Xylon Qtpetals

Xylon Qtpetals
Kepedihan sesungguhnya


__ADS_3

Pagi Hari


Saat Xylon terbangun dari mimpinya dan menatap sampingnya namun ia tidak menemukan Lea lalu ia menelfon Lea


"Masih Pagi sudah buat masalah aja dia" gumam xylon


Dia mengambil handphone di nakas lalu menelfon Lea


"Kamu dimana?" ucap xylon


"Rumah sakit" ucap Lea dalam telfon


"Ngapain?" tanya xylon


"Ara sakit" jawab Lea


"Tau darimana?" tanya lagi xylon


"Mas Rian WhatsApp tadi pagi" jawab lagi lea


"Oh jadi lu langsung pergi" ucap Xylon ketus


"T-tadi mau pamit tapi takut ganggu kamu" ucap Lea tak enak hati


Xylon mematikan telfonnya dan ia bangun dari tempat tidurnya lalu ia ke kamar mandi untuk membersihkan badannya.


Ruang makan


Xylon memeluk bundanya dari belakang yang sedang memasak didapur lalu ia mencium pipi bundanya sekilas.


"Pagii bunda" ucap Xylon manja


"Pagi sayang" ucap bunda menatap xylon sekilas

__ADS_1


"Bunda masak apa ini?" tanya xylon


"Masak nasi goreng kesukaan kamu" ucap bunda sambil mematikan kompor


"Hmm kayaknya enak nih" ucap Xylon mengambilkan piring besar untuk bunda


"Pasti..Bunda tadi malem kan mau kedapur liat kamu sama Lea sekarang istri kamu dimana?" ucap bunda sambil mengambil piring dari tangan xylon


"Pergi" ucap Xylon sambil mencicipi sedikit dari wajan


"Kok ga sarapan dulu" tanya bunda sambil mencubit lengan xylon


"Ad yang lebih penting dari suaminya bunda" ucap Xylon enteng


"Siapa?" tanya bunda menatap serius anaknya


"Bunda..Xylon mau kuliah di Jakarta" ucap Xylon mengalihkan pembicaraan


"Maksud kamu?" tanya bunda


"Kamu baru ketemu Lea udah mau pergi lagi?" ucap bunda ketus


"Hehe besok Xylon penerbangan ke Jakarta bunda" ucap Xylon melihat jam tangannya


"B-besok?" ucap bunda ke arah meja makan


"Xylon sebenarnya udah daftar dari jauh-jauh hari bunda dan diterima ternyata" ucap Xylon mengikuti bundanya


"Ywdh gapapa yang penting kamu fokus kuliah dan jangan lupa pamitan sama istri kamu" ucap bunda sambil menaruh piringnya di meja


"Siap bunda" ucap Xylon sambil hormat


Malam hari

__ADS_1


Xylon mengambil Hoodie ya dibalik pintu kamar lalu ia memakainya dan pergi kerumah Lea. Sesampainya di rumah Lea ia melihat ada mobil didepan rumah Lea .


"Assalamualaikum wr wb" ucap Xylon didepan pintu


"Waalaikumsalam wr wb" ucap bang Fatih dan Fardhan


Xylon menatap Lea dengan senyum kecutnya lalu Lea berdiri dan menghampiri Xylon tetapi di tahan oleh Ara


"Bunda mau kemana?" ucap Ara sambil memegang tangan Lea


"Katanya bunda mau kerumah Lea dan menikah dengan ayah" lanjut Ara sambil memeluk Lea


Xylon yang mendengar percakapan itu hanya bisa tersenyum dengan menahan air mata yang akan terjatuh lalu ia menghampiri bang Fatih dan berpamitan dengan ya


"Bang gw titip Lea gw mau kuliah di luar kota " ucap Xylon berbisik pada bang fatih


Sebelum bang Fatih menjawab Xylon sudah pergi dan Lea mengejar ya namun Xylon sudah pergi terlebih dahulu dengan mobilnya.


Lea kembali kedalam rumahnya dan ia menemui bang Fatih lalu menanyakan Xylon kepadanya


"Bang tadi Xylon bicara apa?" tanya Lea


"Kamu sudah salah langkah dek" ucap Fatih lesu


"Maksud kamu bang?" tanya lagi lea


"Xylon itu suami kamu dan surgamu itu ada padanya " perjelas


"Iya bang Lea tau jadi tadi Xylon bicara apa sama kamu bang?" tanya Lea menatap abangnya


"Dia mau kuliah ke luar kota dan Abang rasa ada kekecewaan dalam matanya" ucap Fatih pada Lea dengan mengelus kepala lea


Ketika Lea dan bang Fatih sedang berbincang tiba-tiba Ara pingsan semua panik lalu pergi ke rumah sakit bersama.

__ADS_1


Semangat Bestiee!!


__ADS_2