Xylon Qtpetals

Xylon Qtpetals
Perpisahan


__ADS_3

Rumah Xylon


Xylon memasuki rumahnya dan ia disambut oleh bundanya.


"Udah pulang sayang sini bunda bantuin bawa tas kamu" ucap bunda sambil mengambil tas dari tangan xylon


"Makasih bunda" ucap Xylon dengan senyumannya


mereka berdua menuju kamar lalu bunda menaruh tas Xylon di depan lemari dan bunda pergi ke dapur untuk membuatkan Xylon minum.


"Ini sayang minum dulu" ucap bunda sambil memberikan gelas ke xylon


Xylon mengangguk lalu meminumnya.


"Maaf bunda tadi gabisa jemput kamu sayang" ucap bunda sambil mengambil gelas dari tangan xylon


"Iyah bunda gapapa papah dimana?" tanya xylon


"Masih di luar kota sayang" jawab bunda


"Bunda" ucap Xylon sambil menatap bundanya


"Iyah sayang" ucap bunda


"Xylon mau pindah" ucap Xylon menunduk


"M-makud kamu?" tanya bunda


"Xylon mau sekolah dikota bunda biar mudah masuk universitas" ucap bunda yang paham dengan putranya


"Terus Lea gimana?" tanya bunda


"Terserah dia mau ikut atau engga" ucap Xylon dengan nada rendah

__ADS_1


"Ywdh nanti bunda bicarakan dengan Lea" ucap bunda


"Hmm" Xylon hanya berdehem


"Kamu istirahat sekarang ya sayang" ucap bunda sambil mengusap rambut putranya


Bunda meninggalkan kamar Xylon dan ia pergi ke kamarnya lalu menghubungi Lea.


Dalam telfon


"Halo" ucap bunda


"Assalamualaikum bunda" ucap lea


"Ehh iya waalaikumsalam nak" jawab bunda


"Ada apa ya bunda?" tanya lea


"Xylon mau pindah ke kota kamu mau ikut atau tidak?" tanya balik bunda


"Sekitar 3 tahun" ucap bunda lirih


"Emm maaf bunda Lea tidak bisa" ucap Lea


"Oh ywdh gapapa...untuk baju Xylon yang disana biarkan saja " ucap bunda kecewa


"Iyah bunda sekali lagi Lea minta maaf" ucap Lea tak enak


"Tak apa nak" ucap bunda dan langsung mematikan telfonnya


Bunda mematikan telfonnya lalu ia mengurus semua keperluan Xylon dan sekolah barunya.


Sedangkan Lea sedang merasa tidak enak dengan bunda dan suaminya.

__ADS_1


"Gimana nih kalo Lea pergi nanti kalo bang Fatih ada urusan keluar kota siapa yang menghandle pesantren ...Lea juga tidak ingin merepotkan Fardhan terlalu banyak." Gumamnya dalam hati


Fatih tiba-tiba muncul dari belakang Lea dan ia mengagetkan adeknya itu.


"Dorrr" Fatih menepuk kedua bahu lea


"A-astaghfiruloh...Abang ihh jahil" ucap Lea


"hahaha makanya jangan melamun" ucap Fatih dengan tertawa


"Abi dan umi sudah berangkat bang? maaf Lea tidak bisa mengantar ke bandara" tanya lea


"Sudah...tidak apa Abi dan umi sudah memaklumi juga" jawab fatih


"Abang ada apa kesini? pasti ada maunya nih" ucap Lea sambil mencubit perut abangnya


"Suudzon nih Lea cantik" ucap Fatih dengan mengusap perutnya


"Terus apa?" tanya lea


"Ada Fardhan didepan sedang menunggu kita untuk membahas pesantren" jawab fatih


"Ywdh sebentar Lea pake niqab dulu bang" ucap lea


"Abang tunggu di ruang tamu yaa" ucap Fatih sambil mengacak-acak kerudung lea


"Abang ihh jahilnya kelewatan" ucap Lea kesal


Dari kejauhan Fatih tertawa sepuasnya lalu ia menghampiri Fardhan dan duduk didepannya . Lea memakai niqabnya lalu mengikuti abangnya ke ruang tamu dan ia duduk di sebelah Fatih.


Mereka bertiga membahas tentang perkembangan pesantren dan Tugas mereka masing-masing nantinya . Di sela-sela perbincangan Lea membuatkan minum untuk Fatih dan juga Fardhan. Setelah selesai membahas Fardhan pulang untuk mengambil barang-barangnya dan tinggal di rumah Lea tepatnya satu kamar dengan Fatih.


(Dirumah Lea ada pembantu cewe jadi tenang)

__ADS_1


Semangat Ya bestiee!!!


__ADS_2