
Setelah kejadian tadi siang Adelia mencoba menenangkan pikirannya. Dan ditemani segelas kopi hitam kental pahit tanpa gula.
Adelia kembali teringat apa yang membuatnya sangat menyukai kopi pahit.
Saat itu bertepatan dengan hari dimana ia mulai masuk sebagai dokter baru di rumah sakit Medistra. Disambut dengan baik oleh Dokter-dokter senior lainnya membuat Adelia sangat senang. Tapi dihari yang bahagia itu juga peristiwa naas menimpa kedua orang tuanya.
Orang tua Adelia mengalami kecelakaan dan meninggal dunia ditempat kejadian. Adelia benar-benar terpukul dengan kejadian itu. Sejak saat itu juga Adelia terlihat sangat kacau. Untung saja Yunisa dan Rianti selalu menemaninya dan selalu ada untuknya.
Dan dihari itu juga Dirga kembali menggores luka dihatinya.
Sejak saat itu hal yang terasa pahit di lidah terasa sangat nikmati untuknya. Karena pahitnya kopi tidak sebanding dengan kepahitan yang ia rasakan.
Adelia kembali menyesap kopinya dan menatap keluar jendela kamarnya.
Suara ponselnya menyadarkan Adelia dari lamunan nya.
Adelia meraih ponselnya dan melihat siapa yang menghubunginya.
Senyum dibibir wanita itu terukir ia pun langsung menjawabnya.
"Halo"
"Halo kamu sedang apa?"
"Aku sedang duduk melihat pemandangan malam dari jendela kamar!"
"Oh begitu,"
"Iya"
"Apa kamu senggang malam ini? Sebenarnya aku ingin ngajak kamu kencan apa kamu mau?"
"Kencan?"
"Iya!"
"Apa tidak apa-apa? Bagaimana kalau ada wartawan melihat kita?"
"Kamu tenang saja, kita kencannya direstoran Kakakku!"
"Apa disana tidak ada pelanggang?"
"Tidak karena restorannya sudah tutup karena aku yang meminta Kak Yura untuk menutupnya lebih awal!" Adelia tersenyum mendengar perkataan laki-laki ini. Bagaimana tidak sejak saat itu Chanyeol selalu melakukan apapun untuk menarik perhatiannya.
"Baiklah aku siap-siap dulu!"
"Yes, aku akaj menjemputmu!"
"Okey bye"
"bye"
Adelia pun menghabiskan kopinya dan berjalan kekamar mandi. Selesai mandi Adelia tidak lupa mengosok giginya karena mulutnya pasti bau kopi dan ia tidak akan membiarkan orang lain mencium bau kopi dari mulutnya.
Selesai menggosok gigi Adelia langsung menuju lemari. Ia mengambil beberapa baju untuk dicoba dan ia menemukan baju yang pas menurutnya.
Adelia kemudiam memakai maek up tipis, bibirnya dipoles dengan lipstik kesukaannya. Adelia terlihat sangat cantik malam ini.
Selesai berdandan Adelia langsung meraih tas, ponsel, dan dompetnya.
Waniat itu langsung keluar dari apartemen itu dan berjalan menuju leif.
Saat di leif Adelia berpapasan dengan seorang wanita. Adelia melihat kearah wanita itu karena terlihat wanita itu berjalan kearah apartemen nya.
Adelia hanya diam tanpa memperdulukannya sampai matanya menangkap wanita itu menekan kode sandi apartemen itu tapi tidak bisa terbuka. Akhirnya Adelia pun menghampiri wanita itu.
"Anda siapa? Kenapa anda menekan kode apartemen saya?" Wanita itu melihat kearah Adelia.
__ADS_1
"Ini apartemen kamu?"
"Iya? Memangnya ada apa?"
"Aah tidak, maaf saya sangka ini apartemen teman saya!"
"Tidak apa-apa kalau begitu saya permisi!"
"Yah,"
Adelia tidak menjawab ucapan wanita itu karena sejak tadi ponselnya terus saja berbunyi.
Adelia pun langsung menjawabnya dan kembali berjalan ke leif.
"Halo Oppa aku sudah turun tunggu sebentar!" Adelia pun memutuskan sambungan dan masuk ke leif.
Wanita itu masih melihat kearah Adelia walau Adelia sudah tidka terlihat.
Wanita itu melepas topinya dan kembali menatap pintu apartemen milik laki-laki yang ia sukai.
Wanita itu adalah Rose.
Rose benar-benar tidak habis pikir jika Chanyeol menyuruh seorang wanita untuk tinggal di apartemen pribadinya dan wanita itu adalah seorang dokter.
Rose sudah tau sejak Chanyeol dirawat di rumah sakit di Indonesia.
Rose juga sudah tau jika Chanyeol sudah menyukai Adelia sejak mereka bertemu beberapa tahun lalu tapi sayang Adelia tidak ingat karena saat itu Adelia tidak dapat melihat wajah Chanyeol karena penampilan laki-laki itu sangat tertutup.
flashback on.
