Women Day Night Men

Women Day Night Men
Bab 8. Ketakutan


__ADS_3

Di sisi lainnya...


hahaha..haha..!!


"Ardi" tertawa terbahak-bahak.


akhirnya putri cantikmu ada di tanganku ucap Ardi terlihat puas diwajahnya.


candra, candra..!!


kamu pikir bisa sesuka hatimu melakukan itu kepadaku.


"ardi" yang terlihat sorot matanya dingin berkata.


lalu ardi masuk ke ruang bawah tanah miliknya.


disana terlihat reva dengan kedua tangan dan kakinya terikat di sebuah kursi kayu.


"ardi" lalu menjambak rambutnya reva, dan mengatakan dengan nada membentak dengan mimik menghina.


dasar wanita ******..!! sok jual mahal..!!


asal kamu tahu ya, sebenarnya kamu itu tidak cocok buat putra ku anton.


jangan belagu kamu..!!


wajah cantikmu ini akan ku buat hancur dan cacat seumur hidup mu..!!


hahaha..!! "ardi berkata" dan tertawa lantang.


"boy" yang rambutnya dijambak, bisa nya tersenyum, karena tangan, dan kakinya terikat semuanya.


plak..!! plak..!!


Ardi menampar pipinya reva.


bunyi tamparan terdengar keras di pipi kanan dan kirinya "reva", disudut bibirnya terluka dan terlihat ada noda darah.


hahaha..!! rasain..!! wanita ******..!! "Ardi" tertawa dan memaki reva.


belum puas rasa hatinya,


"ardi" masih terus menendang dan memukuli reva, dan kamera masih merekam jelas aksi penyiksaan nya tersebut.


"ardi" memang sengaja merekamnya untuk di kirimkan kepada candra, agar candra tahu bagaimana rasanya berurusan dengan aramah dan kebuasan ardi.


hahaha..!! tawa Ardi.


lihat ini candra


bagaimana aku menyiksa putri cantikmu ini.


hahaha...!!


Ardi tampak dari mimik wajahnya tertawa puas.


perlahan ardi mengambil sebuah pisau carter,


dia lalu mengiris pipi kanannya reva.


utss,, shhss..!!


perih rasanya, "boy" meringis sambil menahannya.


belum puas dengan aksinya, lalu ardi merobek pakaian atas reva menggunakan pisau, terlihat bajunya reva yang berlumuran darah.


boy,, boy..!!


kamu tidak apa-apa boy..?


reva yang merasa cemas berkata dibenaknya boy.


"boy" yang menyamar sebagai reva pun, hanya bisa bicara perlahan.


sakit juga perih rev, tapi buatku ini biasa, kalau ada kesempatan bebas nanti, aku akan membalas ardi bajingan tengik ini.


maafkan w boy, gara-gara ingin mengurangi resiko besar buat orang-tua w,


u rela melakukan semua ini.


ucap reva dibenaknya boy yang merasa bersalah.


tidak apa-apa rev, aku tidak akan mati ini hanyalah penyiksaan kecil, dan ini tidak terlalu berarti buatku.


boy tampak tersenyum dingin.

__ADS_1


bangsat..!!


dasar wanita ******..!!


masih bisa-bisa nya kamu tersenyum..!!!


Ardi yang melihat sudut bibirnya reva yang tampak mengerinyit dan sedikit tersenyum akhirnya marah lalu membentak dan memaki-maki reva.


bukannya ketakutan atau pun menangis, nih anak sepertinya mengejekku.


gumam Ardi.


sebenarnya sih, boy juga tidak tahan untuk tidak berteriak kesakitan. tapi, untuk menutupi penyamaran nya ini, terpaksa dia lakukan dengan tidak berteriak sambil menggertakan kedua rahang giginya.


ardi kembali menjambak dan menampari terus wajahnya reva. sampai-sampai pelipis mata dan di hidungnya reva tampak mengeluarkan darah, ardi tidak perduli.


saat ini keadaan reva benar-benar tragis dan sangat menyedihkan.


merasa cukup puas menyiksa reva,


ardi mulai sedikit tenang, lalu dia mengambil sebatang rokok dan dihembuskan nya ke arah reva.


reva, yang tak lain sebenarnya adalah boy yang sedang menyamar, wajahnya hanya bisa tertunduk di kursi penyiksaan tersebut sambil menahan rasa sakit yang luar biasa.


tanpa bisa berbuat apa-apa, boy hanya berpikir bagaimana caranya dia bisa segera lepas dan membalaskan ini lebih kejamnya kepada ardi.


hiks..!! hikss..!!


isak reva di benaknya boy, lalu dia berkata, boy cukup boy, w sudah gak kuat lihat keadaan u boy.


u memang lelaki sejati, u kuat, padahal bertubi-tubi pukulan menghantam mu, tapi u tetap bertahan.


terimakasih boy ucap reva.


hiks,hiks..!!


isak reva dalam benaknya boy.


boy berpikir bagaimana caranya dia bisa lepas dari ikatan ini.


apa ada sesuatu yang bisa dipergunakan dalam cincin penyimpanan ruang kehidupan untuk menyelesaikan ini..??


joni..!!


teriak ardi kepada ketua satu dan ketua dua pasukan bawah tanah nya.


siap bos..!! keduanya lalu menyahut bersamaan.


sekarang ku serahkan perempuan ****** ini kepada kalian berdua..!! terserah apa yang mau kalian lakukan, asal jangan dibunuh saja bentak Ardi yang memberikan instruksi kepada bawahan nya.


