(Lie Mei) The Girl Who Against Three Worlds

(Lie Mei) The Girl Who Against Three Worlds
chapter 48: pangeran ke dua


__ADS_3

★di halaman belakang istana★


lie mei, lie Hao, lie Jiao dan lie Chen berkultivasi dengan obat peningkat milik lie Mei, dan kini lie mei sudah mencapai tingkat master perang level awal, lie Hao sudah mencapai tingkat master level menengah sedangkan lie Jiao dan lie Chen sudah mencapai tingkat master level awal


"kalo tuan berkultivasi secepat ini itu wajar saja, tapi aku tidak menyangka tuan kedua, tuan muda dan nona muda bisa berkultivasi secepat ini" batin Shang cai sangat kagum


dari kejauhan terlihat Zhu Tao, Zhu Shen, dan Zhu Ting yang sedang menuju lie Mei, lalu lie mei segera menghentikan kultivasi nya


"yang mulia saya sudah membawa semua prajurit ke istana, dan juga saya ingin memberitahu kalo jumlah prajurit kita bertambah menjadi 2 juta jiwa" ucap Zhu Tao


"baiklah, bawa mereka semua ke sini" perintah lie mei dengan datar


"kami mengerti" ucap mereka bertiga serempak lalu pergi meninggalkan lie Mei untuk membawa para prajurit ke halaman belakang istana


sepertinya karena aku menjadi calon kaisar, jadi banyak anak muda yang mau menjadi prajurit untuk melindungi kekaisaran meng ini dari peperangan besar nanti


"kak kenapa kau membawa semua prajurit kesini??" tanya lie Hao penasaran


"tentu saja untuk melatih mereka karena mereka harus menjadi kuat, agar bisa ikut peperangan besar 2 bulan lagi" ucap lie Mei


"itu benar juga, tapi kenapa harus membawa prajurit juga kita berempat saja sudah pasti bisa mengalahkan 3 kekaisaran itu" ucap lie Hao dengan percaya diri


"walaupun begitu, tetap saja harus membawa mereka ke Medan Perang dan lagi menurut informasi yang aku dapatkan dari Zhu Tao kemungkinan besar prajurit musuh bisa sekitar 6 juta lebih pasukan" ucap lie Mei


"terserah kakak lah, yang penting aku bisa ikut ke Medan perang" ucap lie Hao


tidak berapa lama seluruh pasukan prajurit kekaisaran meng tiba di halaman belakang istana


"kami sudah membawa mereka kesini, kalo begitu kami akan pergi melanjutkan pekerjaan kami" ucap Zhu Tao


"baiklah pergilah" ucap lie mei


dihadapan lie mei, lie Hao, lie Jiao dan lie Chen sekarang sudah ada para prajurit yang berbaris rapi dan tegak lurus


"ehh, aku tidak pernah melihat mereka berempat sebelum nya dan lagi kenapa mereka memakai jubah dan topeng sungguh panglima yang aneh" gumam seorang prajurit muda


"heii kau ini prajurit baru dari mana sampai tidak tau mereka berempat, salah satu dari mereka itu ada calon kaisar kekaisaran kita apa kau tau" ucap seorang prajurit disebelah kiri nya


"benarkah aku tidak tau, lalu siapa sebenarnya mereka berempat itu??" tanya prajurit muda itu

__ADS_1


"kau benar benar tidak tau, mereka itu adalah 4 panglima bertopeng aku dengar mereka sangat lah kuat dan misterius karena sampai sekarang tidak ada yang tau identitas mereka" ucap seorang prajurit disebelah kanan nya dengan kagum


"sehebat itu kah, aku jadi tidak sabar melihat kekuatan 4 panglima bertopeng saat perang nanti" ucap prajurit muda itu tidak sabar


"baiklah, tidak usah basa-basi lagi namaku Xian mei, disebelah kiri ku Xian Hao, dan disebelah kanan ku Xian Jiao dan Xian Chen" ucap lie mei


lie Hao, lie Jiao dan lie Chen tidak terkejut karena sebelumnya lie mei sudah memberitahu mereka kalo mereka akan menggunakan nama palsu untuk menyembunyikan identitas mereka


"siap, kami mengerti" ucap semua prajurit serempak


hmm tidak buruk sikap dan ucapan mereka sangat baik, dengan begini aku tidak perlu menyingkirkan para serangga yang tidak berguna


"bagus, langsung saja berapa banyak yang bisa bela diri dan seorang pendekar pedang di sini??" tanya lie Mei


"jawab panglima Xian mei, semua yang bisa beladiri dan berpedang ada 100 ribu prajurit" ucap seorang pemimpin prajurit


"kalo begitu 100 ribu prajurit itu majulah dan ambil obat peningkat ini, setelah menerima nya kalian akan menjadi prajurit khusus" ucap lie mei


lalu para prajurit khusus maju dan mengambil 1 obat peningkat itu tanpa ragu ragu, lie Mei juga memerintahkan lie Hao untuk menjelaskan dan mengajarkan mereka cara berkultivasi dengan obat peningkat


sedangkan untuk prajurit biasa lie mei memberikan mereka obat penguat tubuh agar tubuh mereka bisa menahan luka jika diserang musuh saat berperang melawan 3 kekaisaran nanti


