
setelah melihat lie mei dan lie Hao yang berada dibawah lie Chen dan lie Jiao tiba tiba meloncat turun dari atas pohon
"kak kau ternyata sudah kembali, apa masalah di aula utama tadi sudah selesai??" tanya lie Jiao yang sudah turun dari atas pohon
"yah masalah nya sudah selesai, jadi bisa jelaskan apa yang terjadi pada para prajurit itu" ucap lie Mei sambil berjalan menuju tempat duduk yang ada dihalaman belakang itu
"hehe bagaimana kak bukankah ini perubahan yang sangat hebat, berkat kerja keras mereka selama 1 hari penuh ini tubuh mereka semua jadi berubah" ucap lie Chen sambil menunjuk ke arah para prajurit yang masih saja berlatih
"pantas saja tubuh kurus kerempeng mereka bisa menjadi kekar seperti itu mereka pasti sudah sangat bekerja keras, aku ternyata tidak salah memilih mereka menjadi prajurit ku" ucap lie Mei dengan sangat bangga
"itu benar kak, mereka terlalu bekerja keras karena ingin memenangkan peperangan besar ini agar kakak bisa menjadi kaisar mereka bahkan tadi malam saat kami mencoba menggoda mereka dengan makanan dan minuman tapi mereka malah tidak mempedulikan nya malah tetap melanjutkan latihan mereka" ucap lie Jiao dengan cemberut
"oh benarkah tidak disangka mereka akan berbuat sampai sejauh ini, sepertinya aku harus memberikan mereka hadiah atas kerja keras mereka selama ini" ucap lie mei dengan tersenyum kecil
"lie Jiao, lie Chen pergilah cari Zhu Tao, tanyakan pada nya apa perlengkapan perang milik para prajurit yang baru sudah dibeli kalo sudah dibeli bawa semua nya kesini aku ingin memberinya pada prajurit sebagai hadiah" perintah lie mei pada mereka berdua
"baik kak" ucap kedua nya bersamaan lalu segera menghilang dari hadapan lie mei dengan jurus bayangan iblis milik mereka
"ngomong ngomong kak apa kita besok beneran akan pergi ke kerajaan Liao??" tanya lie Hao memastikan dengan yang dikatakan nya saat di aula utama tadi
"tentu saja, kalo tidak pergi kesana bagaimana aku bisa menyembuhkan mereka dan lagi aku sangat ingin bertemu langsung dengan raja Liao jin itu" ucap lie mei dengan meyeringai misterius
"jika kakak bersikap seperti ini, aku yakin akan terjadi sesuatu yang besar besok" pikir lie Hao setelah melihat lie mei meyeringai misterius
__ADS_1
tidak berapa lama kemudian lie Jiao dan lie Chen kembali ke halaman belakang istana dengan membawa semua perlengkapan prajurit seperti armor, perisai, pedang, serta tombak yang sangat lengkap
lalu segera lie Jiao dan lie Chen membawa semua perlengkapan itu di hadapan lie mei
"hmm, apa semua perlengkapan perang ini berada di tingkat tinggi??" tanya lie Mei sambil menilai semua perlengkapan perang yang ada di hadapannya
"tentu saja perlengkapan perang ini berada di tingkat tinggi tapi kenapa perlengkapan perang tingkat tinggi seperti ini malah kakak berikan para prajurit, padahal semua peralatan perang dan armor ini biasanya hanya di gunakan para jenderal dan panglima perang saja" ucap lie Chen
"yah itu benar bukannya akan sia sia jika diberikan semua pada para prajurit, harusnya kakak berikan saja pada kami" ucap lie Jiao sambil melihat semua perlengkapan perang dihadapan nya
"jangan bicara seperti itu para prajurit kita sudah bekerja keras sudah sewajarnya mereka diberikan hadiah yang pantas seperti ini, tapi tanpa mereka bekerja keras pun sebenarnya aku akan tetap memberikan mereka perlengkapan ini karena tidak mungkin mereka berperang dengan armor rusak mereka itu" ucap lie mei sambil melirik kearah para prajurit nya yang masih berlatih
