
?? : " Anak yang malang."
Di chapter sebelumnya kita diperlihatkan bahwa Amanaka Hakai tiba² saja pingsan, apa yang membuat hakai pingsan? Sebelum itu jangan lupa komen+like+follow ya teman² ok tanpa basa basi lagi mari kita mulai kisah petualangan Hakai
KERAJAAN ARIMUHIKARI
'Hakai.'
seseorang memanggil Hakai dengan nada khasnya, Hakai mengenali nada tersebut. Ya, sahabatnya, Hatsuno.
Mereka berdua memakai seragam sekolah mereka sewaktu di Tokyo.
Jarak di antara mereka cukup dekat. Tapi tak bisa di jangkau oleh Hakai
'Hatsuno! Kau berada dimana?!' Pertanyaan Hakai membuat Hatsuno terdiam sejenak. Hakai benar-benar ingin menemui sahabatnya, Hatsuno. Tetapi, sayangnya Hatsuno seperti enggan menemuinya
'Aku...' seketika pakaian Hatsuno berubah menjadi jubah hitam yang bawahnya sudah tersobek-sobek akibat sebuah 'cakaran', dan kepalanya tumbuh sebuat 'tanduk' seperti iblis
Hakai yang melihat perubahan drastis dari sahabatnya itu kaget sampai tidak bisa berkata-kata
'...dan kau bukan sahabat lagi, Hakai.'
Hakai : "HAH"
Hakai terbangun dari mimpi buruknya, dia sedang mengumpulkan nyawa, tapi, dia sadar kalau dia sekarang bukan di padang rumput yang luas lagi.
Hakai : " I-ini dimana?" (Nada heran)
Hakai celingak-celinguk melihat sekitar, dan ada seorang 'pria' datang entah darimana dan duduk di samping ranjang yang Hakai tiduri
?? : "Tenanglah. Kau berada di rumahku."
Hakai perlahan-lahan bangun terduduk dan mau ingin bersandar.
?? : " Hei. Jangan bangun terlebih dahulu, mana di tubuhmu sedang tida-- "
Hakai : " A-aghhh, tubuhku benar-benar sakit sekali."
Hakai jelas-jelas memotong bicara 'pria' yang menolongnya, karena menghiraukan 'pria' itu, tak lama lagi Hakai kembali tak sadarkan diri. 'Pria' itu kesal melihat keras kepala Hakai dan membuang napas dengan kasar
?? : "...Dasar bodoh."
Note : "KETIKA TUBUH SESEORANG YANG MENGALAMI GANGGUAN ALIRAN MANA DALAM TUBUHNYA MAKA MEREKA AKAN LANGSUNG TIDAK SADARKAN DIRI.
PERLU DIINGAT SETIAP MAKHLUK DIDUNIA INI MEREKA PASTI MEMILIKI MANA UNTUK MENGGUNAKAN SIHIR"
Selang beberapa jam kemudian, Hakai kembali membuka matanya dan sekarang kondisi tubuhnya sudah hampir membaik, tapi tidak dengan 'mana' nya
?? : "Ohh, akhirnya kau tersadar lagi."
Kedua mata Hakai menatap 'pria' berjubah itu lamat-lamat
?? : "Jangan menatapku terus, aku tahu aku ini tampan."
Hakai benar-benar bingung, kenapa 'pria' ini sangat percaya diri dengan pujiannya sendiri. Tapi, Hakai melihat lagi, kalau pria ini memang tampan. Rambutnya yang kuning terang dan kulitnya yang putih
__ADS_1
?? : "Hei, aku ingin bertanya sesuatu."
Hakai : "A-apa itu?"
?? : "Kenapa bisa kau berada di padang rumput yang luas itu?"
Hakai benar-benar bingung menjawabnya, 'masa aku harus bilang, tadi aku diturunkan dewa kehidupan gitu?!' batin Hakai
?? : "Kau... bukan berasal dari dunia ini kan?"
Pertanyaan 'pria' itu benar-benar membuat Hakai semakin bungkam untuk menjawabnya
'Pria' itu melihat ekspresi wajah Hakai yang benar-benar kebingungan, malas menunggu jawaban dari Hakai, jadi dia menarik kembali pertanyaannya,
?? : "Lupakan."
Hakai melepaskan napas lega, namun setelah itu 'pria' itu bertanya lagi
?? : "Sepertinya kau seorang pengembara, kau ingin kemana?"
Hakai : "Kerajaan Arimuhikari, apa kau tau dimana itu?"
