
Di villa
Bunda dan Lea pergi menggunakan mobil menuju vila di atas bukit. Sesampainya di sana bunda masuk menggunakan kunci cadangan yang ia miliki dan ia melihat putranya sedang berenang di samping rumah lalu ia menghampiri putranya itu bersama Lea.
"Xylon Qtpetals anak kesayangan bunda sini naik nak" ucap bunda dengan lembut
"Bunda kenapa ajak dia kesini sih" ucap Xylon ketus
"Naik dulu sayang nih handuknya" ucap Bunda sambil memberikan handuk ke Xylon
Xylon naik ke atas kolam dan ia duduk disamping bundanya lalu ia mengeringkan rambutnya dengan handuk. Dilain tempat
Lea sedang membuatkan teh untuk suaminya itu dan setelah membuatkan teh ia menghampiri kedua insan itu di teras samping rumah ( Sudah ditunjukkan letak dapur oleh bunda )
"Ini minum dulu mas" ucap Lea sambil memberikan teh ya kepada suaminya
"Paan sih ga usah sok perhatian " ucap Xylon
"Xylonnn......" ucap bunda dengan menatap tajam putranya
"Hmm" ucap Xylon sambil menerima teh dari Lea lalu meminumnya
"Ga usah marah-marah gitu sama istri kamu ga baik " ucap Bunda sambil menjewer telinga xylon
"iyya bunda...maaf...oiya Kenapa bunda tiba-tiba kesini ?" tanya Xylon
"Bunda cuma mau meluruskan masalah kamu" ucap bunda sambil menatap lea
__ADS_1
"Masal-....." ucap xylon
Bunda memotong ucapan Xylon lalu ia menjelaskan semua tentang kesalahpahaman Xylon kepada Lea dan Fardhan. Setelah mendengarkan penjelasan bundanya kemarahan xylon.mulai mereda dan ia meminta maaf kepada istrinya.
"Maaf" ucap Xylon gengsi
"Iyah mas aku juga minta maaf kalo ada salah" ucap Lea sambil menunduk
"Ngomongnya yang bener sayang" ucap bunda ke Xylon agak ditekankan
"Aku minta maaf udah salah paham sama kamu" ucap Xylon menatap lea
Lea hanya membalas dengan anggukan dan senyuman
"Kan ini udah sore lebih baik kita menginap disini besok baru pulang gimana nak?" ucap bunda
Lea menatap mertuanya lalu mengangguk.
MALAM HARI
Bunda sudah tertidur dikamarnya ( mungkin karena kelelahan ) dan Xylon sedang mandi lalu Lea masih menyisir rambutnya didepan cermin.
Setelah mandi Xylon menatap istrinya dalam cermin dan ia menghampiri istrinya tanpa berhenti menatapnya.
"Cantik" ucap Xylon
"M-makasih mas" ucap lea
__ADS_1
Xylon mengarahkan Lea untuk berdiri dan menghadapnya, lalu ia menatap mata Lea sambil tersenyum.
"K-kenapa mas?" Tanya Lea
"Gapapa...mata kamu teduh sayang" jawab Xylon yang masih menatap lea
"S-sayang?" Gumamnya dalam hati Lea
Xylon memegang pinggang Lea lalu ia mendekatkan tubuhnya ke tubuh Lea.
Ia tersenyum ke istrinya dengan penuh arti dan Lea hanya berdiri dengan kaku tanpa ekspresi.
Satu kecupan mendarat di mulut Lea dan Lea tersontak kaget lalu menjauhkan tubuhnya dari Xylon namun Xylon menahannya lalu membawanya ke pelukannya. Xylon menggendong Lea dan ia menjatuhkan tubuh Lea di atas kasur. Lea terlihat khawatir dan Xylon hanya tersenyum . Saat Lea melihat Xylon membuka bajunya ia memberontak lalu berdiri.
"Kamu kenapa sih mas?" tanya lea
"Kamu yang kenapa ? harusnya kamu tau saya menginginkan kamu" tanya balik Xylon sambil menatap lea
"Tidak untuk saat ini mas..aku minta maaf" ucap Lea sambil mengambil hijabnya dan niqabnya
Lea pergi dari kamar sambil menangis bukan karena ia takut melakukannya, tetapi karena ia sudah menolak suaminya . Bukan karna Lea tidak mau melakukannya, namun karena ia sudah berjanji kepada abinya bahwa ia akan memberikan hak suaminya setelah suaminya lulus dari pesantren.
Xylon marah besar karena keinginannya tidak terpenuhi lalu ia membanting semua barang di kamar dan ia tak sengaja melukai tangannya sendiri dengan pecahan vas bunga.
'Arghhhhh' Xylon mengacak rambutnya lalu menampar pipinya
'Apa aku ga pantes buat Lea? ' Ucapnya sebelum pingsan karna kehabisan darah
__ADS_1
Semangat BESTie!!!