"kak kau ini benar benar sangat baik yah, tapi apa aku juga boleh memilih beberapa senjata juga??" tanya lie Jiao dengan berbinar binar
"tentu saja kalian juga boleh memilih nya, karena aku sebenarnya juga menyuruh Zhu Tao untuk membeli perlengkapan perang lebih untuk kalian semua" ucap lie mei dengan tersenyum tipis
"hm, lie Hao apa kau tidak mau memilih senjata juga kenapa diam saja disitu??" tanya lie Mei menatap heran pada lie Hao
"aku tidak perlu lagi kak, lagipula aku kan masih mempunyai pedang hebat yang kakak berikan padaku waktu itu" ucap lie Hao
lie Mei hanya tersenyum mendengar perkataan lie Hao itu karena lie mei tidak menyangka jika adiknya itu masih setia pada pedang pemberian nya itu
setelah itu lie Mei segera berdiri dari tempat duduknya dan memerintahkan para prajurit nya yang sibuk berlatih itu untuk berhenti dari latihan mereka, dan segera setelah mendengar perintah dari lie mei itu para prajurit segera berdiri dan berbaris rapi di hadapan lie mei
__ADS_1
"sebagai seorang panglima tertinggi dan juga seorang calon kaisar aku sangat bangga pada kalian karena kalian sangat bekerja keras dalam latihan ini, oleh karena itu aku akan memberikan kalian hadiah atas kerja keras Kalian" ucap lie mei dengan lantang
"heii apa aku salah dengar, tadi panglima Xian mei bilang ingin memberikan kita hadiah??" tanya seorang prajurit pada prajurit sebelah nya
"hadiah darimana mana mungkin panglima Xian mei yang juga seorang kaisar bisa memberikan hadiah pada kita yang hanya seorang perajurit dan lagi itu hanya karena kita berkerja keras" ucap prajurit sebelah nya itu
semua prajurit yang mendengar lie mei ingin memberikan mereka hadiah itu tidak percaya dan hanya menganggap lie mei hanya sedang bercanda dan sebagian prajurit hanya mengganggap mereka salah dengar
sepertinya mereka tidak percaya pada ku ya, wajar saja sih mana mungkin aku yang seorang panglima tertinggi dan calon kaisar memberikan hadiah pada mereka yang hanya seorang prajurit biasa, yang ada harus aku memberikan hadiah pada prajurit yang berbakat baru mereka akan percaya pada ku
"aku tidak perlu kepercayaan kalian, yang pasti aku memang ingin memberikan hadiah pada kalian jadi berbaris lah membentuk 1 barisan di depan perlengkapan Perang yang ada di belakang ku ini" ucap lie mei dengan tegas
para prajurit seketika tercengang melihat banyak perlengkapan perang tingkat tinggi yang ada di hadapan mereka, dan lagi mereka tidak menyangka lie mei mengatakan jika perlengkapan perang itu adalah hadiah untuk mereka
"jika kalian diam saja di situ, aku lebih baik mengembalikan semua perlengkapan perang ini saja" ucap lie mei
setelah mendengar itu para prajurit segera membentuk barisan di depan perlengkapan Perang, lie mei yang melihat para prajurit sudah membentuk 1 barisan itu tersenyum tipis dan segera memerintahkan mereka untuk mengambil masing-masing 1 perlengkapan Perang untuk mereka
tentu nya para prajurit sangat senang mendapatkan perlengkapan perang tingkat tinggi secara gratis, karena sikap lie Mei yang sangat baik hati pada mereka itu membuat mereka menjadi semakin setia pada lie mei yang seorang panglima tertinggi dan juga seorang calon kaisar
†††††††††††
maaf kalo ada typo yaa
__ADS_1
jangan lupa like sebelum membaca agar author bisa lebih semangat lagi menulis nya
nantikan chapter berikutnya