
\#HARI-HARI TELAH BERLALU\#
Dan kini saatnya buat aku dan Aurora lanjutkan kuliah ku.ya aku dan Aurora kuliah di satu kampus yaitu kampus ternama di kota kami"universitas negeri Malang"nama yang bagus bukan ya tentu saja karna kampus itu adalah pilihan Abang tersayang ku.kini pagi hari telah tiba saat nya buat aku dan Aurora bangun dan bersiap pergi ke kampus baru ku.dan awal cerita nya aku sudah kembali dengan ke 3 Abang tersayang ku dan sekarang mereka telah berkumpul dengan ku lagi.aku dan Aurora pun selesai bersiap dan bergegas turun ke bawah buat sarapan.terlihat sudah ke 3 Abang tu telah menunggu aku dan Aurora.
aku dan Aurora pun menyapa mereka ber 3 dengan hangat mereka membalas nya dengan senyuman yang manis.
"ayok dek sarapan,udah selesai makanan nya"ajak bang Adit
"iya bang,"jawab aku dan Aurora
ya sekarang bang Adit sudah tak dingin lagi dengan Aurora dan bahkan sekarang mereka sudah bisa bercanda ria bersama namun beda dengan bang Kenzo entah kenapa dia masih bersikap dingin dengan Aurora dan tak banyak kata yang bahkan dia bicara kan sama Aurora.dan jujur saja dia emang Abang ku yang sangat dingin tapi tidak dengan ku malah justru bang Kenzo lah yang sangat bawel banget dengan ku.apa mungkin emang udah sikap bang Kenzo seperti itu tapi sudah lah aku tak ambil pusing.kami ber 5 pun langsung memakan makanan kami dengan sangat lahap, 5 menit kemudian akhirnya kami pun selesai makan,dan bergegas pergi ke kampus di antar oleh bang Syah dan bang Adit karna bang Kenzo ada kerjaan mendadak jadi tidak bisa ikut mengantar kan kami,jarak rumah dan kampus tidak begitu jauh hanya saja memakan waktu yang cukup lama.kami hanya memerlukan 30 menit untuk menempuh perjalanan itu.
sesampainya kami di kampus aku dan Aurora pun langsung berpamitan dengan bang Syah dan bang adit
setelah itu ke 2 Abang ku pun langsung pergi.aku dan Aurora pun mulai berjalan menelusuri lorong-lorong kampus tersebut,banyak sekali mata mata para kakak kelas dan adek adek kelas yang melihat kami bahkan ada yang membicarakan kami berdua cuman kami tak ambil pusing dan tetap berjalan menuju ruang kepala kampus.sedang asik-asik nya berjalan tak sengaja aku menabrak segerombolan Abang kelas sontak aku pun terjatuh di lantai,dengan cepat Aurora menolong ku untuk berdiri
"ma maaf ka, narisya ga ga sengaja"ucap ku gugup
"siapa kamu,berani berani nya kamu nabrak kami.kamu gak tau kan siapa kami di sekolah ini"ucap salah satu teman nya dengan lancang
"ma maaf ka, narisya ga sengaja.ma maaf ka"ucap ku takut
"lagian kan kami dah minta maaf ka,tolong dong jaga etiket nya kami juga murid baru di sini makanya kami gak tau"jawab Aurora tegas
"kalian yang harus sopan dong kami Abang senior kalian di sini"bentak teman nya
"ma maaf ka kami tidak sengaja dan kami harus pergi ke ruang kepala kampus"ucap ku membungkuk dan berjalan
"urusan kita belum selesai"ucap seseorang itu
Aku dan Aurora pun langsung berjalan ke ruang kepala kampus, setibanya kami di sana kami berdua pun langsung masuk ke dalam ruang kampus tersebut dengan sangat sopan.
