
Kedua Calon Raja Elf yang baru saja sampai di lantai ke 4, hanya bisa melongo melihat pertarungan sengit dan juga cepat dari Lie Mei yang melwan monster manusia iblis.
'ba.. bagaimana bisa manusia yang merupakan ras terendah tersebut, mempunyai kekuatan secepat dan sekuat ini' Batin calon Raja Elf dari Ras Iblis dengan menatap tidak percaya pada Lie Mei.
'tampaknya calon Raja Elf dari Ras Manusia ini, menyembunyikan kekuatan nya. Dengan kekuatan dan kecepatan seperti ini, memang tidak diragukan lagi jika manusia seperti dirinya dapat melawan penjaga lantai 3 dengan mudah' Batin calon Raja Elf dari Ras Elf asli sedikit kagum dengan kekuatan milik Lie Mei.
'tapi tetap saja, aku tidak bisa menyerahkan posisi Raja Elf begitu saja pada Ras rendahan seperti Ras manusia dan Ras Iblis. Karena Ras Elf asli yang akan mengambil posisi Raja Elf' Batin calon Raja Elf dari Ras Elf asli dengan penuh percaya diri.
Saat bertarung dengan Lie Mei, monster manusia iblis tersebut terlihat sudah sangat kelelahan karena energi kekuatan nya sudah hampir terkuras habis. Sementara itu Lie Mei masih menyerang dirinya dengan pukulan bertubi-tubi.
"heh ada apa bukannya kau tadi sangat semangat, kenapa sekarang jadi lemah seperti ini??" Tanya Lie Mei semakin mempercepat pukulan bertubi-tubi nya.
Karena tidak ada tanggapan dari monster manusia iblis tersebut, dan juga karena dirinya sudah mulai bosan Lie Mei pun menghentikan permainan nya dan mulai menyerang monster itu dengan serius.
Dengan sekali tebasan Lie Mei dapat membunuh monster manusia iblis tersebut. "Ah, kapan kalian datang?? Sepertinya aku terlalu fokus menyerang monster manusia iblis ini, sampai tidak merasakan keberadaan kalian" Ucap Lie Mei setelah menyadari keberadaan kedua Raja Elf.
"tapi sepertinya kali ini aku juga harus naik ke lantai 5. Ngomong-ngomong dilantai selanjutnya kita tidak akan bertemu lagi. Karena mulai dari sekarang aku akan mulai serius" ucap Lie Mei dengan raut wajah menyeramkan. Setelah itu Lie Mei segera dikirim ke lantai 5.
Kedua Raja Elf tersebut seketika merinding sampai menusuk ke tulang mereka, ketika melihat raut wajah Lie Mei yang menyeramkan itu. 'Siapa sebenarnya calon Raja Elf dari Ras Manusia itu' Batin calon Raja Elf dari Ras Iblis dan juga calon Raja Elf dari Ras Elf asli secara bersamaan sambil menelan paksa ludah mereka.
Dan seperti yang dikatakan oleh Lie Mei tadi. Setelah sampai di lantai ke 5, dirinya sudah tidak bermain-main lagi. Dalam satu serangan saja Lie Mei dapat menumbangkan penjaga dari lantai ke 5 tersebut.
Begitu pula dengan lantai selanjutnya nya. Lie Mei membunuh penjaga di setiap lantai tanpa menggunakan sedikit pun kekuatan sihir miliknya.
★di lantai ke 8 pagoda 13 lantai★
Hosh...hoshh...
Dilantai ke 8 ini, Lie Mei tampak sudah kelelahan menghadapi penjaga di lantai ke 8 yang merupakan seekor hewan suci berupa ular berkepala 5.
'energi kekuatan ku sepertinya sudah terkuras habis, dan lagi ular berkepala 5 ini bukan lawan yang mudah untuk dihadapi. Lebih baik aku beristirahat terlebih dahulu' Pikir Lie Mei lalu segera masuk ke dalam ruang dimensi nya.
"aku sangat tidak menyangka jika calon Raja Elf dari Ras Manusia itu bisa secepat itu naik sampai lantai ke 8. Aku juga sangat yakin jika manusia itu tidak bisa mengalahkan ku karena energi kekuatan nya sudah habis" Ucap ular berkepala 5 itu.
__ADS_1
Sementara itu Lie Mei langsung mengisi kembali energi kekuatan nya dengan menggunakan jurus penyerap alam milik nya.
Sama seperti Lie Mei. Saat ini calon Raja Elf dari Ras Elf asli yang berada di lantai ke 6, dan juga calon Raja Elf dari Ras Iblis yang masih berada di lantai 5 juga sedang mengisi energi kekuatan mereka.
Dan tentu nya mereka tidak menggunakan jurus penyerap alam seperti Lie Mei untuk mengisi energi kekuatan mereka, tapi mereka mengisi energi kekuatan mereka dengan kristal energi berwarna ungu.
Wajar saja jika kedua calon Raja Elf dari Ras Iblis dan Elf asli tersebut memiliki kristal energi berwarna ungu yang sangat langka untuk Ras Manusia. Karena mereka berdua berasal dari Dunia Dewa dan juga Alam Kegelapan, jadi sangat mudah untuk mereka mendapatkan kristal energi berwarna ungu yang memiliki 1000% energi didalam nya.
