??
Saat ini w tidak bisa memberi tahu papa dan mama dengan semua rencana dan aksi jahat yang akan dilakukan om ardi..!!
Tenang reva... Biarkan aku berpikir sebentar dulu..
Boy berdiri dan berjalan mendekati jendela kamar, boy memperhatikan keadaan di halaman depan rumah.
Dibawah sana terlihat pak tejo berdiri dan berbincang-bincang dengan semua tim utama divisi keamanan papa nya reva. Entah apa yang mereka bicarakan.
Aku punya ide nih rev..
Boy bicara kepada reva dalam benaknya.
ide apakah itu boy..!??
ehm, ehmmm..
sepertinya perutku dan keroncongan nih rev... haha.. hahaha...
dasar.. sungut Reva dalam benak boy.
perlahan-lahan boy menghabiskan makanannya, tidak lupa buah sebagai penutup pencuci mulutnya.. hehe...
oh iya rev, sepertinya kita melupakan sesuatu loh rev,,
kita kan memiliki kotak hadiah yang belum dibuka, aku penasaran dengan isi kotak tersebut.
bentar boy,,, sepertinya kotak tersebut tersimpan di gudang cincin ruang kehidupan setelah intruksi misi selesai di laksanakan.
Reva pun baru teringat akan kotak tersebut.
baik, kita coba buka..
mungkin ada hadiah yang cocok buat kita boy..
tak lama kotak berwarna ungu cerah berpita merah, berada di depan boy..
setelah dibuka perlahan, ternyata didalamnya terdapat sepasang pakaian pria dan wanita.
boy bergumam, fungsinya apakah seperti pakaian biasa yang dikenakan sehari-hari..?
"Ting.. tong..."
"fungsi baju bisa membuat tubuh seseorang mirip dan nyaris sempurna, seperti yang diinginkan pemakainya"
maksudnya apaan sistem..!?
"pakaian laki-laki tersebut apabila dipakai wanita, maka wanita tersebut bisa memiliki bentuk dan tubuh laki-laki yang dibayangkan nya" "begitu juga sebaliknya"
suara sistem terdengar dalam benak tubuh boy.
omg..!!
kebetulan sekali..
ini sangat cocok dengan kepentingan kita boy,, teriak reva kegirangan..
iya rev, apalagi ada topeng seribu wajah yang bisa membuat penyamaran lebih sempurna.
hahaha... boy tertawa riang dan sepertinya boy sudah memikirkan ide brilian untuk menghadapi aksi penculikan lewat tengah malam nanti.
padahal awalnya, aku cuma ingin menggunakan topeng seribu wajah, tuk mengecoh mereka rev...
tidak tahunya, aku lebih percaya penyamaran ku lebih sempurna dan tidak akan bisa mereka ketahui.
lebih detail boy, u bikin w bingung nih..!?
__ADS_1
sungut Reva.
begini rev, aku akan menggunakan topeng seribu wajah, dan merubah wajah ku seperti wajahmu, dengan adanya pakaian ini, aku juga akan mengubah bentuk dan tubuhku kelihatan seperti bentuk dan tubuhmu.
lalu, untuk menghindari korban jiwa atau ketakutan pada mama dan papa mu, aku berencana 5 menit sebelum waktu operasi mereka, akan keluar menuju pos keamanan di dekat gerbang kediaman mu Reva.
aku juga akan berpura-pura mengantarkan minuman untuk mengundang mereka fokus hanya kepadaku saja.
maksudnya u mau menyerahkan diri u boy,, ingat boy, apabila u ditangkap mereka, besoknya tubuh kita akan bertukar kembali, lalu mereka akan berbuat tidak senonoh kepada w nantinya boy...
boy, w tidak setuju dengan ide u...
Reva,, kamu meski dengarkan dulu penjelasan ku.
aku memang sengaja memancing mereka untuk segera menangkapku.
bisa dibilang aku akan menjadi umpan,,
ini juga demi kebaikan orang-tua mu rev, juga tuk menghindari korban jiwa lainnya.
ingat rev apa yang mereka rencanakan, sepertinya rencana mereka sudah dipersiapkan sematang mungkin...
apa kamu mau terjadi sesuatu kepada orang-tua mu rev..??
tidak kan rev..
lalu, kita juga meski memikirkan keselamatan pak tejo dan tim nya juga, walaupun bagaimana, mereka juga memiliki keluarga yang selalu mengkhawatirkan keselamatan mereka dari rumahnya.
