
"tenang lah narisya akan baik baik saja"ucap Rasya
"bagaimana mungkin aku bisa tenang melihat narisya seperti ini.ini semua karna pria gak punya hati itu,tak akan aku biarkan mereka dan aku akan membalasnya"ucap Aurora penuh amarah
#aku pun sadarkan diri#
"a aku dimana?"tanya ku yang mencoba mengingat apa yang baru saja terjadi
"kamu ada di UKS narisya,kamu gak papa kan?"tanya Aurora panik
"a aku ta takut"jawab ku menangis
"husssttt tenang ya kamu sekarang baik baik saja kok.ada Aurora di sini"jawab Aurora mencoba menenangkan ku
#ke 3 pria itu pun memasuki ruangan UKS#
"kamu sudah sadar"ucap pria itu
"jangan dekatin sodara ku"pinta Aurora tegas
"ups tidak bisa,karna sekarang dia adalah pacar ku.jadi dia harus nurut pada ku bukan pada mu"jawab pria itu santai
"tidak bisa.lo bukan siapa-siapa dia,narisya itu saudara gue dan Lo gak ada hak buat itu"jawab Aurora lagi
"he hentikan a aku gak mau denger perkelahian ini hiks hiks hiks tolong hentikan hiks hiks hiks hiks"ucap ku menangis
"husssttt jangan menangis sayang"ucap pria itu mengelus kepala ku
"jangan sentuh aku hiks hiks"ucap ku ketakutan
"Aurora bawa narisya pulang hiks hiks hiks"mohon ku menangis
"iya narisya ayok kita pulang"ucap Aurora
"tidak narisya akan pulang dengan ku"tolak pria itu
"gak usah menghalangi jalan kami"bentak Aurora dan dengan cepat membawa ku ke luar UKS
Aku pun langsung di bawa pergi oleh Aurora,dan tinggal lah ke 3 pria itu serta Rasya sendiri.aku dan aku Aurora pun memutuskan buat pulang kerumah,kebetulan kampus kami tak apa jika harus pulang di luan dan kalau bisa di bilang kampus ku kampus yang sangat teladan dan sangking teladan nya tidak tau aturan ya kami tak ambil pusing dan langsung pulang kerumah.kami pulang kerumah tidak di jemput melainkan naik TAX.trauma di hati masih ada menyiksa ku bahkan aku tak bisa melupakan tentang kejadian barusan yang terjadi di sekolah.pria itu tampan tapi kenapa begitu kejam.bahkan lebih kejam dari ke 3 Abang ku,lalu bagaimana jika ke 3 Abang ku tau jika aku di lukai oleh orang apa yang akan di perbuat oleh ke 3 Abang ku.sempat pertanyaan itu muncul di kepala ku aku pun pusing memikirkan hal itu.namun Aurora menyadari hal tersebut dan kemudian Aurora pun mengajak ku buat bicara agar rasa trauma ku menghilang.10 menit dari itu kami pun sampai rumah dengan cepat Aurora membopong ku ke dalam rumah terlihat sudah tatapan cemas di mata para Abang Abang ku,seribu pertanyaan di lantunkan ke pada ku.aku pun bingung menjawabnya,dan akupun memutuskan untuk pergi ke kamar.bukan malah menghindar tetapi malah sebaliknya justru ke 3 Abang ku mendatangi kamar ku dan menanyakan soal kondisi keadaan ku
"dek,kamu kenapa kok bisa kayak gini?"tanya bang Adit cemas
__ADS_1
"siapa yang udah buat kamu kayak gini dek?"lanjut bang Syah
"bilang sama kami,siapa yang udah berani melukai adek tersayang kami siapa?"kini amarah bang Kenzo sudah tak tertahankan lagi
"adek gak papa bang"jawan ku tersenyum
"gak adek bohong.gak mungkin tangan kamu terluka kalau tidak kenapa kenapa.siapa yang udah lukain kamu ha?jangan sampai Abang yang cari orangnya"ancaman yang paling aku takutkan keluar dari mulut bang Kenzo
"a adek tadi pagi enggak sengaja nabrak Abang senior.adek udah mintak maaf namun Abang itu tidak mau maafin adek dan mereka memutuskan untuk melukai adek tetapi bos dari mereka semua meminta adek agar menjadi pacarnya hiks hiks"jelas ku menangis
"kurang ajar siapa yang udah buat adek ku terluka ha.aurora siapa yang udah buat narisya kayak gini jawab Abang"ucap bang Kenzo marah besar
"sabar zo sabar tenang jangan emosi"ucap bang Adit
"gimana mau tenang bang,adek yang Kenzo sayang di buat terluka kita sebagai abangnya tidak pernah melukai adek.tapi kenapa orang-orang brengsek itu melukai adek ku ha"amarah bang Kenzo kini sudah memuncak
"besok Kenzo akan cari orang yang udah melukai narisya dan besok juga Kenzo akan mendatangi kampus adek"ucap bang Kenzo pergi keluar kamar ku
"Abang hiks hiks jangan kayak gitu hiks hiks"ucap ku menangis
"husssttt adek jangan nangis adek gak boleh nangis yah sayang bang Kenzo Abang balik lagi nantik kamu jangan sedih yah adek"ucap bang Adit dan bang Syah menenangkan ku
"hiks hiks hiks hiks a adek salah ya bang,maaf Abang"ucap ku menangis lagi
"adek,yah sudah tidur adek nya"ucap bang Adit tersenyum
"yaudah bang biar roman letak kan adek di tempat tidur"ucap bang Syah dan langsung meletakkan ku di atas tempat tidur dan tidak lupa menyelimuti aku
"yaudah Ayuk keluar biarkan adek tidur"ucap bang Adit mereka semua pun .
