" Tidak Perlu Kaya Yang Penting Bahagia"

" Tidak Perlu Kaya Yang Penting Bahagia"
Esti orang tua tunggal untuk adiknya


__ADS_3

Esti memasuki ruang bayi



esti menangis memeluk adiknya



esti menggendong adiknya



Esti memandangi wajah adiknya


,, saat aku memasuki ruang bayi, suster memberikan bayi di pangkuan ku aku memeluk nya aku menangis ,aku akan memberikan kehangatan untuk mu dek aku akan menjadi orang tua tunggal untuk mu kita akan melewati semuanya , sambil mencium pipi bayi Esti membisikkan sesuatu di telinga bayi yang di beri nama sama Esti Ibrani , Fani dan suster ikut meneteskan air mata


" Esti dan Fani keluar dari rumah sakit setelah menyelesaikan administrasi ibran


" imutnya adikmu es ganteng banget mirip dengan ommu , mancung putih pokoknya sempurna ,dulu es pertama kali aku lihat ommu aku sempat naksir lho aku kira sepupumu,aku gak heran samamu fan semuanya laki-laki kau naksir kata Esti


is kau ini kau kira aku apaan ,aku naksir bukan semu laki laki , ntar kakek kekek pun aku taksir, siapa tau kan selidik Esti ,nih pegang ibran aku mau nyetir ,hati hati kau jangan sampai adekku lecet,


sesampainya nya di rumah kediaman keluarga Esti


s



Esti memarkirkan mobil di garasi

__ADS_1


Esti bukan orang kaya tetapi Esti mempunyai rumah sederhana peninggalan orang tua nya



kamar bayi yang di sediakan oleh Esti dan Esti tidur bersama adiknya



ini kamar Esti pribadi


mereka tiba sudah senja Esti langsung masuk dan membaringkan ibran , tunggu ya dek kakak buat mandianmu sambil mencium pipi gembul ibran


es kau sudah kayak mamak mamak, sudah cocok untuk punya suami


aku akan mencari suami untuk bapak ibran


tapi yang kaya raya hehehe cengir Esti tua pun gak masalah fan yang penting dia mau terima adekku,,


gak apa apa lah yang penting dia kaya


akukan gak perlu cari uang lagi


Esti membaringkan ibran



ganteng banget adek kakak, fan lihat adekku ya, aku mau ke dapur bentar buat susu ibran


lain kali kau buat peralatan ibran di depan aja es biar gak jauh teriak Fani

__ADS_1


" iya iya cerewet kali kau kata Esti


Esti aku pulang ya aku takut Mama ku nyariin, emang nya tadi kau gak bilang mau ikut aku


bilang lah kalau gak aku bilang bisa jadi ayam geprek aku,kau Taukan mamak ku melebihi toa , hati hati kau salam buat Tante pringat kan Fani


iya


setelah malam pukul 7 , sudung datang ke rumah Esti untuk menyerahkan hasil jualan sewaktu di tinggalkan Esti


tok tok tok , suara pintu rumah yang di ketuk sudung,es,Esti kau di dalam


tunggu sebentar bang jawab Esti dari dalam Esti membuka pintu


masuk bang ,, ga usah es Abang di luar aja gak enak sama orang lain di kira ngapain ngapain kita, iya juga sih,


mana adekmu?


sudah tidur bang, es nanti malam siapa yang belanja , sekarang kan adekmu sudah di rumah , maaf ya es Abang gak bisa bantu kau , kau kan tau istri Abang, kalaulah istri Abang sebaik kau pasti Abang minta jaga adekmu sudung menunduk,


Santai aja bang Esti ngerti kok , nanti ibran Esti bawa aja ke pasar sebelum Esti dapat orang yang bantu Esti di rumah , gak usah mikirin Esti, lagian ibran anak nya anteng bang gak rewel nanti Esti Tarok di depan ,pas Esti belanja ibran Esti titip orang parkir biar di jagain Tutur Esti,,


kalau gitu Abang permisi ya dek ,nih omset penjualan tadi, sudung menyerahkan kantongan plastik yang berisikan uang,


masih lumayan ya bang ,iya kata sudung, makasih ya bang


setelah kepulangan sudung Esti pun masuk ke kamar karena rasa lelahnya Esti tertidur,, jam 1:30 Esti terbangun karena Esti tau jam kerja nya,, Esti melihat ranjang adiknya hallo adek kakak , jangan sedih ya sambil mengambil adek y, waktunya untuk berjuang , adek kakak harus jadi anak yang baik


*hidup harus bertahan ,

__ADS_1


jangan pernah menyerah ,


berikan dukungan Nya ya'😔😔*


__ADS_2