"Cinta Tak Berbalas"

"Cinta Tak Berbalas"
****" Maaf "****


__ADS_3

Author:


""setelah satu jam kirana pingsan, akhirnya dia sadar dan melihat sekelilingnya yang serba putih hingga pandangan kirana berhenti di sosok yang ada disisi tempat tidur pasien. "kirana sangat terkejut akan kehadiran Rama, lelaki yang selama ini menanti kehadirannya. kirana tersenyum walau dalm hatinya dia gugup, entah apa yang akan dia lakukan setelah kehadiran Rama, itulah yang ada dalam pikirannya. "dulu cinta Rama ditolak, sekarang apakah Rama masih mencintainya, dan mengharapkan balasan cintanya dari kirana, kirana juga belun tahu pasti. "yang tahu itu hanya author nya


saja"....😄😄😄".....


"""Abang.....!!, kenapa abang bisa ada disini ??" tanya kirana pada Rama yang terkejut akan kehadiran Rama disana.


""iya... ! tadi saat abang mau turun kebawah, abang tampa sengaja mendengar teriakan dilantai dua ketika pintu lift terbuka, jadi abang langsung keluar dari dalm lift menghampiri asal suara teriakan itu !! lalu abang lihat ada orang yang tergeletak, kata teman karyawanmu yang berteriak itu kamu habis dianiaya teman kerjamu,, "agar kamu langsung segera dibawa ke klinik, ya, tampa pikir panjang, abang langsung angkat kamu, meskipun abang belum tahu itu kamu."!


"waktu abang mengankat tubuhmu untuk dibawa ke klinik, abang lihat wajahmu kirana,..!! makanya abang tungguin kamu sampai sadar"! jelas Rama pada kirana.


""maafin kirana ya bang,!!? "kirana jadi repotin abang!!" ucap kirana sedih.


"ngak apa-apa kok kirana... malahan abang senang, karena abang bisa ketemu lagi sama kirana, !!. ucap Rama tersenyum bahagia pada kirana.


"oh,.. iya bang, ada urusan apa abang diperusahaan tempat kirana bekerja ?" tanya kirana karena penasaran akan kehadiran Rama diperusahaan tempat dia bekerja, ngak mungkin kan itu karena mau mencari diriku. itulah yang ada di pikiran kirana.


"oh. , itu.. "Rama jadi bingung antara mau jujur atau tidak," kalau aku jujur, apa kirana jadi menjauhi aku ya?" kalau aku bohong kirana pasti benci sama aku,


yah.., sama aja dong dijauhin. ya udahlah,.. mending aku jujur aja, daripada aku nanti dibenci lebih sulit ngedekatinnya. "gumam Rama bengong.


"Bang Rama, kok diam sih?" tanya kirana lagi.


"oh,, iya kiran,!abang juga bekerja disini, baru aja dimulai hari ini?jawab Rama tampa memberitahu jabatannya yang seorang CEO.


"Di bagian apa bang,? tanya kirana lagi.


"Tapi kalau abang jujur, kirana jangan jauhin abang ya?" ucap Rama, sambil menunggu jawaban kirana.


"Emang kenapa bang dengan pekerjaan abang ?"" ucap kirana penasaran.


"Dengan sedikit ragu-ragu akhirnya Rama berbicara jujur, walau resikonya akan membuat kirana akan lebih jauh darinya, karena Rama tahu pemikiran kirana, dulu saat Rama menyatakan cintanya pada kirana di desa, jawaban kiranapada Rama itu karena kirana tidak pantas untuk Rama !", apalagi sekarang setelah kirana tahu dia pewaris perusahaan tempat kirana bekerja, bisa-bisa tidak ada lagi kesempatan untuk nya. "itulah yang di takutkan rama.

__ADS_1


"Abang CEO di perusahaan ini kirana,!"makanya abang ragu-ragu untuk memberitahumu, karena abang takut setelah kamu tahu, kamu akan menjauhi abang lagi. !. "ucap Rama sambil memberitahu kekhawatirannya.


"Untuk apa abang takut.. ! itukan jabatan yang sangat tinggi, pantas kok abang punya jabatan itu secara kan abang itu lulusan sarjana,kenapa abang takut ?. "ya wajar dong bang.! jawab kirana polos.


apa karena kirana tidak tahu apa itu CEO atau karena memang kirana tidak mau tahu masalah pekerjaan Rama . "Rama tidak mengerti atas jawaban kirana, kenapa dia tidak terkejut sama sekali, atau jangan-jangan karena dia tidak peduli lagi akan perasaanku untuknya !, gumam Rama pelan karena bingung atas respon kirana.


"Jadi, kirana tidak akan menjauhi abang kan karena status abang, soalnya kan kirana dulu nolak abang karena perbedaan status kita kirana!. ucap Rama mengunkit kembali akan penolakan kirana dulu. "


"maafkan kirana bang..., bukannya kirana bermaksud mengecewakan abang, itu karena kirana belum siap bang,"balas kirana sambil menundukkan kepalanya. !


"Jadi, kalau sekarang abang minta kirana jadi pacar abang udah bisa ? tanya Rama sambil menyentuh pundak kirana tanpa menghiraukan dokter yang ada disana,.!"


"Maaf, pasiennya sudah bisa dibawa pulang pak,karena tidak ada yang perlu dikhawatirkan. ucap dokter wanita paruh baya itu memotong pembicaraan Rama dan kirana yang sedari tadi tanpa memperdulikan keberadaan sang dokter.