"lie Jiao, lie Chen bisa kalian panggil Zhu Tao ke ruang kerja kaisar ada yang perlu aku bicarakan pada nya disana" ucap lie mei pada lie Jiao dan lie Chen


"baik akan kami lakukan" ucap mereka berdua bersamaan lalu menghilang dari hadapan lie mei dengan jurus bayangan iblis milik mereka berdua


sebelum lie Mei pergi ke ruang kerja kaisar, dia memerintahkan para prajurit khusus untuk mencapai tingkat master level awal agar bisa mengikuti perang sedangkan untuk prajurit biasa lie mei memerintahkan mereka untuk mencapai penguat tubuh tahap awal


★di ruang kerja kaisar★


"yang mulia ada apa anda memanggil saya ke sini??" tanya Zhu Tao sambil masuk ke ruang kerja kaisar


"aku memanggil mu untuk membeli perlengkapan perang bagi para prajurit, karena aku lihat sepertinya perlengkapan mereka sudah lusuh dan rusak" ucap lie mei


"tapi yang mulia keuangan kita saat ini sedang terbatas, kalo membeli perlengkapan perang yang baru tidak akan cukup untuk 2 juta prajurit" ucap Zhu Tao


"emangnya ada yang bilang kalo kita akan memakai keuangan milik kekaisaran, semua biaya biar aku yang tanggung jadi beli perlengkapan perang sebelum kita berperang melawan 3 kekaisaran nanti" ucap lie mei


"baik saya akan segera membelinya" ucap Zhu Tao lalu pergi dari ruangan

__ADS_1


setelah itu lie mei mengajak lie Jiao dan lie Chen ke dapur untuk membuat makan malam, karena lie Mei memutuskan makan siang bersama dengan para prajurit untuk mempererat hubungan dengan semua prajurit


di sisi lain, di sebuah tempat bernama hutan kematian merupakan tempat para iblis yang dipimpin oleh pangeran ke dua tinggal


★di sebuah kerajaan pangeran ke dua★


"bagaimana apa mereka berhasil membunuh anak haram itu??" tanya pangeran ke dua


"yang mulia mereka tidak berhasil membunuh anak haram itu, karena mereka telah ditipu" jawab mata mata pangeran ke dua


"cih mereka memang tidak berguna, mengurus bayi saja tidak bisa" ucap pangeran ke dua


"yang mulia tenang saja aku sudah membunuh para serangga tidak berguna itu" ucap mata mata itu


"ternyata aku tidak salah memilih mu menjadi mata mata setia ku, lalu bagaimana dengan anak haram itu apa kau juga sudah membunuh nya" tanya pangeran ke dua


"maaf yang mulia saya tidak berhasil membunuh anak haram itu karena mereka dijaga oleh orang yang sangat kuat" ucap mata mata itu dengan sedikit ketakutan


"orang kuat macam apa itu, sampai kau bahkan tidak bisa mengatasi nya" tanya pangeran ke dua penasaran


"yang pasti orang itu sangat kuat dan juga ada alasan lain kenapa saya tidak membunuh anak haram itu, itu karena ternyata anak haram itu memiliki bakat meteor jadi saya tidak berani membunuh nya tanpa yang mulia ketahui" ucap mata mata itu


"oh benarkah, tidak disangka ternyata anak yang dilahirkan manusia itu mempunyai bakat meteor apa kau sudah menyembunyikan bakat itu??" tanya pangeran ke dua


"tentu saja yang mulia, saya tidak ingin bakat meteor milik mereka diketahui oleh orang lain jadi saya menyembunyikan bakat meteor itu dan mengubah nya menjadi bakat matahari" jawab mata mata itu


"bagus lah tapi aku yakin tua Bangka itu sudah mengetahui penerusnya melalui batu pendeteksi miliknya, itu bukan masalah untuk ku jika anak kandung ku menjadi raja iblis aku juga akan mempunyai wewenang yang kuat memimpin pasukan iblis tingkat tinggi" ucap pangeran ke dua dengan meyeringai senang


"selama ini aku selalu tidak diterima oleh para iblis tingkat tinggi karena mereka tidak menerima anak angkat seperti ku memerintah mereka, tapi sebentar lagi aku bisa memerintah mereka dengan sesuka hati dan menjadi penguasa dunia manusia ini" batin pangeran ke dua sambil mengeluarkan aura menyeramkan nya


"kalo begitu yang mulia saya akan pergi memeriksa pembentukan aura hitam dari para iblis dan roh jahat" ucap mata mata itu lalu menghilangkan seketika dalam kegelapan


†††††††††††


maaf kalo ada typo yaa


jangan lupa like dan komentar nya


nantikan chapter berikutnya

__ADS_1


__ADS_2