
#pukul 12.00#
hari sudah menunjukkan pukul 12 siang dan bertanda waktu makan siang sudah tiba,dan saatnya lah buat aku dan ke 3 Abang ku pun untuk makan siang bersama,tapi waktu itu aku masih tidur di kamar,kan ke 3 Abang ku sudah berada di meja makan di luan.
"Kenzo bangun kan narisya"pinta bang Adit
"iya bang"jawab bang Kenzo dan berjalan ke kamar ku
#SKIP - DALAM KAMAR KU#
"nyenyak banget tidur nya"gumam bang Kenzo
"adek bangun narisya dek bangun yuk makan siang Ayuk bangun"ucap bang Kenzo mengelus kepala ku
seketika itu bang Kenzo di kaget kan oleh badan ku yang panas pada saat ia memegang kening ku.
"adek badan kamu panas,adek kayak mana ini aku harus bilang sama bang Adit"ucap bang Kenzo berlari ke ruang makan
dengan perasaan cemas bang Kenzo pun langsung berlari ke ruang makan dan menemui bang Adit,dengan nafas yang tergesa-gesa bang Kenzo pun berbicara...
"ada apa zo kok panik gitu"tanya bang Adit
"narisya bang,narisya"katanya terbata bata
"narisya kenapa Kenzo?"tanya bang Adit panik
"badan adek panas bang"jawab bang Kenzo
"apa,yaudah ayok ke kamar adek"ajak bang Adit
ke 3 Abang ku pun langsung berlari ke kamar ku,karna sangking panik nya mereka melupakan niat untuk makan siang dan memiliki untuk mengurus ku, sesampainya di kamar ku ke 3 Abang ku pun langsung bergegas mendekat ke arah ku
"adek narisya sayang bangun adek,"ucap bang Adit
"panas banget badan adek bang"kata bang Syah
"bagaimana mana ini bang?kita bawa aja adek ke rumah sakit bang"usul bang Kenzo
"Raimon siap kan mobil cepat kita bawa adek ke rumah sakit cepat"pinta bang Adit
"iya bang"jawab bang Syah pergi
"adek sayang bangun,jangan buat Abang cemas adek bangun sayang"ucap bang Adit panik
"narisya dek bangun,"kata bang Kenzo memegang tangan ku
"bang ayok cepat bawa adek ke rumah sakit"pinta bang Syah yang tiba-tiba muncul
"iya"jawab kedua Abang ku
dan aku pun di gendong oleh bang adit,bang Adit pun langsung membawa ku ke dalam mobil.bang Syah pun langsung menjalankan mobilnya dengan kecepatan penuh karna mereka emang terlalu khawatir dengan ku,padahal cuman panas dikit sih tapi segitu khawatir nya mereka dengan ku. 15 menit di perjalanan akhirnya sampai lah di rumah sakit bang Adit pun langsung menggendong ku dan membawa ku ke dalam rumah sakit,pada perawat pun datang membawa beranka akupun di letak kan di atas beranka tersebut dan di dorong ke dalam ruang UGD
"mohon tunggu diluar"pinta perawat itu.ketiga Abang kupun mengangguk mengerti.kini pikiran mereka di penuhin dengan rasa cemas yang melambang,mereka benar-benar takut akan terjadi sesuatu padaku, sebenarnya mereka trauma pada saat kejadian itu,kejadian yang membuat mereka takut akan kehilangan ku lagi,tapi untung nya Allah SWT masih ngasih aku kesempatan buat hidup kembali dan hanya kedua orang tua ku lah yang tiada.10 menit sudah mereka menunggu dan berharap ada kabar baik yang mereka dengar.akhirnya dokter pun keluar...