★di Kekaisaran Meng★
Selama kepergian Lie Mei secara diam-diam itu. Istana kekaisaran Meng untuk sementara dialihkan pada Zhu Tao yang dulu merupakan Putra Mahkota dari Kekaisaran Meng yang sebenarnya.
Walaupun hanya untuk sementara, tapi masih banyak pihak yang keberatan untuk menyerahkan seluruh tugas pada orang yang bukan merupakan pemimpin Kekaisaran Utama.
Tapi akhirnya semua nya diselesaikan dengan Lie Jiao dan lie Chen, yang mengatakan jika Lie Mei sendiri yang memerintah kan untuk menyerahkan seluruh tugasnya pada Zhu Tao selama dirinya pergi.
Dan karena mendengar hal tersebut tentu saja tidak ada lagi pihak yang keberatan atau tidak setuju dengan Zhu Tao yang menjadi pemimpin Kekaisaran Utama sementara. Karena mereka semua tidak berani menentang perintah langsung dari Lie Mei.
★diruang kerja Lie Mei★
Karena Zhu Tao sekarang menjadi pemimpin Kekaisaran Utama sementara. Jadi ia yang mengerjakan semua pekerjaan Lie Mei.
"hahhh saya tidak habis pikir bagaimana Yang Mulia bisa dengan mudah mencari jalan keluar dari semua laporan permasalahan ini" Ucap Zhu Tao dengan menghela nafas berat.
"tentu saja karena kakak itu jenius" Ucap Lie Jiao dan Lie Chen bersamaan ketika memasuki ruang kerja Lie Mei.
"Pangeran Kedua!! Putri Pertama!! Kenapa anda berdua datang kesini??" Tanya Zhu Tao sedikit terkejut.
"kami hanya datang untuk memberikan semua berkas dan tumpukan kertas ini" Jawab Lie Jiao langsung meletakkan tumpukan kertas tersebut di atas meja kerja. Begitu pun dengan Lie Chen.
"baiklah kami akan kembali melanjutkan latihan kami. Selamat mengerjakan semua pekerjaan ini" Ucap Lie Chen dengan sedikit tertawa kecil. Lalu segera pergi meninggalkan ruangan.
'Yang Mulia Kaisar, tampaknya saya mulai mengerti tentang penderitaan yang anda rasakan selama ini' Batin Zhu Tao dengan sedih melihat begitu banyak pekerjaan yang harus ia kerjakan sendiri.
__ADS_1
Beberapa hari pun berlalu, saat ini Lie Mei masih belum keluar dari ruang dimensi nya. Dirinya hanya fokus mengumpulkan energi kekuatan agar dapat ia gunakan untuk melakukan para penjaga selama beberapa hari kedepan.
Calon Raja Elf dari Ras Iblis masih berusaha mengalahkan monster manusia iblis bertanduk dua yang ada di lantai ke 5. Sementara itu calon Raja Elf dari Ras Elf asli saat ini sedang bersembunyi sambil melatih kecepatan nya, agar bisa digunakan untuk rencananya nanti.
Setelah 1 Minggu berlalu kemudian. Lie Mei akhirnya berhenti mengumpulkan energi kekuatan nya. 'Hmm seperti nya energi kekuatan ini sudah cukup untuk mengalahkan setidaknya 3 penjaga' Batin Lie Mei. Kemudian segera keluar dari ruang dimensi, untuk pergi mengalahkan ular berkepala 5.
"akhirnya kau datang juga, hari ini aku pasti akan menghabiskan dirimu" Ucap kelima kepala ular tersebut dengan percaya diri.
Sratttt
Lie Mei langsung memotong kelima kepala ular tersebut dalam sekali tebas. Lalu Lie Mei langsung dikirim ke lantai 9. Disaat bersamaan calon Raja Elf dari Ras Elf asli baru saja muncul di lantai 8 setelah kepergian Lie Mei.
Dilantai 7 saat ini juga terlihat calon Raja Elf dari Ras Iblis yang baru saja muncul, setelah berhasil mengalahkan penjaga di lantai ke 6.
★dilantai ke 9 pagoda 13 lantai★
"Hm, kenapa tidak terlihat penjaga yang menjaga di lantai 9 ini" Ucap Lie Mei dengan melihat sekeliling ruangan dilantai 9 tersebut.
Lie Mei merasa sangat aneh setelah berada di lantai 9 itu. Karena dirinya tidak bisa menemukan penjaga di lantai tersebut. Dan bahkan Lie Mei dapat merasakan jika ruangan di lantai 9 tersebut terlihat sangat aneh.
'tunggu jangan bilang ruangan ini sebenarnya adalah... ah tapi sepertinya itu tidak mungkin' Pikir Lie Mei setelah mengetahui sesuatu dari ruangan dilantai 9 itu.
Kemudian Lie Mei mengaktifkan mata dewa nya, untuk memastikan jika yang dipikirkan nya benar. Setelah memastikan nya Lie Mei sedikit tersenyum tipis, ketika mengetahui jika yang dipikirkan nya ternyata benar.
'heh menarik, aku ingin tahu sampai kapan penjaga lantai 9 itu akan bertahan disana' Batin Lie Mei dengan tersenyum licik.
------•••××{∆∆°--°}×ו••------
Maaf kalo ada typo yaa.
Jangan lupa like dan vote agar author bisa lebih semangat lagi melanjutkan perjalanan Lie Mei.
Nantikan chapter berikutnya besok.
__ADS_1