
setelah di nyatakan sembuh oleh dokter Esti membawa Arman dan ibu Helen ke rumah nya karena sekarang kedua orang tua itu masih kondisi lupa ingatan alias amnesia,
3 bulan berlalu orang tua itu masih di korsi roda akibat kecelakaan kaki mereka tidak bisa berpungsi tapi untuk sementara ntah kapan membaik y tetapi Esti tetap semangat untuk mengurus orang tua yang sama sekali Esty tau,, ibran sudah berumur 9 bulan yang sedang aktif aktif nya berjalan
ibran belajar berdiri
Ibran sedang merangkak
ibran di tuntun berjalan dengan Esti
***hehehe maaf jika foto nya gak sesuai
maklum femula kurang profesional 🙏🙏🙏
Helen yang sudah bisa bergerak duduk di teras rumah memandangi Esti bermain dengan ibran Helen tersenyum***
Helen yang sekarang di panggil ibu Esti, nama panggilan Hellen
f
Fani sahabat Esti
foto sudung
Juan pria matang memiliki toko masa
__ADS_1
Andre putra Helen dan Arman direktur utama
Sisil kekasih Andrea
Dea sahabat Sisil
Aldi asisten Andre
arman Deddy y Andre
ibu dari Fani
hehehe ,, maaf gak sesuai 🙏🙏
Esti sangat bahagia walaupun sekarang Esti harus menjual salah satu mobil nya Terios yang sering digunakan untuk bepergian jika ada acara , dan kini Esti hanya mempunyai satu pickup l 300 , menurut Esti jika pickup bisa di gunakan untuk belanja keperluan toko, dan bisa juga untuk bepergian kemampuan,,
Fani yang hampir 3 bulan tak bertemu Esti sangat merindukan sahabat baik nya dan juga ibran
Fani sedang duduk di salah satu cafe sedang menunggu teman kuliah nya ,,Fani fokus pada benda pipih di tangan nya tidak menyadari seseorang yang menyapa ,,
dek Fani , sedang apa di sini tanya pria itu tapi Fani masih asyik dengan henponya,
de, pria itu menepuk pundak Fani,, Fani pun kaget
eh om, kata Fani menjawab dengan wajah kaget
sedang menunggu siapa de,,??
__ADS_1
teman om tapi belum datang, aku jadi bosan kalau aku Tao gini mending aku bobo manis di kontrakan, kata Fani dengan kesal
lho kamu ngontrak fan kenapa gak tinggal sama orang tua,?
kejauhan om ntar telat kuliah jawab Fani,, Om kesini dengan siapa,?? Fani celenguk celenguk mencari seseorang teman nya Juan
sendiri tadi om sedang ada urusan kata Juan,
om boleh gabung ??
boleh boleh saja om lagian ini kan tempat umum siapa aja boleh duduk kata Fani menjawab pertanyaan Juan
tumben sendiri biasanya kamu selalu bersama sahabat mu , mungkin dia sibuk ya dengan anak nya tanpa ayah itu belum sempat Fani menjawab Juan terus bicara,
gak nyangka om sama temen mu itu kelihatan dulu begitu polos ternyata murahan, yang paling parahnya punya anak lagi mungkin orang tua nya meninggal karena memikirkan dia hingga kecelakaan ,
Stop om dengan suara yang tinggi emosi Fani naik , om jangan sembarang bicara mengenai sahabat saya, emang om tau apa dengan kehidupan saham saya, jangan karena om punya harta om sembarang menuduh Esti yang tidak tidak , Om gak tau apa yang Esti rasakan apa urusannya Om jika Esti seperti itu, emang nya om pernah kasih Esti makan sambil menunjuk nunjuk ke arah Juan,,
Juan yang merasa malu karena orang menatap Juan dengan tak suka
Juan pergi tanpa bicara
*apa maksud pembicaraan Fani tadi apakah aku salah bicara , kenapa dia yang emosi, aku jd malu batin Juan*,,
Esti yang masih mode emosi meninggal kan cafe,, menghubungi Esti
*cring cring bunyi henpon Esti,, Esti langsung menjawab
halo fan apa kabar apakah kau merindukanku kata Esti dengan suara manja*
lebay gak usah kepedean penyakit ku udah menular sama mu kali ya kata Fani di seberang,
ye sewotnya kau kenapa kau menelepon ku tumben sekali
tadi aku ketemu om juan di cafe,
terus apa hubungannya nya dengan ku kata Esti
ya ,,adalah kalau gak ada gak mungkin aku menelepon kau
emangnya kenapa tanya, **ga suka sama panggilan ku,
__ADS_1
ya enggak lah orang aku juga menunggu**
seseorang ,,,,