
Lie Mei dipindahkan oleh cahaya yang ada dibawah kakinya itu ke sebuah tempat misterius. Di tempat tersebut terdapat sebuah pohon besar yang sangat rindang.
Dalam sekali lihat saja semua orang akan tahu jika pohon besar tersebut memiliki energi spiritual yang sangat besar. Energi spiritual pada pohon tersebut tidak bisa dibandingkan dengan pohon energi spiritual.
Lie Mei tersenyum kecil, lalu berjalan ke arah pohon tersebut. Ling Hun yang tadinya berada di ruang dimensi sekarang sudah muncul di pundak Lie Mei.
Setelah sampai tepat didepan pohon besar yang rindang itu, seperti biasa Lie Mei memerintahkan Ling Hun untuk membuka segel yang ada pada pohon tersebut.
Ling Hun terbang ke arah pohon tersebut lalu mengarahkan kedua tangannya pada pohon tersebut. Segera ia membacakan sebuah mantra aneh nya, dan membuat sebuah cahaya kecil muncul dari kedua tangan nya.
Cahaya tersebut lalu terbang masuk ke dalam batang pohon dihadapan nya. Seketika tanah berguncang hebat beberapa saat. Ketika tanah sudah tenang perlahan lahan muncul sebuah pintu yang berada di bawah tanah. Pintu tersebut juga terdapat sebuah tangga yang mengarah ke bawah
Lie Mei dan Ling Hun yang melihat sebuah tangga bawah tanah sudah muncul, segera menuruni tangga tersebut. Ketika mereka sudah turun kebawah, pintu bawah tanah tersebut menutup kembali.
Tidak berapa lama kemudian mereka berdua pun sampai di anak tangga terakhir. Mata milik Lie Mei kini sudah tertuju pada seorang pria tampan yang sudah tertidur lama di atas kasur yang berada di sana.
Pria tampan tersebut adalah Putra Mahkota. Sejak Lie Mei menyelamatkan Putra Mahkota di penjara bawah tanah yang ada di Kekaisaran Yan, Putra Mahkota sampai sekarang masih belum sadarkan diri.
Lie Mei perlahan berjalan ke arah Putra Mahkota. "Ternyata Putra Mahkota masih belum sadarkan diri, kapan kau akan sadarkan diri Putra Mahkota??" Gumam Lie Mei.
"Ling Hun sampai kapan Putra Mahkota akan terus seperti ini, bukannya kau bilang jika Putra Mahkota dipindahkan ke bawah pohon energi spiritual utama ini ia akan sadar" Ucap Lie Mei dengan kesal.
"saya memang bilang begitu, tapi saya kan sudah bilang jika saya tidak tau kapan Tuan Putra Mahkota ini sadar" Ucap Ling Hun.
Lie Mei hanya bisa menghela nafas dan menunggu Putra Mahkota sadar lebih lama lagi setelah mendengar ucapan Ling Hun itu.
Tiba-tiba saja 1 permata gelang yang dulu diberikan oleh Ling Hun saat pertemuan pertama mereka bersinar, yang berarti seorang calon Raja dari Ras Elf sudah masuk ke gerbang ujian Raja Elf.
"tampanya ada calon Raja dari Ras Elf lain yang sudah mengikuti ujian Raja Elf yah, berarti ujian Raja Elf sudah dimulai hari ini" Ucap Lie Mei menyeringai kecil.
__ADS_1
"Master apa anda tidak akan pergi mengikuti ujian Raja Elf?? Tanya Ling Hun.
"hmm untuk apa terburu-buru bukannya aku sudah pasti akan menjadi Raja Elf, karena aku juga sudah diakui oleh Zhe Lin yang merupakan penjaga dari setiap Raja Elf" Ucap Lie Mei dengan santai.
"saya tahu itu Master. Tapi jika anda tidak mengikuti ujian Raja Elf, anda masih belum resmi menjadi Raja Elf" Ucap Ling Hun dengan suara sedikit meninggi.
"hahhh iya iya, aku akan pergi mengikuti ujian Raja Elf. Tapi kita pergi besok saja, karena saat kembali aku sudah janji menceritakan tentang Raja Iblis pada Lie Jiao dan lie Chen" Ucap Lie Mei pasrah.
Mendengar itu Ling Hun menjadi sangat senang. Karena hari sudah sore Lie Mei dan Ling Hun pun kembali ke atas tempat pohon besar tadi berada. Pohon besar tersebut merupakan pohon energi spiritual utama dari pohon energi spiritual.
Setelah sampai dia atas lie Mei langsung mengaktifkan sihir teleportasi nya, lalu berteleportasi ke tempat kekaisaran Meng berada.
