Xylon Qtpetals

Xylon Qtpetals
Kehadiran Rian dan Ara


__ADS_3

Lea Manghampiri Xylon lalu duduk disampingnya.


"M-mas" ucap Lea


"X-Y-L-O-N" ucap xylon


"I-iyya Xylon...kamu masih marah ke aku?" tanya lea


"Hmm" ( Biasa )


Lea memegang tangan Xylon perlahan lalu ia mencium tangannya.


"Maafin aku mas...aku kemarin menolak kamu karena ingin menepati janjiku ke Abi" ucap Lea


"Hmm"


"Kamu gamau maafin aku mas?" tanya lea


"Udah gw bilangin panggil gw Xylon bukan mas paham ga sih Lo!!!" ucap xylon tegas


Umi yang melihat anaknya dan menantunya sedang bertengkar ia pun menghampiri keduanya.


"Assalamualaikum wr wb" ucap umi


"Waalaikumsalam wr wb"jawab Lea dan xylon


"Gimana keadaan kamu nak?"tanya umi ke xylon


"Baik umi"ucap xylon


"Udah mau sore ayo masuk keruangan" ucap umi sambil menatap putrinya dan menantunya


Xylon mengangguk ia pun berdiri lalu berjalan ke ruangannya dengan di bantu Lea dan di ikuti oleh uminya.


[ Abi sedang duduk di sofa ruangan Xylon ]


"Assalamualaikum wr wb Abi" ucap Xylon pelan


"Waalaikumsalam nak" ucap abi


"Ehh nak Xylon gimana keadaan kamu?" Lanjut abi


"Sudah lebih baik bi" ucap Xylon sambil duduk ke tempat tidurnya dengan dibantu Lea


"Iyah bi kayaknya besok udah boleh pulang mas Xylon" ucap Lea sambil duduk di sebelah xylon


"Alhamdulillah kalo begitu...mau dijemput siapa nak?" tanya abi

__ADS_1


"Bunda saja bi...ga usah merepotkan Abi" ucap xylon


"Ga merepotkan kok nak" ucap abi sambil menatap menantunya


"Bunda saja Abi" ucap Lea


"Oh ywdh...Lea kemari nak duduk sebelah Abi" ucap abi


Lea menghampiri abinya lalu duduk disampingnya.


"Iyah Abi kenapa?" tanya lea


"Tadi nak Fardhan kesini?" tanya abi


Lea hanya mengangguk


"Sebenarnya gini nak...Abi kan Lusa udh harus pergi keluar negeri untuk berobat nah Abi meminta nak Fardhan untuk mengurus pesantren kita menurut kalian gimana nak?" tanya abi ke lea


"Menurut Lea sih gapapa BI kan mas Fardhan lebih berpengalaman mengurus pesantren abinya jadi gampang buat dia mengurus pesantren kita juga" ucap lea


"Kalo nak Xylon?" ucap abi sambil menatap xylon


"Setuju dengan yang dikatakan Lea bi" ucap Xylon sambil tersenyum kecut


"Yasudah kalo kalian setuju nanti Abi kerumah nak Fardhan untuk membahas persoalan ini" ucap abi sambil menatap umi


"Tapi menurut Umi lebih baik jika nak Fardhan bersedia mengurus pesantren kita lebih baik untuk sementara waktu ia tinggal di pesantren kita bagaimana?" tanya umi


Lea dan Xylon hanya saling bertatapan lalu mengangguk.


"Bundanya Xylon dimana?" tanya umi


"Sedang keluar sebentar Umi" ucap Lea


"Oh ywdh Abi sama umi nitip salam buat bunda kamu Xylon" ucap umi ke xylon


"Tapi umi apakah lebih baik jika umi menunggu bunda?" tanya Lea


"Sudah mau sore nak kita juga ingin bertemu bundanya Xylon tetapi kan kita harus kerumah nak Fardhan juga" ucap umi menjelaskan ke lea


"Oh ywdh umi Abi hati-hati" ucap Lea


Abi dan umi bangun dari duduknya lalu pergi meninggalkan ruangan.


Xylon Tiduran di ranjangnya lalu Lea menghampiri dan duduk di kursi sebelahnya.


"Mas mau minum?" tanya Lea

__ADS_1


"Ga" jawab xylon


"Makan?"tanya lea


"Ga usah bawel deh gw mau tidur" ucap xylon


"ywdh mas...Aku ijin ke kantin sebentar agak laper" ucap lea


"Hmm"


Lea berdiri lalu meninggalkan ruangan Xylon dan ia pergi menuju kantin rumah sakit. Saat dia berjalan menuju kantin tiba-tiba ada anak kecil umur 4 tahun menabraknya sambil menangis lalu memeluknya dan Lea refleks menggendongnya.


"Kenapa sayang hm?" ucap Lea sambil mengecup kepalanya


"nda papa bunda" ucap anak kecil itu sambil memeluknya dalam gendongan


"B-bunda?" Lea terkejut


Tak selang berapa lama ada laki-laki kira-kira umur 24 thn menghampirinya lalu menatapnya dan Lea pun langsung menunduk.


"Maaf Ara sudah merepotkanmu dia memang sedikit nakal" ucap lelaki itu


"Oh nama kamu Ara ?" ucap Lea sambil menatap mata ara


"Iyya bunda" ucap Ara


"B-bunda ??" tanya Rian


Ara tersenyum lalu menenggelamkan mukanya ke bahu Lea .


"Gapapa mas... Ara panggil aku bunda lagian aku juga suka anak kecil" ucap Lea dengan masih menunduk


"ohh...Nama kamu siapa?" tanya Rian


"Lea" ucap lea


"Maaf sebelumnya bisa bantu saya?" tanya Rian


"Bantu apa mas?" tanya balik Lea


"Ara harus diperiksa ke dokter gigi karna tadi malem sampai demam karna giginya sakit tapi saat dibawa ke ruangan dokter dia takut dengan dokternya lalu Ara kabur...bisa kamu menemaninya agar dia tidak kabur?" ucap Rian menatap ara


"Insyaallah bisa mas" ucap Lea sambil mengusap kepala ara


"Ywdh ayo lewat sana" ucap rian sambil menunjuk ruangannya


mereka bertiga pun pergi ke ruang dokter gigi seperti satu keluarga kecil.

__ADS_1


Semangat Bestieee!!!


Maaf baru update


__ADS_2