\#mereka ber 3 pun pergi ke luar kamar ku\#
"Aurora sebenarnya apa yang terjadi sama narisya?"tanya bang Syah
"Aurora juga gak tau bang,pada saat kami sedang makan di kantin tiba tiba saja narisya di Tarik paksa sama Abang Abang itu, Aurora pengen bantu namun di halang oleh mereka"jawab Aurora bersalah
"maafin Aurora bang"ucap Aurora lagi
"sudah sudah jangan sedih Aurora tidak apa apa,biar mereka Abang yang urus"jawab bang Adit
"kalau gitu Aurora pulang kerumah ya bang,soalnya orang tua Aurora udah pulang"ucap Aurora pamit
__ADS_1
"yaudah Aurora baik baik ya di jalan hati hati"pinta bang Syah Aurora mengangguk dan pergi
Kini Aurora pun telah kembali kerumah nya,sedih sih karna aku bakal kesepian dirumah dan tak ada lagi teman buat aku tidur.ya sudah mau gimana pun Aurora pasti akan kembali lagi dan bermain-main ke rumah ku .
#pukul 17.00#
kini hari sudah sore dan waktu pun sudah menunjukkan pukul 5 sore.aku pun bangun dari tidur ku dan melihat di samping ku ada bang Kenzo sedang menunggu ku bangun,aku pun langsung memegang tangan nya dengan lembut...
"bang Kenzo"panggil ku memegang tangan nya
"iya adek,kamu sudah bangun."ucap bang Kenzo
"sudah Abang,Abang kenapa?"tanya ku lagi
"maafin Abang yah adek tadi siang Abang sudah melihatkan amarah Abang ke adek,dan itu pasti akan membuat adek sangat takut kan?"ucap bang Kenzo sedih
"tidak apa-apa bang Kenzo, adek gak papa kok."jawab ku tersenyum
"yasudah adek bangun yuk mandi udah sore habis itu kita pergi makan keluar"ajak bang Kenzo tersenyum
"Iyah Abang,adek mandi dulu ya Abang"ucap ku lagi dan berjalan ke kamar mandi
Bang Kenzo pun langsung pergi keluar kamar ku dan berjalan ke ruang keluarga, ternyata bang Syah dan bang Adit sudah ada di sana.mereka berdua sedang memainkan hp di tangan mereka masing masing.bang Kenzo dengan jahilnya pun mengagetkan mereka berdua sontak mereka pun kaget dan hp mereka berdua pun jatuh ke bawah bang Kenzo pun tertawa dengan puas
"hahahaha jatuh deh hp nya"ledek bang Kenzo
"apaan sih zo jahil banget jadi orang"celoteh bang Adit
"tau tu bang Kenzo jahat"lanjut bang Syah
"lihat ni hp Raimon jadi rusak kan"marah bang Syah
"iya iya maaf kan bisa beli lagi"ucap bang Kenzo santainya
"yaudah beliin pakai uang bang Kenzo ya"kata bang Syah senangnya
"iya deh pakai uang Abang"jawab bang Kenzo
"yaudah nantik beli yang baru sekalian ajak adek makan di luar"ucap bang Kenzo
"siap bang ku,yaudah Raimon mandi dulu yah dah gerah ni biar ganteng."katanya pede
__ADS_1
"yaudah mandi Sono"pinta bang Adit bang Syah pun langsung pergi ke kamar nya