Disaat Lie Mei dan Ling Hun sudah pergi. Terlihat jari tangan kanan Putra Mahkota bergerak sedikit.
★di kekaisaran Meng★
Disaat Lie Mei masih mencari keberadaan Lie Jiao dan Lie Chen, terlihat jenderal Lie Fan yang merupakan kakek dari Lie Mei menghampiri Lie Mei.
"apa yang dilakukan seorang penguasa Dunia Manusia di luar ruang kerja nya ini" Ucap jenderal Lie Fan sambil menepuk pundak Lie Mei.
"kakek jangan bercanda seperti itu, aku ini juga bukan penguasa Dunia Manusia. Dan lagi memang nya aku tidak boleh sesekali beristirahat dari pekerjaan ku yang sangat banyak itu" Ucap Lie Mei dengan datar.
"haha, kakek kan hanya ingin bercanda saja. Ngomong-ngomong sepertinya adikmu itu benar-benar berlatih dengan sangat keras" Ucap jenderal Lie Fan dengan raut wajah khawatir.
"hm, maksud kakek Lie Hao?? Kakek kau tidak perlu khawatir terhadap nya. Lagipula ini memang sudah menjadi pilihan nya, untuk berlatih kultivasi tertutup" Ucap Lie Mei dengan tersenyum kecil.
"kakek tahu itu, tapi ini sudah 4 bulan lamanya. Entah apa yang sudah terjadi pada anak itu, sehingga memutuskan untuk menjalani kultivasi tertutup" Ucap jenderal Lie Fan menghembuskan nafas nya.
"mungkin saja Lie Hao bertumbuh dewasa lebih cepat dibanding anak seusia nya. Sehingga ia memutuskan untuk menjalani kultivasi tertutup tersebut lebih cepat" Ucap Lie Mei mencari alasan untuk menenangkan kakeknya.
__ADS_1
"yah itu mungkin saja. Baiklah kakek pergi dulu karena masih harus melatih para prajurit baru" Ucap jenderal Lie Fan pamit pada Lie Mei, lalu segera pergi.
'tapi ini memang sudah lama sekali. Semoga saja Lie Hao berhasil mencapai target yang sudah ditetapkan nya' Batin Lie Mei. Lalu segera pergi menemui Lie Jiao dan lie Chen.
Seperti namanya, kultivasi tertutup merupakan kultivasi yang dilakukan seseorang secara tertutup di sebuah ruangan. Seseorang yang melakukan/ menjalani kultivasi tertutup tidak akan bisa keluar dari ruangan mereka, sebelum mencapai tingkat kultivasi yang sudah mereka tetapkan sebelum melakukan kultivasi tertutup.
Dan karena resiko tersebut, tidak banyak orang yang mau melakukan kultivasi tertutup tersebut. Bahkan orang-orang dewasa saja belum tentu mau melakukan kultivasi tertutup walaupun dalam keadaan mendesak sekalipun.
Tapi entah apa yang membuat Lie Hao yang baru berusia 10 tahun itu, memutuskan untuk melakukan kultivasi tertutup.
Tentunya melakukan kultivasi tertutup bukan hanya membuat orang orang yang menjalani nya, harus mencapai tingkat kultivasi yang mereka tetapkan agar tidak terkurung dari ruangan mereka.
Tetapi bagi seseorang yang berhasil mencapai target yang sudah mereka tetapkan, mereka akan diberikan sebuah hadiah dari langit berupa 1 keinginan yang mereka inginkan.
Karena hadiah tersebut lah yang membuat orang orang tergiur untuk melakukan kultivasi tertutup. Tapi tentu saja mereka tetap harus menyiapkan hati mereka bila mereka tidak berhasil dan harus terkurung selama nya diruangan mereka sampai mati.
Walaupun sebenarnya orang orang yang tidak berhasil mencapai target yang ditetapkan tersebut, masih dapat keluar dari ruangan mereka jika berhasil melewati ujian dari langit.
Dan sebagian besar orang orang yang tidak berhasil itu, bisa keluar dari ruangan mereka karena berhasil melewati ujian dari langit.
Melihat banyak nya orang orang yang tidak berhasil mencapai target mereka. Sehingga harus terkurung selama nya diruangan mereka itu, membuat orang-orang semakin tidak berani untuk melakukan kultivasi tertutup tanpa berpikir panjang terlebih dahulu.
------•••××{∆∆°\=°}×ו••------
jangan lupa like dan vote agar author bisa terus semangat melanjutkan perjalanan Lie Mei.
maaf kalo ada typo yaa.
nantikan chapter berikutnya besok.
__ADS_1