hehe..siap bos..!!


apakah tetap direkam bos ucap joni.


tentu saja jawab ardi, biarkan si candra itu melihat putri yang dibanggakan nya ini hancur..!!!


haha..hahaha..!!


ardi yang terbahak-bahak tampak puas diwajahnya.


ardi lalu keluar ruangan.


saat ini joni, wandi dan 3 anak buahnya yang berjaga disana tampak merencanakan sesuatu kepada reva.


hehe..!! bagaimana wandi, apakah giliran kita sekarang beraksi, atau bersama-sama..?


ucap joni sambil mengernyitkan dahinya.


joni sudah kelihatan beberapa kali menelan saliva nya.


walaupun wajah reva berdarah-darah dan terluka, tapi kecantikannya tetap terpampang jelas di pandangan mereka.


baiklah jon, elu saja terlebih dahulu, tapi jangan lama-lama ya. soalnya aku juga sudah tidak sanggup menahannya. ucap wandi sambil tertawa hahaha..!!


hahahaha..!!


yang di ikuti gelak tawa beberapa anggota nya yang berada di sana.


kami juga ketua, kami siap dengan antrian berikutnya.


ujar salah satu bawahan nya kepada joni.


sekarang kalian semuanya keluar dari ruangan ini..


biarkan aku bersenang-senang terlebih dahulu, nanti akan ada waktu untuk giliran kalian perintah joni kepada bawahan nya.

__ADS_1


haha..hahaha..!!


gelak tawa joni dengan saliva nya yang terlihat mengalir di sudut bibirnya.


bergegas wandi dan tiga anggotanya keluar dari ruangan bawah tanah tersebut.


saat ini tinggal joni yang sudah mulai mendekati reva yang masih terikat di kursi.


cantik..!!


aku janji memberikan sesuatu yang tidak akan kamu lupakan, tenang saja akan ku lakukan secara halus dan pelan. ucap joni yang mulai tak tahan dengan hasratnya.


joni mencoba mengelus tangan reva perlahan-lahan,


jahanam..!! bentak boy dalam benaknya. ini geli tahu..!!


joni juga perlahan membelai rambutnya reva yang notabene aslinya adalah boy yang sedang menyamar.


secara pelan tangannya yang kasar mulai menyentuh kaki dan merambat ke paha nya "boy" yang saat ini sedang menyamar.


busyet..!! ini geli woy...!!!


aku masih laki-laki normal teriak boy.


joni terkejut mendengar suara reva yang sepertinya ini bukan suara wanita.


lalu kenapa dia mengatakan dia seorang laki-laki normal..? tanya joni yang kebingungan.


joni langsung menampar wajahnya reva plak..!!


kenapa suara mu kedengarannya seperti suara laki-laki..?


siapa kamu..??


gadis ******..!! siapa kamu bentak joni penuh amarah.


haha..haha...hahahaha..!!


boy tertawa terbahak-bahak.


"aku adalah arwah yang gentayangan di ruang bawah tanah ini"


"aku sengaja masuk kedalam tubuh wanita ini"


"kalian akan aku bunuh semuanya"


sandiwara boy untuk mencoba menakuti joni.


aa..apa..siapa kamu..?


jangan ganggu kesenangan ku atau aku bunuh wanita ini sekalian ancam joni.


"hahahaha..!!


boy tertawa dan berkata, "aku akan bunuh kamu terlebih dahulu"


joni aslinya seorang yang penakut dengan hal-hal mistis berbau makhluk sakral.


ja..jangan..!! keluar kamu dari tubuh ****** ini teriak joni masih berusaha menggertak makhluk tersebut.


kenapa gadis ini tiba-tiba dirasuki makhluk ini..? sebenarnya makhluk apa ini..? batin joni.


"apakah kamu sudah siap aku makan" bentak boy yang menakuti joni, padahal di batin nya, boy sudah mulai tertawa-tawa melihat joni yang wajahnya kelihatan pucat dan ketakutan.


ja..jangan..!! aku akan keluar..!! jangan makan aku teriak joni ketakutan.


tanpa ba,bi,bu..!! joni lekas kabur dari ruangan bawah tanah tersebut dan wajahnya terlihat ketakutan sekali.


lalu terbersit di pikiran nya untuk tidak memberitahu kan keadaan sebenarnya apa yang terjadi di ruang bawah tersebut.


ketika sesampainya joni diluar, wandi sudah siap beraksi untuk turun kebawah. tapi, sedikit ada keheranan di benaknya..?


kenapa joni sudah keluar..? apa cuma 2 menit saja sudah joss..? sepertinya belum 3 menit aku keluar dari ruangan tersebut.


apa mungkin joni bisa segitu doang..? bacotnya aja yang gede, tapi aslinya cupu..!! haha..!! batinnya wandi tertawa.


sudah selesai, sekarang giliran elu wandi. gue meski ke kamar mandi di belakang dulu, perut gue sakit, karena asyik nya bercinta tadi. hehehe..!! joni mencoba menutupi apa yang sesungguhnya telah terjadi dan mencoba terlihat jantan di depan temannya.


dengan wajah yang terlihat mencibir, wandi lekas turun ke ruang bawah tanah. lalu dengan terburu-burunya, wandi melepaskan semua pakaian nya.


boy sudah mendapatkan bantuan dari rosis' (robot sistem) lalu berkata,


ternyata rosis' bisa menggerakkan peralatan apa saja yang ada di dalam gudang penyimpanan.


cincin penyimpanan ruang kehidupan ini benar-benar..??

__ADS_1


__ADS_2