hemm.. sepertinya ide mu cukup bagus boy, terus apa u tega mengorbankan diri w boy..!??
tidak rev... percayalah.. tidak mungkin gadis yang kucintai, kubiarkan terluka oleh siapapun..
makanya rev, kamu ikuti semua petunjuk dariku ketika esok hari kita berubah bentuk.
untuk malam ini, cukup kamu lihat bagaimana aku menghadapi mereka.
terserah u boy, w harap keputusan u ini tidak merugikan kita semuanya.
tenang rev, biarkan aku bekerja.
boy segera bekerja kembali di meja belajar Reva, boy menyusun beberapa video rekaman dan beberapa petunjuk, lalu menyimpan nya kedalam sebuah flashdisk.
sepertinya boy sudah mempersiapkan dengan matang, apa yang meski dilakukannya,,
dan juga tidak lupa meninggalkan petunjuk buat papa yang akan bertindak selanjutnya.
flashdisk tersebut akan diletakkan diatas meja sofa ruang keluarga.
dengan perlahan-lahan boy mencoba mengenakan gaun wanita tersebut,,
omg... aku tidak pernah menyangka akan memakai gaun wanita dalam seumur hidup ku.
kikikkkkkikkkiii... Reva cekikikan melihat boy yang mengenakan gaun wanita,
u terlihat cantik boy'..
hahaha... haha..
Reva terbahak-bahak di dalam benaknya boy.
diam kamu rev, sambil tersipu malu dan enggan boy tetap memakai gaun tersebut.
hhuuuu... nafas panjang sedikit kasar boy bergumam, ternyata menjadi wanita itu ribet, banyak aksesoris tambahannya..!?
padahal pakaian pria tinggal sorong atas sorong bawah, selesai deh..
hehe, jangan buat w tertawa terbahak-bahak boy...
u pria unik dan lucu ternyata boy..
boy tidak menghiraukan ucapan Reva, lalu segera memasang topeng seribu wajahnya..
perlahan boy melangkah kehadapan cermin meja rias milik Reva.
ehmmm.. ternyata nyaris sempurna...
seperti pinang dibelah dua...
aku sendiri juga tidak berharap hasilnya sangat memuaskan seperti ini.
bukan wajahku saja yang benar-benar sama dengan Reva, tapi bentuk tubuh dan warna kulit ku juga benar-benar serupa.
boy tiba-tiba meremas dua gundukan bukit di dadanya, ehmmm rasanya kok biasa saja??
kata-kata teman, apabila kita meremas bukit ini, akan merasakan sensasi luar biasa nikmatnya...
boy... bajingan u boy...
apa yang u lakukan pada tubuh w... dasar cowok mesum dan bejat...!!!
gerutu dan emosi Reva dalam benaknya boy.
loh Reva... aku kan cuma meremas bukit dadaku sendiri, ini kan tubuh kepunyaan ku rev... suka-suka aku dong...
hahaha... hahaha.... boy tak hentinya menggoda Reva yang sudah emosional kelas ikan kakap..
boy juga coba mengangkat gaun bagian bawahnya,,
boy mengintip tubuhnya sendiri yang telah berubah menjadi tubuh wanita yang nyaris serupa dengan tubuh dan kulitnya Reva.
boy...!!! boy...!!! kubunuh u boy...!!!
bangsat u boy...!!!
dasar bajingan...!!! apa yang kamu lihat itu..!!?
tenag rev... hahaha... lagian aku kan sedikit mengambil DP dari calon istriku dimasa depan..
kamu tidak akan rugi loh rev, cuma intip, pegang doang, plus dikit remas..
hahaha.. haha...
boy lepasin semua pakaian gaun ini boy, w tidak mau u memakai pakaian itu lagi..!!
ini demi kebaikanmu juga loh rev, apa mesti kita biarkan saja Ardi penjahat itu melakukan aksinya..??
cukup boy... hiks,, hiks...
Reva menangis tersedu-sedu...
boy..?
oke rev, maafin aku ya, aku janji tidak akan melakukannya lagi,, tapi, kalau aku ingat... hehe...
kalau lupa harap dimengerti ya rev, soalnya jiwa kelakian ku lagi kumat..
hahaha...
dasar si boy yang meminta maaf, tapi masih mencoba menggoda Reva.
hiks.. hiks... Reva masih menangis dan tidak menanggapi lagi ucapan boy.
baik,,, baik... aku akan turun kebawah, dan membuat minuman dahulu.
__ADS_1
Tiba-tiba Reva berhenti di tangga paling bawah....!!?