"permisi pak kami murid baru yang kemarin mendaftar di sini"ucap Aurora
"oh iya sini kalian harus mengisi beberapa berkas berkas"jawan guru itu kami pun mengangguk
15 menit kemudian, lonceng masuk pun berbunyi.aku dan Aurora pun di antar masuk ke dalam kelas yang sudah di tetap kan ya kelas aku dan Aurora berbeda,aku sangat sedih mendengar itu.namun Aurora tetap menyemangati aku.aku pun hanya tersenyum,sekarang aku sudah berada di dalam kelas ku dan banyak sekali mata mata yang melihatin aku.
aku pun di suruh memperkenalkan diri di depan kelas
nama:narisya mauliza arini
umur:19 tahun
asal. :Bandung
__ADS_1
itu lah yang aku sebutkan di depan kelas.semua orang pun berteriak histeris pada saat aku tersenyum akupun tak tau apa yang sebenarnya terjadi.dan ada apa dengan senyum ku tapi aku pun langsung pergi ke tempat duduk yang sudah ibuk guru itu berikan.kebetulan aku duduk di sebelah anak laki-laki yang katanya dia culun dan tak punya kawan bahkan pada saat aku hendak duduk di situ banyak sekali anak laki-laki yang meminta ku agar duduk bersama nya namun aku menolak dan tetap duduk di samping anak laki-laki yang culun itu.kini pelajaran pun di mulai aku memperhatikan setiap titik penjelasan yang di jelaskan oleh guru itu.setiap materi pelajaran yang di jelaskan membahas tentang beberapa macam cara hidup dan pembahasan tentang planet-planet luar angkasa.
kini waktu 2 jam sudah habis buat kami membahas pelajaran dan saat nya buat kami semua istirahat.semua siswa siswi pun bersorak gembira dan pergi berlarian ke kantin sedangkan aku masih sibuk menyusun buku buku ke dalam tas.ku lihat anak laki-laki di samping ku sangat tegang dan tak mau bicara aku pun memberanikan diri untuk menengur nya
"Hay"sapa ku dia pun tersenyum
"Hay"balasan dari nya
"siapa nama kamu?"tanya ku lagi
"nama aku Rasya"jawab nya tersenyum
"oh Hay Rasya aku narisya senang berkenalan dengan kamu"ucap ku senang
"iya.kenapa kamu mau bicara dengan aku?"tanya Rasya
"hemm kenapa kamu bicara seperti itu.?"tanya ku bingung
"tidak heran lagi.aku ini laki-laki yang gak punya teman.aku jelek cupu kenapa kamu mau berteman dengan aku?"tanya dia lagi
"tidak masalah.karna aku tidak memilih dan membedakan teman.mau dia jelek ganteng yang penting dia teman yang baik buat aku.kalau kamu mau kamu bisa kok bergabung dengan aku.kebetulan di kampus ini juga ada sahabat aku tapi aku anggap nya kakak aku namanya Aurora kami anak baru di kampus ini."tawar ku pada nya dengan senang hati dia tersenyum
"baik lah aku mau"ucap nya senang
"yasudah Ayuk kita temuin dia"ajak ku di mengangguk
aku dan Rasya pun langsung pergi menemui aurora.dan ternyata Aurora sudah menungguku ku sejak lama di depan pintu kelas ku.aku pun terkekeh kecil melihat muka nya yang sudah merah karna kesal
"udah setengah jam yang lalu Aurora nunggu.dari mana aja sih"kerutuh Aurora kesal
"hehe maaf Aurora tadi habis bicara sama teman baru nih kenalin"jawab ku tersenyum
"ooh Hay Aurora"ucap AURORA
"Hay juga aku Rasya"jawab Rasya
"yauda ayok ke kantin aku sudah sangat lapar"ajak Aurora kami berdua mengangguk
kami pun langsung pergi ke kantin kampus tersebut.sudah banyak sekali mahasiswa yang makan di sana sampai sampai kami bingung mencari tempat buat duduk.dan kebetulan ada satu meja yang kosong dan cukup buat kami ber 3 duduk.kami pun langsung memesan makanan.10 menit kemudian akhirnya makanan kami pun sampai dan kami pun langsung melahap nya.di saat sedang asik asik nya makan tiba-tiba saja Abang Abang yang ku tabrak tadi siang menyamperi kami ber 3 sontak aku pun ketakutan karena melihat muka mereka yang sudah merah padam karna emang kayak mau mukul orang.mereka pun menyamperi meja kami ber 3
