" Tidak Perlu Kaya Yang Penting Bahagia"

" Tidak Perlu Kaya Yang Penting Bahagia"
#rumah sakit


__ADS_3

Esti Tiba di toko mas yang dekat dengan kios nya


siang mas sapa Esti dengan penjaga toko mas


siang juga Esti yang cantik kata karyawan toko mas


ada yang bisa di bantu, Esti mau beli apa,, semua karyawan toko mas sangat mengenal keluarga Esti perhiasan emas nya semua dari toko mas cantik di beli almarhum ibunya,


eh malu malu Esti , ini loh mas Esti mau jual perhiasan almarhum kata Esti terbata bata,,


tiba-tiba muncul pemilik toko mas , lelaki yang sejuta pesona tampan baik dan ramah masih muda,, pria ini sempat jatuh hati pada Esti, akan tetapi dulu Esti masih kelas 10 , sementara pria ini sudah berumur 30 tahun belum mendapatkan jodoh


Esti sapa pria itu, karyawan toko cantik tau jika bos mereka pernah jatuh hati kepada Esti


eh om kata Esti dengan ramah karena Esti tidak mengetahui bos besar ini pernah jatuh hati pada nya,


ada apa es ,,kamu mau beli perhiasan??


enggak kok Om Esti mau jual perhiasan almarhum ibu


lho kok di jual apa Esti butuh uang , untuk apa es,?? kata pria yang bernama Juan itu ,


iya om Esti sedang memerlukan biaya hidup kata Esti cengengesan


es kamu sudah punya anak tanya Juan


iya om tapi ga punya ayah kata Esti bercanda,Juan menanggapi dengan serius


Juan yang masih ada rasa sama Esti langsung pergi sebelum pergi Juan mengucapkan kata-kata yang menyakiti hati Esti


om gak nyangka kecelakaan orang tua mu mungkin akibat memikirkan anak nya , kukira kamu wanita baik baik langsung pergi dari tokonya,,


Esti yang merasa sakit hati langsung mengeluarkan air mata,


Es tadi tujuan nya mau jual perhiasan kan kata salah satu karyawan,??


mereka semua tahu apa yang di rasakan Esti sakit hati , jangan sedih es bos hanya bercanda kata salah satu karyawan,,


gak kok kak Esti biasa aja ,lagian untuk apa sakit hati om itu bukan siapa siapa Esti dia aja yang sewot,, mau aku punya anak tanpa bapak apa urusannya,, dasar pria tua hehe kata Esti, para karyawan hanya melongo pasalnya bosnya kembali karena henpon tertinggal dan mendengarkan apa yang Esti ucapkan


nih kak menyerahkan perhiasan, Esti buru buru , keburu malam ntar gak dapet mangsa canda Esti


karyawan toko mengotak Atik kalkulator


__ADS_1


Esti masih di dalam toko akan tetapi gak menyadari sosok pria berdiri di belakang nya yaitu Juan pria tua yang di ucapkan Esti


Esti ini bisa 230 jt es kata karyawan.


gak bisa nambah ya kak kata Esti dengan nada memohon,


ini sudah harga yang terjangkau es karena Esti pelanggan setia kami salah satu dari mereka menjawab lagi


padahal Esti butuh 300 kak,, gak apa apa deh Esti pasrah,,


mau transfer atau ces ,??


transfer aja kak, Esti memberikan nomor rekening nya,


saat Esti berbalik Esti kaget melihat pria tua julukan yang diberikan Esti


eh om maaf Esti sengaja Esti menabrak Juan syukur ada ibran di gendongan nya,


ehh om juan dari tadi nungguin Esti dengan pedenya


***mampus aku apa dia mendengar ucapan ku tadi ya, kalau iya juga gak apa apa memang dasarnya tua hehe dalam hati Esti***


Juan membawa Esti dengan menyeret tangan Esti Juan gak mau karyawan nya melihat perdebatan dengan Esti


