"AKU DAN KE 3 SODARA KU"

"AKU DAN KE 3 SODARA KU"
pray-12


__ADS_3

Semua orang sedang berada di dalam ruangan ku.mereka sedang berbicara bicara tentang hal hal yang membuat mereka tertawa.aku hanya bisa tersenyum melihat tingkah mereka semua dari atas ranjang ku,bagaimana bisa Karena aku belum di perbolehkan untuk bergerak yah jadinya cuman bisa tiduran di atas berangka ku saja.jujur saja ku masih marah dengan bang Kenzo dan teman teman nya karna mereka kelahi.aku gak suka kalau harus kakak ku kelahi sama orang yang aku benci,emang sih mereka udah ngelukai aku cuman gak kayak gini caranya.hemm tapi yasudah lah sekarang aku sudah tidak takut lagi dengan cowok itu karna mereka sekarang udah di penjara.lantas bagaimana perasan ku dengan kanglim?aku sangat heran dengan perasaan ini,kenapa aku bisa suka dengan teman Kaka aku sendiri.hemm tapi sudah lah aku tak mau ambil pusing.begitu lah hati ku berbicara.


"oi ke sambet setan nantik ngelamun Bae"ucap bang Hyunwo ngagetin ku


"hahahahahhhah"ketawa semuanya


"apaan sih bang hyunwo gak lucu Lo"ketus ku


"hehe maaf habisnya kamu ngapain ngelamun aja?"tanya bang Hyunwo lagi


"is kepo kali tau ah serah adek masih marah sama Abang semua"ucap ku paling muka


"jangan marah dek,udah tu ngambeknya"sambung bang Kenzo


"gak"jawab ku singkat


"adek maafin lah kami ya, kami cuman mau jagain kamu aja"mohon bang Ian dan bang leon


"serah"jawab ku singkat


"is dingin bat dah.ni gara gara Lo sih zo kami juga kena sasarannya"ketus bang leon kesal


"yah namanya aku kesal waktu tu"jawab bang Kenzo


"ini gara gara si raimon ni ngadu ngadu gak jelas ma adek awas aja tu anak"ucap bang Kenzo geram


"sudah sudah jangan kelahi ini di rumah sakit enggak enak nantik di dengar orang"pinta bang adit semua mengangguk


#BANG KANGLIM DAN BANG SYAH DATANG#


"nah makanannya"ucap bang Syah

__ADS_1


"wih banyak bener nih"kata bang hyunwo


"Iyah dong siapa dulu yang bayarin"pede bang Kenzo


"eleh bepean"semirik bang Ian dan Leon


"yaudah yuk lah makan dan laper gue ni"ucap bang Hyunwo lagi


"soal makanan aja lu cepat"ledek bang Ian


"biarin"😝ejek bang hyunwo


"sudah jangan berantam ayok makan"aja bang adit semua pun makan


mereka semua pun makan,kenapa gak ajak aku?yah karna aku sedang tidur.bang kanglim juga tidak memakan makanannya melainkan sibuk melihati aku dari tempat duduknya.ia hanya memakan beberapa cemilan saja bukan nasi yang Ian makan.terkadang ia melamun memikirkan sesuatu yang gak aku ketahui,mungkin kah dia menyukai aku?mungkin saja tapi semua itu hanya bisa di jawab oleh waktu dan perasaan saja.mereka semua pun selesai makan,dan aku pun juga terbangun karna merasakan sakit pada kepala


"auw arrrgggg sakit....hiks hiks a..Abang...hiks s..a...kit arrrgggg auw"ucap ku ke saluran


"Ke..pa..la ad.ek sakit ba...Ng"kata ku menangis


"Raimon panggil dokter cepat"pinta bang Kenzo


"adek sabar yah,tahan dulu dokter bentar lagi datang,adek yang kuat"ucap bang kanglim semua orang pun memandangnya heran


"sa...kit bang hiks hiks hiks"kataku


"sabar yah sayang dokter bentar lagi datang"ucap bang Kenzo dan bang Aditya


\#DOKTER PUN DATANG\#


"dokter tolong adek saya"pinta bang Syah

__ADS_1


"tenang den ini akan kami atasi,mohon untuk tunggu di luar"pinta dokter itu pada semuanya


mereka pun keluar.sedangkan aku di periksa sama dokter itu di dalam ruangan.setelah di periksa dokter pun berbicara dengan ku


"kondisi kamu tidak apa apa"heran dokter itu


"lantas mengapa kamu merasakan sakit di kepala kamu?"tanya dokter heran


"hehe sebenarnya saya cuman ngerjain Abang saya aja dok"kata ku cengingisan


"anak jaman sekarang gak akan yang bener"ketawa dokter itu


"lalu apa yang akan saya katakan pada Abang kamu?"tanya dokter itu


"bilang saja saya tidak bisa di selamat kan dok.saya mau lihat reaksi Abang saya heheh"pinta ku ketawa


"hahah kamu emang jahil banget baik lah"ucap dokter itu tertawa dan pergi


\#DOKTER PUN KELUAR RUANGAN\#


"dok gimana keadaan adek saya?dia gak papa kan dok?"tanya bang Syah dan bang Aditya panik


"dok jawab jangan diam aja.adek saya gak papa kan?"tanya bang Kenzo ulang


"maaf kami tidak bisa menyelamatkan adek kamu"kata dokter itu


"a apa gak gak mungkin adek gue meninggal gak.lo bohong kan dokter gak mungkin tadi adek gue baik baik aja gak,gak mungkin"ucap bang Kenzo gak percaya


"gak usah bercanda dok gak lucu permainan nya"tegas bang kanglim


"maaf ini sudah takdir sebaiknya relakan saja"pinta dokter itu

__ADS_1


"apa Lo bilang relakan,Lo gak tau dia adek kesayangan kami"bentak bang Kenzo


__ADS_2