
Andrew pulang ke rumah dengan membawa seribu beban.
sedangkan orang tua Andre memutuskan untuk tinggal di rumah Esti yang berada di Siantar bersama Fani dan sudung Helen dan Arman berangkat ke bandara untuk melakukan perjalanan ke Siantar.
perusahaan kini di tarik oleh Arman dan di tangani Aldi asisten Arman sampai Tempo yang di berikan oleh orang tua Andre.
masalah pengeluaran keuangan di serahkan sepenuhnya kepada Aldi .
" sayang , ucap Sisil,
" hmm , jawab Andre dengan deheman.
" Transfer dong bulanan ku, ucap Sisil.
" belajar lah berhemat, ucap Andre.
" apa maksudmu sayang,
" Sisil sekarang aku tidak berkuasa atas keuangan, ucap Andre dengan sedikit emosi,
" apakah kamu tega sayang melihat aku malu didepan sahabat sahabat ku, ucap Sisil.
" jadi aku harus bagaimana, ucap Andre..
" kamu harus nya tau Deddy dan mami memberikan kuasa penuh terhadap Aldi jangan memaksa ku, ucap Andre..
Andre merasa parustasi dengan keadaan sekarang ini semuanya membuat dia jadi serba salah kemana dia mencari Esti sedangkan untuk biaya hidup yang di berikan Deddy nya tidak sesuai..
Sisil merasa kecewa dengan keadaan keputusan orang tua suaminya dan kembali ke orang tua nya..
__ADS_1
" papah, panggil Sisil kepada orang tua nya.
" tumben kamu ke sini, ucap Jani papah Sisil..
" Sisil sedang kesal pah, ucap Sisil.
seorang wanita cantik datang membawa kopi untuk suaminya yaitu mamah nya Sisil..
" Ada apa dengan putri mamah, ucap Nadin mamahnya Sisil..
Sisil menceritakan tentang suaminya, Jani dan Nadin tidak terima putri nya di abaikan karena seorang wanita yang tidak jelas bagi mereka.
" kamu harus tegas dengan suamimu itu sil, ucap Nadin..
" benar mamah kamu, ucap Jani.
" Sisil harus gimana mah, ucap Sisil," mas Andre sudah di blok dari semua fasilitas olah orang tua nya, ucap Sisil dengan emosi..
" Kamu minta kompisasi dari Andre, ucap Jani..
" ya gak bisa pah, ucap Sisil," semuanya sudah di pindah tangan kan ke asistennya Aldi oleh mertuaku.
" nanti papah yang akan menemui Andre, ucap Jani..
" baik lah pah, ucap Sisil," tapi jangan lama-lama ya pah, ucap Sisil lagi..
" hmm, deheman Jani menjawab Sisil.
Andre sedang mengobrol dengan Aldi asisten nya Tiba tiba kedua mertua nya datang..
__ADS_1
" papah, ucap Andre," ada apa papah menemui ku? ucap Andre..
" papah ingin meminta penjelasan tentang Sisil, ucap Jani.
" penjelasan apa yang papah ingin kan, ucap Andre," kami baik baik saja pah, ucap Andre..
karena Andre tidak mengetahui Sisil meninggalkan rumah mereka Andre sibuk mencari informasi tentang Esti dan tidak pernah memperhatikan sisil istrinya..
" baik baik katamu, ucap Nadin," jika baik baik Sisil tidak akan membawa barang barang nya ke rumah, ucap Nadin sedikit emosi..
" apa maksud mamah" ucap Andre..
" tuan Andre saya permisi, ucap Aldi,..
Aldi tidak ingin mendengar perdebatan mertua dan menantu itu.
" hmm, jawab Andre,..
" tunggu, ucap Jani memberhentikan langkah Aldi..
" kamu tetap di sini, ucap Jani"saya ingin tahu kenapa hal ini bisa terjadi hanya karena wanita yang tidak memiliki kejelasan itu, ucap Jani dengan lantang..
" pah, ucap Andre, "saya ingin tahu apa tujuan papah dan mamah ke sini, ucap Andre..
" kamu ingin tahu, ucap Nadin," Sisil ingin bercerai dengan mu, ucap Nadin " dan ingin minta kompisasi dari mu, ucap Nadin lagi..
*apa reaksi Andre mendengar Sisil ingin bercerai ...yokk ikutin terus cerita nya.
jangan lupa tinggalkan jejak untuk mendukung novel ku 👋👋👋*
__ADS_1
" terimakasih"