"kamu ikut kami"ajak bang itu menarik ku
"ada apa ka"tanya ku takut
"sudah ikut kami"ucap Abang itu
"mau kalian bawa ke mana sodara ku?"tegas Aurora
__ADS_1
"bukan urusan mu"jawab mereka dan pergi membawa ku
"narisya,"panggil Aurora pada ku tapi di hadang oleh Rasya
"biarkan saja,narisya tidak akan di apa apakan sama mereka"ucap Rasya
"bagaimana kamu tau"ucap Aurora panik
"aku sudah lama sekolah di sini.dan aku juga kenal siapa mereka,mereka tidak akan menyakiti narisya.mereka cuman ingin menjadikan narisya sebagai pacar dari bos mereka.kita lihat saja nantik"kawan Rasya Aurora hanya bisa menunggu pasrah
\#posisi aku tempat nya di belakang kampus\#
kini aku pun di bawa mereka ke belakang kampus.dan ternyata tempat itu adalah taman yang sangat bagus.aku pun terkejut dengan ke indahan taman itu.kemudian aku pun mulai bertanya pada para Abang Abang yang membawa ku ke situ
"hiks hiks hiks kenapa aku di bawa ke sini ka?"tanya ku menangis
"husssttt kamu tenang ya,kami tidak akan menyakiti kamu"Jawab salah satu dari mereka
"bos ini dia cewek yang sudah nabrak Bos tadi pagi"gumam salah satu temannya
"bagus,kerja kalian sangat bagus"jawab orang itu
"hiks hiks hiks hiks mau apa kalian sama aku hiks hiks hiks hiks"tanyak ku menangis
"tenang lah cantik kami tidak akan melukai kamu"jawab nya santai
"karna kamu sudah menabrak saya tadi pagi.kamu harus terima akibatnya"ancam nya pada ku aku pun menangis pada saat pria itu mengeluarkan pisau dari saku celana nya
"hiks hiks hiks hiks hiks hiks hiks tolong ja jangan lukai a aku"ucap ku memohon dan menangis
"husssttt jangan berisik cantik"pinta pria itu yang mulai melukai tangan ku
"auw hiks hiks hiks he henti kan aarrrgggg ku ku mohon"ucap ku terbata bata karna menahan terauma akan darah
"hemm,jujur sih aku tak tega melukai kamu.hemm sebagai hukumannya kamu harus jadi pacar aku dan kamu harus nurut semua apa kata aku gimana kamu mau"ucap pria itu dengan senyum nya
"i iya a a aku ma mau"jawab ku terbata bata dan pingsan
aku pun pingsan di tempat karna tak tahan lagi dengan darah yang terus saja mengalir dari tangan ku akibat perbuatan mereka semua.ya bisa di bilang kan mereka ber 4 dan yang melukai aku ternyata anak dari mafia yah kemungkinan begitu.karna cemas pria itu menggendong ku dan membawa ku ke UKS aku pun di tanganin oleh Abang Abang senior di UKS tersebut.dan kebetulan Aurora dan Rasya lewat di depan UKS tersebut Aurora yang menyadari bahwa pria itu yang membawa ku pun langsung menyamperi nya.
"dimana sodara ku"tanya Aurora dengan marah nya
"dia sedang di tanganin di UKS tenang lah"jawan pria itu santai
"apa yang sudah kalian lakukan pada sodara ku ha"tanya Aurora lagi
"hanya melukai sedikit tangannya dan menjadikan dia sebagai pacar ku"jawan pria itu santai nya
__ADS_1
"kurang ajar.berani berani nya kalian melukai sodara ku ha.awas kalian ya gak akan ku biarkan kalian"ancam Aurora dan masuk ke dalam ruangan ku
Aurora pun langsung masuk ke dalam ruangan ku begitu pun dengan rasya.terlihat sudah dengan nya seseorang berbaring lemas di atas beranka dengan muka pucat pasi tak berdaya Aurora pun terduduk diam di lantai dan menangis melihat ke adaan ku yang tak berdaya sebab apa karna selama ini sahabat yang dia sayang tak pernah terluka dan sekarang sahabat nya di buat terluka oleh laki laki yang tak punya hati Aurora pun menangis dan di tenangkan oleh rasya