***om lepas sakit tangan Esti ,


Esti yang merasa ketakutan langsung memohon


maafin Esti om jika om mendengar omongan Esti, dengan menundukkan kepalanya***


**kamu tahu apa kesalahan mu , maaf Jawab Fani dengan tertunduk , Ibran masih tertidur di gendongan Esti,


Juan mengangkat dagu Esti dan berbicar dengan menyakiti hati Esti


kamu pikir kamu siapa ngomong seperti tadi


kamu pikir aku tertarik dengan perempuan seperti kamu yang punya anak tak punya suami , walaupun aku tua belum tentu tertarik dengan perempuan murahan, di sana masih banyak yang mau ku jadikan pendamping hidup ku bukan seperti kamu,asal kamu tau kamu gak selevel sama aku ingat itu melepaskan Esti,


Esti tidak menjawab menahan air mata nya , dan pergi


sebenarnya Juan orang baik tetapi dia yang masih punya perasaan sama Esti kecewa dengan Esti karena Esti jadi wanita murahan yang kenyataan nya bukan seperti dalam pikiran Juan


Esti berjalan ke mobil nya**


sampai di dalam mobil Esti meletakkan ibran

__ADS_1


Esti mengendarai mobil nya dengan kecepatan rendah tadinya Esti ingin menangis tetapi dia berpikir bodoh amat orang gak penting bagi Esti


tiba di di rumah sakit Esti memarkirkan mobilnya memasuki ruang ICU



berjalan ke ruang dokter


selamat pagi dok, !!


pagi silahkan duduk kata dokter,


bagaimana keadaan orang tua ku dok ??


mereka sudah di pindahkan ke ruang inap dan kedua orang tua adek sudah mulai pulih tinggal menunggu mereka sadar


makasih ya dok Esti ke ruang orang tua ku dulu kata Esti, dokter menjawab dengan sopan dan tersenyum, baik silahkan kata dokter,,


Esti langsung menuju ruangan yang di beri tahu oleh suster,,


Hay ibu Hay bapak apa kabar kalian kata Esti menyapa orang tua yang dia tak kenal,


cepat lah sadar biar bapak dan ibu memberi tahu dimana tempat kalian, Esti gak bisa terus menerus mondar mandir ke sini, selain ada ibran Esti Juga harus mencari uang kata Esti bicara sambil memegang tangan wanita paruh baya itu


tangan wanita paruh baya itu bergerak Esti yang menyadari merasa bahagia langsung memanggil dokter yang bertugas,,


dokter memeriksa pasien nya,,


semua sudah baik kata dokter' ibu itu memegang erat tangan Esti , dokter pergi


ibu sudah sadar, apakah ada yang masih sakit tanya Esti dengan kwatir,,


ibu itu menggeleng,, nama ibu siapa dan ibu dari mana tinggal di mana nomor telepon keluarga ibu ada biar Esti telepon mereka datang menjemput ibu,, kata Esti panjang lebar,,


ibu itu menggeleng kepala nya


aku gak tau aku, dan aku juga gak tau aku siapa jawab ibu itu


...bagai ribuan jarum menghantam dada Esti,...


... bagaimana ini , jika ibu ini gak ingat apa itu artinya aku harus merewat mereka lebih lama lagi dong , dalam hati Esti...


**ibu gak ingat kata Esti lagi di jawab dengan gelengan kepala, nah kalau yang sedang berbaring di sana ibu ingat kata Esti untuk meyakinkan , ibu itu menggeleng,


ancur minta , Derita apa lagi in membatin**

__ADS_1


ikuti kelanjutannya ya,, dukung cerita nya


kesombongan orang itu tidak akan membuat kebahagiaan,, demikian dengan kekayaan tetapi bagi Esti kebahagiaan saat menolong seseorang yang membutuhkan itu juga bentuk kebagian


__ADS_2