"keluarga pasien"kata dokter itu
"kami dok,kami semua Abang nya"kata bang Kenzo
"giman keadaan adik saya dok?dia sakit apa?"tanya bang Adit cemas
"adek kamu terkena sakit tipes,akibat panas yang terlalu tinggi"jelas dokter itu
"apakah adek saya bisa sembuh dok?"tanya bang Adit panik
"bisa,dan saya saran kan supaya adek kamu melakukan rawat inap agar saya bisa memastikan bahwa adek kamu baik baik saja"jelas dokter itu
"baik dok lakukan yang terbaik buat adek kami"pinta bang Kenzo dokter mengangguk mengerti
"kalau begitu saya permisi dulu"izin dokter itu undur diri
"silahkan dok"kata ke tiga Abang ku
#KE 3 ABANG KU PUN MASUK KE DALAM RUANGAN KU#
Entah perasaaan apa yang saat ini ada pada diri mereka,saaat ini mereka emang benar benar takut untuk kehilangan ku,jujur aku tak tega melihat mereka sedih namun apa daya tu badan ku emang bener bener tak berdaya waktu itu.badan yang lemas terbaring di atas beranka,mata yang terpejam tak mampu untuk ku membukanya serta raga ku yang berbaring lemah dan jiwa ku yang pergi melayang entah kemana.itu semua membutuh kan waktu untuk ku kembali.sekarang hari sudah semangkin sore waktu juga sudah menunjukkan pukul 17.00 bertanda waktu magrib sudah hampir dekat,namun aku pun tak kunjung datang,itu membuat ke 3 Abang ku semangkin cemas,bang Kenzo bang Aditya dan bang Syah pun tak henti-hentinya menunggu dan memanggil"namaku berharap aku cepat sadar kan diri.hampir 15 menit dari itu mereka menunggu akhirnya aku pun sadarkan diri.dengar sekuat tenang aku membuka mata ku dan menerobos cahaya yang masuk ke dalam mata ku,dengan samar"aku sudah dapat melihat keberadaan ke 3 Abang ku yang sedang duduk di samping ranjang ku sembari memegang tangan ku,dengan suara yaang samar"aku pun memanggil mereka
"Abang"panggil ku dan tersenyum
"adek"jawab ketiga Abang ku senang
"akhirnya kamu sadar juga dek"kata bang Adit mencium kening ku
"kamu gak kenapa" kan adek Abang senang kamu dah sadar"sambung bang Syah dan bang Kenzo bersamaan
"maaf Abang udah buat Abang semua cemas,maafin adek bang udah nyusahin Abang"kata ku sedih
__ADS_1
"kamu gak nyusahi sayang,kami semua sayang sama kamu.maka nya kami gak akan biarkan kamu terluka"jelas bang Adit tersenyum
"makasih Abang,udah mau rawat adek dan jaga adek"kata ku terharu
"sama"adek manis"jawab ke tiga Abang ku
"Abang,adek mau pulang"mohon ku pada ketiga Abang ku
"gak adek,kamu harus di rawat di rumah sakit keadaan kamu masih belum pulih"larang bang Kenzo tegas
"bener kata Kenzo,adek harus tetap di rumah sakit yah"lanjut bang Adit menyetujui bang Kenzo
"bang Syah adek mau pulang"mohon ku kali ini pada bang Syah
"kali ini Abang gak bisa ikutin kemauan adek,adek juga harus sembuh jadi adek tetap di rawat di rumah sakit oke"jawab bang Syah yang membuat ku sedih
"sayang jangan sedih gitu dong,kamu harus sembuh kami semua gak mau kamu kenapa kenapa,"kata bang Adit aku mengangguk mengerti
"adek mau makan?"tanya bang Syah aku menggeleng
"adek mau es krim?"tanya bang Kenzo aku menggeleng
"adek kenapa sayang?marah yah sama Abang karna gak bolehkan adek pulang"ucap bang Adit sedih
"adek jangan marah dong"mohon bang Syah
"adek mau istirahat dulu yah Abang,adek tidur dulu"kata tu tertidur
"kayaknya adek marah bang sama kita"kata bang Syah sedih
"yaudah gak papa mungkin karna adek gak suka di bawa ke rumah sakit"jelas bang Adit
"Iyah bang,biar kan aja adek tidur kasihan badannya juga masih panas,biarkan dia istirahat"kata kak Kenzo mereka mengangguk ngerti
#AURORA PUN DATANG#
"Narisyaa.....!!!!!"teriak Aurora yang tiba-tiba datang
"husstt...narisya tidur Aurora jangan di ganggu"larang bang Syah
yah hanya bang Syah lah yang gak cuek ke Aurora,sedang kan bang Kenzo dan bang Aditya mempunyai sikap yang begitu dingin ke Aurora entah mengapa itu terjadi pada mereka,tapi mereka tak ambil pusing karna di pikiran mereka cuman keselamatan aku.
"maaf bang roman"kata Aurora terkekeh
"narisya terkena sakit tipes karna badannya tdi panas banget di rumah"jelas bang Syah padanya
"tapi narisya gak kenapa kenapa kan bang?"tanya nya lagi
"enggak Aurora narisya baik baik aja sudah biarkan dia istirahat"pinta bang Syah pada aurora,ia mengangguk mengerti