"Oh iya dok, maaf kami terlalu terbawa suasana, karena kami sudah lama tidak bertemu. ucap Rama.


"ya, udah tidak apa-apa, sekarang anda bisa bawa pasien pulang, karena keadaannya sudah tidak apa-apa. "balas sang dokter . padahal seandainya si dokter tahu siapa Rama sebenarnya pasti mereka akan dibiarkan begitu saja.


"ya udah terimakasih dok, kami permisi dulu!. balas Rama pamit. "sementara kirana hanya diam melihat


"kirana ,! abang gendong aja yach.. ?! ucap Rama, sambil meraih tubuh kirana.


"aduh.., ngak usah bang, kirana malu tau... !? balas kirana menolak. "namun sayangnya penolakan kirana tidak ditanggapi oleh Rama.


"Rama langsung membopong tubuh kirana keluar dari dalam klinik menuju tempat parkiran, semua mata tertuju pada mereka melihat pemandangan itu, namun tidak sebeboh kalau mereka tahu siapa Rama. "kecuali sang resepsionis yang membesarkan bola matanya melihat sang bos baru memberikan perhatian yang sangat istimewa untuk karyawan biasa seperti kirana. "Ada hubungan apa sebenarnya pak Rama dengan karyawan wanita itu?" itulah yang ada dipikiran si resepsionis tersebut. "


"Bang,!!.. turunin kirana dong, kan malu dilihatin sama karyawan lain !!!? pinta kirana pada Rama.


"namun Rama tetap tidak mau mendengarkan kirana, Rama tetap melangkah kakinya menghampiri mobilnya yang sudah menunggu didepan pintu perusahaan atas perintah Rama tadi pada satpam melalui resepsionis saat berada didalam klinik. , setibanya disana kirana diturunkan dikursi depan tepatnya disamping kemudi!"


"Rama juga masuk dan duduk dikursi kemudi, siap untuk menghantarkan kirana ke kontrakannya. "


"kiran alamat kamu dimana ?" tanya Rama.

__ADS_1


kirana pun memberitahukan alamatnya kepda Rama, dan Rama langsung melajukan mobilnya menuju kontrakan kirana dan nana. "


"Setibanya dikontrakan kirana, Rama langsung membopong tubuh kirana tampa memperdulikan penolakan kirana, hingga sampai ke ruang tidur kirana dan nana .


"kiran, kamu istirahat aja dulu yah, kalau masalah pekerjaan kamu tidak usah khawatir, nanti abang ijinin kamu sama atasanmu, ok!? ucap Rama.


"kirana udah ngak apa-apa kok bang, besok juga udah bisa kerja lagi. balas kirana.


"jangan kirana..., ucap Rama lembut . "kamu istirahat dulu sampai benar-benar sembuh, masalah pekerjaan ngak usah kamu pikirin, kamu lupa siapa abang?! ucap Rama membujuk kirana.


"tapi kirana, ngak enak loh bang, sama karyawan-karyawan yang lain, nanti abang dibilang pilih kasih lagi!.. ucap kirana menolak.


"Abang ngak perduli, yang penting kamu sembuh dulu baru masuk kerja ok, tidak boleh ada penolakan lagi, kalau masalah di perusahaan itu urusan abang, sekarang yang paling penting kesehatan kamu! . ucap Rama menekankan tampa ada bantahan dari kirana lagi"


"ok deh.. terserah abang aja, kalau gitu abang balik aja, ! siapa tahu abang masih punya urusan lebih penting, jangan gara-gara kirana pekerjaan abang jadi berantakan?! pinta kirana menyuruh Rama pergi.


"Kamu ngusir abang nihh! jawab Rama ketus atas ucapan Rama seperti mengusir dirinya.


"ngak bang, kan kirana udah ngak apa apa, lagian sebentar lagi nana pulang kok, jadi udah ada yang jagain kirana !".ucap kirana lagi.


"jadi, kamu disini ngontrak sama nana? tanya Rama


karena baru tahu kalau kirana ngontrak bareng nana.


"iya bang.., makanya abang pulang aja yah, biar kirana nunggu nana aja! jawab kirana.


"ngak, biarin abang nungguin sampai nana pulang, abang ngak bisa ninggalin kamu sendirian ok !!jangan ada bantahan lagi. ucap Rama.


"Kirana pun terdiam, tidak lagi memaksa Rama untuk pergi. ""maaf kan kirana bang "" itulah yang ada dalam hati kirana yang terdalam. sebenarnya kirana sangat senang ada Rama disana menemaninya, namun kirana kembali mengingat statusnya, kirana tidak ingin menyusahkan Rama, karena dulu kirana menolaknya, karena kirana takut di gunjingin orang,


tapi karena Rama tetap keras kepala akhirnya kirana menyerah, kirana takut menyakiti hati Rama lagi, ia tidak ingin karena keegoisannya akan menyakiti hati Rama lagi atas penolakannya, kirana memutuskan untuk mengikuti kata hatinya, untuk selalu ada didekat Rama, karena kirana mencintai Rama juga, berhubung rasa rindunya juga belum puas, jadi kirana ijinkan Rama berbuat sesuai keinginannya.


"Kadang hati kita tidak sesuai dengan mulut kira sendiri", begitu juga dengan kirana, walau mulutnya menolak kehadiran Rama, namun hatinya tetap menginginkan Rama berada disisinya.... "

__ADS_1


*****bersambung*****


__ADS_2