
""sehabis meeting dengan natasya Rama memutuskan langsung balik kekantor nya.
hatinya seperti merasakan sesuatu yang kurang setelah makan siangnya dengan natasya, mungkin karena pertemuan itu hanya berdua saja tadi jadi Rama memikirkan kirana sepanjang pertemuan. dengan kecepatan rata-rata Rama tiba di kantornya, dengan segera Rama meraih ponselnya dari dalam saku celananya, ia menekan nomor kirana, hingga dari lantai dua pun kirana menjawab telepon dari Rama. setelah mendengar suara sang pujaan hati Rama akhirnya tersenyum manis setelah suara kirana dari lantai dua bersenandung lembut ditelinga Rama. hingga sampai mereka selesai berbicara di telepon senyuman Rama tidak pudar. memang kalau sudah cinta berkata yang waras bisa jadi seperti tak waras... ha.. ha.. ha...
"kirana... abang tunggu kamu yah dibawah ? ucap Rama mengakhiri teleponnya.
setelah Rama mendengar suara kirana , Rama kembali fokus ke pekerjaannya. mungkin suara sang kekasih adalah obat yang mujarab bagi segala kegundahan yang setiap kali dirasakan oleh Rama.
"sore ini Rama mengajak kirana jalan berdua lagi, mampir disebuah restoran mewah untuk berbagai pelanggan dari kalangan atas. kirana yang menginjakkan kakinya didepan restoran setelah turun dari mobil merasa takjub dan gugup karena untuk pertama kalinya kirana mengikuti Rama ke restoran ini, Rama memperhatikan rasa grogi dan gugup dari kirana, namun dengan penuh keromantisan Rama meraih tangan kirana dan menuntunnta duduk di meja yang sudah di pesan Rama sewaktu di kantornya tadi. kirana mengikuti setiap langkah Rama, walau kirana seorang gadis desa namun dia tidak malu-maluin dia tau segala peraturan dari orang - orang kalangan atas apalagi setelah dia berhubungan dengan Rama, banyak sekali yang dia pelajari, jadi jangan diragukan lagi, Rama aja melihat tingkah laku kirana tersenyum bangga pada sang kekasih karena dapat mengikuti setiap tindakan dirinya. setelah semua pesanan datang Rama dan kirana memulai santapan nya dengan sedikit bercanda mereka menikmati makan malam mereka. "tampak dari sebuah meja di sudut restoran, sepasang mata sedang memperhatikan Rama da kirana, kehangatan seorang Rama yang di kenalnya sangat berbeda disaat berbicara dengan dirinya, siapa lagi kalau bukan natasya yang kebetulan sedang janjian makan bersama sahabatnya, natasya memperhatikan kelembutan Rama terhadap gadis yang ada didepannya"
"siapa dia? kenapa Rama sangat bahagia saat bersama wanita itu? apa hbungan mereka? apakah itu kekadihnya?" semua pertanyaan ini muncul di pikiran natasya disaat melihat pemandangan yang tidak pernah diduga nya bahwa seorang Rama dapat memperlakukan seorang wanita selembut itu!.
sahabat natasya yang memperhatikan natasya yang sedang melamun dan mata tertuju kepada sepasang kekasih yang sedang bercanda ria sambil menikmati santapan mereka, menegur natasya hingga membuatnya kaget.
"sya.. ! loe lihatin apa sih? kok dari tadi gue lihat mata loe tertuju tuh ke arah mereka yang lagi romantisan!!!?? ucap sahabatnya kepada natasya.
"natasya yang masih kaget menjawab sahabatnya dengan sedikit muram.
"nggak kok, hanya saja sepertinya aku mengenal tuh cowok.?! jawab natasya.
"ah.. masa sich?! ucap sahabatnya ragu.
"iya... dia itu CEO dari perusahaan Aditya group perusahaan yang sedang kerjasama dengan perusahaan papa gue! jawab Natasya jujur.
""ohhh.. jangan -jangan loe cemburu kali... !lihat tuh CEO bermesraan dengan kekasihnya? ledek sahabatnya pada Natasya. natasya yang mendengar pernyataan sahabatnya mengatakan kekasih, natasya jadi tambah muram.
"loe kenapa sya, ? kok jadi bete gitu? atau jangan - jangan loe suka sama tuh CEO? memang sih tuh cowok tampan, lembut, romantis lagi !beruntung tuh cewek dapatin dia! ucap sahabatnya membuat natasya memandang kearah sahabatnya itu dengan tatapan tajam.
"kalau gue suka tuh cowok emang salah ya? emang sih gue pikir dia itu belum punya kekasih, tapi setelah gue lihat dengan mata kepala gue sendiri seperti ini,, harapanku pupus deh sudah !! ucap natasya lesu.
__ADS_1
"tapi sya, loe tanya aja dulu sipa tau itu bukan kekasihnya? bujuk sahabatnya.
