
"oke sekarang kalian masuk ke kelas masing masing , setelah pulang sekolah temuin bapak di lapangan kalian mengerti?" ucap Pak Anton dengan tegas.
"ngerti pak." ucap mereka ,kemudian pergi ke kelasnya masing masing.
*disisi lain kediaman Agustian*
...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...
"bang dokumen buat sekolah udah beres belum?" ucap Arika yang sedang tiduran di sofa bersama Kevin sambil menonton televisi.
"udah, kemarin paman bilang kita tinggal beli seragam nya aja , ntar abang suruh titipin sama si Andra." ucap Kevin yang sedang mengganti chanel televisinya dengan malas.
".oh gitu." ucap Arika.
"napa di ganti ganti mulu bang, pusing nih Rika liatnya." ucapnya lagi saat ia melihat tv nya.
"abisnya gak ada yang seru dek, huft." ucap Kevin menghela nafas.
"kenapa nggak nge game aja?" ucap Arika.
"nggak ah abang lagi males main game." ucap Kevin.
"bang kapan kita ke markas papa yang dijakarta ?" tanya Arika yang mengingatkan Kevin.
"ntar malem aja lah, sekarang cuacanya lagi panas , abang juga lagi males keluar." ucap Kevin kemudian menyenderkan badannya ke sofa. dan dibalas dengan anggukan oleh Arika.
"oh iya dek , kamu udah kasih tau temen temen mu belum?" tanya Kevin.
"belum bang." ucap Arika.
"hmm, kenapa ? apa ada masalah?" tanya Kevin menegakkan badannya.
"nggak ada cuman kelupaan, ntar ya bang Rika ke taman dulu mau nelpon Lita sama Vana." ucap Arika bangkit dari tidurnya.
"iya." ucap Kevin.
skip
*taman*
terlihat Arika sedang duduk di bangku taman yang ada di Kediaman nya , sambil mencari nomor Lita dan Vana.
"nah ini dia." ucapnya sendiri. kemudian ia memulai panggilannya dengan Lita.
^^^"halo"^^^
^^^ucap Lita ^^^
"halo , assalamualaikum Lita"
ucap Arika
^^^"Waalaikumsalam, ini Rika kan?"^^^
^^^ucap Lita ^^^
"iya ini gue Rika, lo apa kabar?"
ucap Arika
^^^"kabar gue baik kok, lo apa kabar? "^^^
^^^ucap Lita dengan lembut.^^^
" kabar gue juga baik"
ucap Arika sambil tersenyum
^^^"lo kemana aja sih ,susah banget dihubungi ,^^^
^^^ gue sama Vana mama sama gue khawatir tau gak mikirin lo"^^^
^^^ucap Lita yang merubah nada bicaranya menjadi marah.^^^
"hehe maaf Lit, setelah mama mening
gue jadi fokusin diri buat belajar,
jadi gue gak sempet kabarin kalian."
ucap Arika dengan nada yang sedih.
__ADS_1
^^^"oh soal itu , gue turut berduka cita ^^^
^^^ya atas meninggalnya tante Sarah, ^^^
^^^padahal dia itu baik banget sama gue , ^^^
^^^juga sama Vana, semoga beliau ditempatkan ^^^
^^^disisi Allah SWT, amiin."^^^
^^^ucap Lita sambil mendoakan almarhum Sarah.^^^
Bagi Lita alm Sarah seperti ibu kedua untuknya begituan dengan Vana, karena sejak kecil ia selalu main ke rumahnya dan Sarah selalu memperlakukan Lita dan Vana dengan baik seperti memperlakukan nya seperti anak sendiri , itulah yang membuat Lita dan Vana menjadi lebih dekat saat berada di dekat Sarah.
"amiin , makasih Lit buat doanya."
ucap Arika terharu.
^^^"iya sama sama Rik, oh ya sekarang ^^^
^^^lo ada di mana , kayaknya gue familiar deh sama tempat lo." ^^^
^^^ucap Lita memperhatikan tempat Arika lewat video call^^^
"ini gue lagi di rumah, dijakarta."
ucap Arika lalu memperlihatkan kediamannya.
^^^"oh pantesan aja kek pernah liat ,^^^
^^^lo kapan ke jakarta nya kok nggak ngabarin gue sama Vana sih."^^^
^^^ucap Lita dengan cemberut.^^^
" kemarin siang, kankalian kan lagi sekolah , mana bisa ngabarin kalian, ntar bolos lagi."
ucap Arika.