?? : "Kebetulan sekali aku ingin kesana. Kau mau ikut?"
Hakai : "YA! TOLONG BIARKAN AKU IKUT!"
'Pria' itu menatap Hakai dengan lamat, dan kemudian tersenyum sedikit, 'menarik.' batinnya
?? : "Baiklah, pegang jubahku."
Mereka pun tiba-tiba berada di sebuah 'jalan' yang aneh, seperti 'jalan' menuju ke masa depan seperti Doraemon
Hakai melihat takjub sihir yang digunakan 'pria' berjubah itu
Hakai : " W-wow! Keren sekali! apakah ini sihir?"
?? : "Ya, ini adalah sihir peningkatan kecepatan gerak tingkat menengah QUANTUM ACCELARTION."
Hakai : "Keren sekali! Apakah kau mau mengajariku?"
'pria' itu diam sejenak, dia ingin menolak tetapi Hakai sangat ambisius mau mempelajari sihir tersebut
?? : "Akan kupikirkan."
Hakai : "TERIMA KASIH BANYAK!"
'pria' itu hanya bisa menghela napas melihat kelakuan Hakai
?? : "Hei, Siapa namamu?"
Hakai : "Amanaka Hakai."
?? : "Aku tidak bisa langsung mengajarimu langsung sihir ini, kau harus mempelajari sihir dasar terlebih dahulu di Akademi sihir Arimuhikari, Kau mau masuk kesana?" (Tawar 'pria itu)
Hakai : "Bolehkah? Aku mau! tetapi.."
__ADS_1
?? : "Ada apa? apa kau memiliki masalah tertentu?"
Hakai : "Aku tidak memiliki uang sama sekali."
?? : "Tenang saja, aku bisa menanggung bebanmu."
Hakai : "kamu serius?"
?? : "Ya."
Hakai : " Terima kasih banyak! aku cukup merepotkanmu."
?? : "Tak apa. Maaf, aku baru memperkenalkan diriku, namaku adalah Akio. Senang bertemu denganmu, Hakai."
Hakai : "Iya! aku juga, senang berkenalan denganmu, Akio!"
Hakai dengan santainya memanggil nama Akio, tanpa mengetahui bahwa Akio lebih tua darinya
Akio : "Hei! Kau benar-benar tak sopan! aku gini-gini umur 32 Tahun."
Hakai menganga lebar mendengar usia asli Aiko
Hakai : "Maafkan aku! soalnya, anda terlihat sangat muda!"
Akio : "Tentu saja. Karena aku memang terlahir tampan."
Hakai benar-benar bingung dengan kelakuan Akio. Tak lama kemudian, mereka pun sampai ke kerajaan Arimuhikari
Hakai melihat banyak sekali hewan-hewan dan benda-benda asing di kerajaan itu
Hakai : "Wow! Inikah wilayah Kerajaan Arimuhikari?"
Hakai benar-benar terkesan, sampai melupakan Akio
Akio : "Cukup terkesannya. Mari kita melanjutkan perjalanan kita."
Hakai : "Baik!"
Disaat Hakai terkesan saat melihat sekitar penduduk kerajaan, dia melihat ada seorang anak sebayanya yang sedang di rundung oleh orang yang berpakaian lebih mewah. Hakai tidak tinggal diam saja dan mulai meneriaki perundung tersebut.
Hakai : "Woi! Apa yang kau lakukan kepada orang itu!"
Perundung itu menghentikan aksinya dan langsung menatap jengkel kepada Hakai
Perundung : "Kau tidak usah ikut campur dengan urusanku! Lagipula, kau itu siapa? sok jadi pahlawan? HA?!!!!"
Perundung yang tak terima di tegur oleh Hakai, menantang balik Hakai yang terlihat sok jago
Hakai : "Kau tidak usah tau siapa aku, lebih naik kau lepaskan orang itu."
Perundung : "HAHAHAHA, Memangnya kau siapa berani memerintahku? Lagipula kau tidak pernah aku lihat di wilayah ini! orang asing yang tak tau siapa aku tidak usah ikut campur! kalau kau berani ikut campur, aku akan menyerangmu dengan element tanah ku!" Ancam perundung itu dengan gerakannya yang mau mengeluarkan sebuah sihir
Hakai tak takut dengan perundung itu dan hanya tersenyum lebar, "Kau mengancamku?"
BGMNA NANTI AKSI HAKAI BERIKUTNYAA??? NANTIKAN DICHAPTER BERIKUTNYA
__ADS_1
MAAF BARU UP CO MAAF MAAF MAAF BANGETT *_*