""iya ya.. mendingan gue cari tahu dulu siapa tahu masih ada kesempatan. !! ucap Natasya sambil beranjak dari duduknya dan melangkah menuju meja dimana Rama dan kirana sedang menikmati makan malamnya.
"haii... pak Rama!! sapa natasya menghampiri Rama dan kirana.
"Rama yang melihat kehadiran natasya hanya mengangguk sambil menyunggingkan senyum dari sudut bibirnya.
melihat Rama menyambut wanita yang menghampiri mereka biasa saja kirana memutuskan untuk menyambutnya sambil menyodorkan tangannya.
"Hai... perkenalkan aku kirana?! ucapnya kepada natasya sambil menyodorkan tangannya.
"natasya membalas sapaan sopan dari wanita yang ada di hadapannya.
"natasya,... balas natasya menyambut tangan kirana.
"bang... temannya ya? tanya kirana sambil menoleh kearah Rama yang duduk menyelesaikan makannya.
"loh... kok bukan, tapi mbak nya kenal ba g Rama kok?! ucap kirana polos.
natasya yang mendengar jawaban Rama hanya bisa terdiam, karena memang mereka tidak seakrab itu untuk menjadi seorang teman, kalau rekan kerja sih iya, itu baru cocok.
"Rama yang mendengar celetukan kirana akhirnya menjelaskan pada kirana dengan sangat lembur dan manis.
"Dia ini, bu natasya !! rekan kerjasama perusahaan kita, kirana... !jawab Rama.
"ohhh... kalau gitu mari duduk mbak, tapi kita udah mau selesai makannya, mbak natasya mau biar kirana pesan? tawar kirana sambil mempersilahkan natasya duduk disebelahnya.
"natasya yang melihat kelembutan kirana membuat nya jadi tersentuh, "pantesan aja Rama , sangat lembut dan perhatian pada wanita ini !! ternyata dia wanita yang sangat baik dan sopan dan memiliki kelembutan alami, tidak di buat-buat seperti kebanyakan wanita diluar sana disaat mencari perhatian seorang pria. gumam natasya dalam hati.
__ADS_1
"ada perlu apa, bu natasya ada disini? tanya Rama tampa basa-basi, membuat kirana yang mendengarnya jadi tidak enak hati terhadap natasya.
maaf Pak Rama, saya hanya kebetulan saja berada disini bersama sahabat saya sedang makan malam, jadi tidak sengaja saya melihat anda sedang bersama seseorang sedang bersantap juga jadi saya menghampiri anda!!!" jawab natasya tampa ada yang ditutup-tutupi.
"ohhh.. perkenalkan ini kirana, dia adalah kekasihku! ucap Rama memperkenalkan kirana.
"kirana yang mendengar pernyataan Rama hanya tersenyum malu.
"ohh.. jadi dia kekasih anda, gadis yang beruntung dapat menaklukkan hati bapak Rama. jawab natasya dengan sedikit senyuman. walaupun sebenarnya didalam hatinya sedikit terluka, karena pria yang di sukai ternyata telah memiliki seorang kekasih, hancur sudah harapan natasya belum berperang sudah kalah".
"maaf Bu natasya, kalau tidak ada keperluan lain lagi, kami mau pamit pulang dulu!? ucap Rama ingin segera beranjak.
"oh.. iya Pak, tidak ada lagi silahkan! jawab natasya tanpa penahanan.
"ayo.. kirana, kita pulang !!? ajak Rama yang sudah beranjak dari duduknya menghampiri kirana yang masih duduk terdiam dan kebingungan, melihat sikap Rama yang tampak cuek terhadap wanita di sampingnya.
"iya bang... !jawab kirana dan segera beranjak dari duduknya. "oh ya mbak, kita pamit dulu yach? ucap kirana sebelum berlalu karena Rama sudah menarik tangan kirana dengan lembut.
"iya.... ! jawab natasya singkat. sambil melihat kedua insan itu berlalu dari restoran setelah membayar semua pesanan yang mereka santap tadi dimeja kasir.
"natasya kembali dengan wajah bete dan tak bergairah kemejanya semula, dimana sahabat-sahabatnya masih menunggunya.
"kenapa sya? tanya sahabatnya pada natasya setelah natasya kembali duduk.
"hmmm..... napas panjang keluar dari bibir seksinya. "wanita itu kekasihnya!! jawab natasya akhirnya.
"ya, udahlah sya! mungkin aja tuh cowok bukan jodoh kamu, jadi ikhlasin aja yah, masih banyak kok cowok di luar sana yang lebih baik dari dia! ucap sahabatnya menenangkan natasya.
"iya ya, ngapain juga aku jadi ngak semangat gini !? ucap natasya memberi semangat kepada dirinya sendiri, dan kembali berusaha untuk semangat dan melupakan Rama untuk sementara ini...
__ADS_1
bersambung..........