"lo lagi di sekolahkan ,kok sepi banget?"
ucap Arika.
^^^"iya gue disekolah kok, dan ini lagi di perpustakaan , ^^^
^^^ucap Lita sambil memperlihatkan perpustakaannya.^^^
"oh pantesan aja sepi, yaudah lo
cari aja bukunya gue matiin dulu ya."
ucap Arika.
^^^"iya ntar malem gue sama Vana kesana ya."^^^
^^^ucap Lita ^^^
"kalo malem gue nggak bisa ,
sore atau besok ya nggak papa kan?"
tanya Arika.
^^^"nggak papa sih , tapi kenapa malem nggak bisa?"^^^
^^^ucap Lita. ^^^
"gue ada urusan sama abang Kevin, jadi di rumah nggak ada siapa siapa, bi Sumi juga nggak nginep di rumah."
ucap Arika.
^^^"oh gitu ya ,yaudah deh kalo gitu ,^^^
^^^besok aja mumpung besok hari sabtu jadi bisa kesana deh."^^^
^^^ucap Lita antusias. ^^^
^^^"kalo gitu gue tutup dulu ya telpon nya^^^
^^^ ntar dihubungi lagi, ini udah mau masuk."^^^
^^^ ucapnya lagi sambil^^^
__ADS_1
^^^ melihat jam tangannya.^^^
"iya kalo gitu gue tutup telpon nya ya
juga titip salam buat Vana , see you"
ucap Arika
^^^"iya ,see you too"^^^
^^^balas Lita ^^^
...tut tut tut...
telpon pun berakhir, Lita melanjutkan mencari bukunya ,kemudian kembali ke kelasnya setelah mendapatkan buku yang dicarikan, sedangkan Arika ia kembali ke ruang keluarga dan menghampiri Kevin.
"udah selesai nelpon nya." ucap Kevin.
"udah bang." jawab Arika.
"abang ke kamar dulu ya mau tidur dulu, ntar bangunin abang ya." ucap Kevin.
"iya bang Rika juga mo tidur, ngantuk nih." ucap Arika.
"Yaudah yuk bareng ke atasnya." ucap Kevin mengajak Arika. dan di balas dengan anggukan.
kemudian keduanya pun masuk ke kamarnya masing masing.
...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...
disisi lain
*sekolah*
"Van tadi si Rika nelpon gue." ucap Lita sambil duduk dikursinya.
"hah!! yang bener lo Lit, lo nggak bohong kan?" ucap Vana tak percaya.
"iya lah ,emangnya gue suka bohong gitu." ucap Lita dengan emosi.
"ya.. ya enggak , cuman nanya doang." ucap Vana gugup.
"iya tadi Rika nelpon gue katanya dia udah balik ke jakarta kemaren, terus dia juga nitip salam sama lo." ucap Lita menjelaskannya.
"wah kalo gitu malem nanti kita kerumahnya yuk gue udah kangen sama dia." ucap Vana dengan senang.
"nggak bisa." ucap Lita yang menghancurkan rasa senang Vana.
"lah kenapa nggak bisa?" tanya Vana cemberut.
"katanya dia ada urusan sama abangnya, dirumah ya juga nggak ada siapa siapa, jadi kita nggak bisa kesana. " jelas Lita.
"Yah kok gitu sih." ucap Vana yang masih cemberut.
"tenang aja ,besok kan libur , jadi bisa ke rumahnya." ucap Lita menenangkan Vana.
"oke deh nggak papa yang penting dia udah dengan selamat. besok gue jemput lo ya." ucap Vana mengajukan diri.
"iya deh terserah lo." ucap Lita.
"kalian lagi ngomongin apa sih kayaknya seru." ucap Tasya yang ada di depan mejanya.
"itu loh temen gue sama Lita, yang pernah gue ceritain kekalian si Arika, dua udah balik ke jakarta. " ucap Vana menceritakannya.
"oh temen yang itu, boleh gak gue ikut sama kalian, gue pengen kenalan sama dia, bolehkah?" tanya Nabila yang ikut nimbrung juga diikuti oleh Viona.
"boleh kok." ucap Vana.
"yes." ucap Nabila.
"gue juga mo ikut ya?" ucap Tasya
"gue juga." ucap Viona.
"kalo gitu besok kalian dateng ke rumah gue ya , masih inget kan?" ucap Lita.
"iya gue inget kok." ucap semuanya .
"oke kalo gitu." ucap Lita
...****************...
__ADS_1
...mohon like komen and votenya ...