Adelia menyelamatkannya dari seorang se *****. Sejak saat itu lah Chanyeol mulai jatuh hati pada wanita asal Indonesia itu.
Bagaimana Rose bisa tahu kejadian itu karena saat ini Rose bersama dengan Chanyeol.
Rose terlepas dari genggaman Chanyeol memilih bersembunyi disebuah gang sedangkan Chanyeol berlari tanpa arah sampai sebuah tangan menariknya dan menutup mulut nya.
"Ssttt jangan bersuara!" bisik wanita itu.
Walau Adelia tidak dapat melihat wajah laki-laki itu tapi ia tau jika laki-laki itu adalah seorang idol karena dari penampilan nya terlihat jelas.
Setelah se ***** itu pergi Adelia pun berpamitan dan pergi meninggalkan Chanyeol tanpa memberi Chanyeol kesempatan untuk mengucapkan terima kasih.
flashback off.
Rose berdecak kesal setelah mengetahui kenyataan ini.
"Sial!" Rose benar-benar kesal dan marah.
Diluar Adelia dan Chanyeol langsung berangkat menuju restoran.
Diperjalanan Chanyeol beberapa kali melirik wanita disampingya itu kemudian tersenyum membuat Adelia bingung.
"Ada apa Oppa?"
"Gak, gak ada apa kok!"
"Serius?"
"Serius!"
"Tapi kenapa aku dilirik kaya gitu?"
"Karena kamu cantik!"
"Jadi kemarin-kemarin aku gak cantik ya?"
"Enggak lah, kamu itu tetap cantik dimata aku, mau dandan kaya gimana pun tetap cantik!"
__ADS_1
"Alah gombal!"
"Gak, gak gombal! Serius ini!"
"Iya, iya hehe" Adelia memang suka menggoda Chanyeol.
"Oh ya tadi aku ketemu cewek kelihatannya dia kenal kamu! Dan juga dia beberapa kali menekan kode apartemen kamu! Kamu punya cewek ya? Kok gak pernah bilang?"
"Cewek? Aku gak punya pacar, kan aku pernah bilang hati aku itu cuman buat kamu!"
"Tapi aku serisu Oppa!"
"Emang ceweknya gimana?"
"Dia cantik, kulit putih, terus rambutnya dicat warna brown!" Chanyeol terdiam saat mendengar ucapan Adelia.
Sesekali ia melirik Adelia, karena saat ini ia sedang menyetir mobil.
"Kenapa diam? Oppa kenal ya?"
"Ini cuman dugaan aja ya, boleh minta tolong ambilin ponselku,"
"Aah tentu sebentar" Adelia mengambil ponsel Chanyeol.
"Ini," Chanyeol mengambil ponselnya dan membukanya.
"Apa ini ceweknya?" Chanyeol memperlihatkan wajah wanita yang ingin ia lihat.
"Iya itu orang nya! Apa Oppa kenal?"
"Iya dia ini teman aku namanya Rose dia ini salah datu personil BLACK PINK, tapi ngapain dia ke apartemen aku?"
"Ya gak tau, mungkin dia mau ketemu kamu?"
"Tapi aku gak pernah ngajak dia ke apartemen aku dan cuman kamu satu-satunya perempuan yang pernah masuk ke apartemen aku!"
"Kamu gak lagi becanda kan Oppa?"
"Iya, karena aku gak mungkin ngasih tau atau nyuruh wanita lain masuk ke apartemen Aku,! Karena itu akan mengundang wartawan!"
"Terus dia tau dari mana kalau itu apartemen kamu dan juga aneh nya dia nekan password terus beberapa kali! Makannya aku tegur dia, terus dia kelihatan kaget gitu loh Oppa!"
"Emang kamu ada ngomong apa?"
"Ya aku bilang ngapain didepan apartemen saya, terus dia kelihatan kaget dan bingung terus dia bilang dia mau ketemu temannya! Yaudah aku langsung pergi aja waktu dia bilang gitu!"
"Lain kali kalau kamu ketemu dia jangan kamu ladenin atau apa pun itu alasannya buat ngomong sama kamu!"
"Emang kenapa?"
"Dia itu gak baik!"
"Kalau dia gak baik kenapa kamu temenan sama dia?"
"Yah itu dulu aku temenan sama dia tapi karena ada alasan makannya aku udah gak los kontak sama dia!"
"Tapi kalau udah los kontak kok dia bisa tau kamu kemana aja?"
"Aku juga gak ngerti!" Chanyeol menghela nafasnya kemudian melihat Adelia dari kaca depan mobil.
"Udah jangan mikirin yang lain, bentar lagi kita sampai!"
"Iya Oppa!"
Bersambung
Jagan lupa like 👍 , ❤️ favorit, komentar, dan vote nya teman-teman terimakasih 🤗🤗
__ADS_1