# 3 HARI KEMUDIAN#
Aku pun keluar dari rumah sakit dan aku juga sudah kembali masuk ke sekolah lagi,kebetulan aku satu sekolah dengan Abang ku,bang Syah kami hanya berjarak 1 tahun.aku kelas 10 dan bang Syah kelas 11.jadi bang adit dan bang Kenzo tak perlu cemas pada ku pada saaat aku di sekolah, karna sudah ada bang Syah yang menjaga ku.emang sih selama di sekolah aku tak kan bisa pergi sendiri bahkan ke kantin aja harus bareng bang Syah,dan kadang istirahat juga harus sama bang Syah "membosan kan."kegutuh ku dalam hati namun aku tak mengusik itu.kebetulan hari itu ada anak baru masuk ke lokal ku dan banyak dari teman teman ku yang membicara kan mereka aku pun tak ambil pusing,aku juga bahkan tak sibuk siapa mereka Giman wujud mereka yang ku tau kalau aku sampai dekat dengan laki laki bang Syah tak akan tinggal diam,aku tak ingin bang Syah buat masalah di sekolah hanya karna aku,bahkan Aurora saja sibuk membicarakan mereka padaku
"narisya katanya ada murid baru Lo"katanya
"yah trus?"tanya ku santai
"iya mu gak senang gitu karna ada cogan masuk kelas kita?"tanya dia balik
"gak menurut aku biasa aja sih"jawab ku singkat
"astaga narisya,mereka itu ganteng banget sumpah dah,masa kamu bilang mereka itu biasa aja.aduh narisya mata kamu tolong dong di buka lebar"celoteh Aurora pada ku
"iya menurut aku mereka biasa aja"kata ku lagi
"dah ah aku mau masuk kelas dulu,entar di marahin sama bang Syah kalau tau aku masih di luar kelas"ucap ku berjala ke dalam kelas
"tungguin narisya"teriak Aurora
"biasa aja kalik gak usah teriak"kataku pada saat sudah sampai kelas
"habisnya kamu sih main tinggal"Lin aku segala"ucap nya kesal
"makanya jangan bicarakan mereka"kata ku lagi
"iya"maaf"katanya
"hemmm"deheman dari ku
#LONCENG MASUK PUN BERBUNYI DAN PARA GURU DATANG KE KELAS MASING"#
"pagi anak"hari ini kita kedatangan murid baru"jelas guru itu
"ayok silahkan masuk kalian berdua"pinta guru itu
__ADS_1
"perkenal kan diri kalian"pinta guru itu lagi
"Hay mana ku alan"
"dan aku Gege"
"wah tampannya"
"ganteng banget"
"suami gue tu"
begitu lah siswi di kelas ku menilai mereka
"baik lah alan kamu duduk di sebelah narisya dan Gege kamu di sebelah aurora.acung kan tangan kalian"pinta guru itu
"iya buk"jawab ku bersamaan dengan Aurora
murid baru itu pun duduk di dekat ku dan Aurora,jujur aku sangat takut kalau sampai bang Syah tau "bisa kacau masalahnya ni"pikir ku dalam hati
aku pun sempat melamun sebentar,namun di sadarkan oleh Aurora."narisya"kejutan Aurora padaku
"apaan?"kataku
"jangan melamun oi"pinta Aurora
"hemm"jawab ku dengan deheman
pelajaran pun di mulai,guru ku pun mulai menjelaskan tentang tiap bait pelajaran,sudah hampir 2 jam kami di dalam kelas dan saat nya lah buat istirahat,lonceng istirahat pun berbunyi,semua siswa siswi pun bersorak meria karna pelajaran tlah usai,semua orang pun berhamburan keluar dari kelasnya masing-masing menuju kantin,
"narisya ayok keluar"ajak Aurora
"iya"jawab ku singkat
di saat aku ingin melangkah keluar,tiba" saja kepala aku merasa pusing
"auw"kata ku memegang kepala
"narisya kamu kenapa?"tanya Aurora panik
"kepala aku sakit auw"jawab ku merintih ke sakitan
"tunggu di sini aku akan panggil bang roman"ucap Aurora pergi
akupun menunggu Aurora di dalam kelas,hingga tak tau apa yang terjadi,semua pandangan ku merasa sangat buram dan kabur aku pun pingsan.aku pun di bawa oleh seseorang ke UKS entah siapa dia aku pun tidak tau jelas
#posisi aurora#
"bang roman"teriak Aurora
"ada apa dek?"tanya bang Syah
"narisya bang,kepala nya pusing"ucap Aurora
"apa,dimana narisya?"tanya bang Syah panik
"dia di kelas bang"jawab Aurora
"yaudah ayok ke kelas narisya"ajak bang Syah Aurora mengangguk
mereka berdua pun pergi ke kelas ku,sampainya mereka di sana mereka tak menemukan ku di dalam kelas.hal itu membuat bang Syah benar"sangat panik,begitu juga dengan Aurora merek berdua pun bercoba menanya kan pada siswa siswi yang ada di kelas,dan dari salah satu mereka menjawab"narisya di bawa ke UKS"itu lah kata siswi itu.tanpa berkata apa apa bang Syah pun langsung bergegas lari ke UKS.betapa terkejut nya bang Syah melihat 2 orang laki-laki di dekat aku yang berbaring lemah di atas beranka,kini emosi bang Syah pun meluap
BUKKKK....!!!!!!
satu pukulan nyaris mendarat di pipi sebelah kanan cowok itu
"Lo apain ha adek gue"tanya bang Syah penuh emosi
"santai gue gak ngapa2in adek Lo"elak cowok itu
"berengsek trus kenapa adek gue bisa kayak gini ha?"tanya bang Syah lagi
"adek Lo pingsan di kelas makanya kami bawa ke UKS"jelas cowok itu
"alah gak usah banyak bacot kalian"kata bang Syah kasar
"sabar bang roman"ucap AURORA
"Alan gege apa yang kalian buat sama narisya?"tanya Aurora
"kami tidak melakukan apapun,kami hanya membawa dia ke UKS karena tadi dia pingsan hidung nya juga sudah mengeluarkan darah maka dari itu kami membawanya ke sini"jelas alan
yah alan dan gege lah yang membawa ku ku UKS
...jangan lupa like dan komen yh🙏...
__ADS_1