3 Mawar Berkembang

3 Mawar Berkembang
Perpisahan 2


__ADS_3

*Malam hari*


"Vana., Vano ., Varo.. Turun nak, kita makan malam dulu !!" teriak mama Sintia  pada ketiga anak nya


"Iya mah "jawab ketiga anak nya.


Skip


*Di ruang makan*


Saat ini keluarga alexander sedang makan bersama.


"Vana gimana tadi di sekolah " tanya mama Sintia


"Ya biasa lah ma cuma belajar gak ada yang spesial kok "jawab Vana sambil memakan nasinya.


"Oh gitu "ucap mama Sintia


"Ma mama tau gak? "tanya Vano pada ibunya.


"Gak tau lah orang kamu belum ngomong"ucap mama Sintia


"ih mama, dengerin vano dulu donk, jadi gini ma sebenarnya  Vana ini udah punya pacar loh mah"ucap Vano


Ukhuk


Ukhuk


Vana tersedak mendengar ucapan Vano dan memelototi Vano.


Semua orang mengarahkan pandangan nya pada Vana yang terbatuk


"Aduh kamu ini kenapa?, pelan pelan donk makan nya"ucap mama Sintia sambil menuangkan air minum ke gelas Vana.


"Nih minum dulu"ucap mama Sintia sambil menyodorkan air minumnya.


Setelah itu Vana meneguk habis air yang ada di gelas.


"Apa bener kata Vano Van?"tanya papa Bryan


"Enggak pah Vano bohong, aku nggak pacaran sama siapa pun kok suer." ucap Vana


"Dan kamu Vano kalo ngomong jangan sembarangan donk dia itu bukan pacar aku. " bentak Vana.


"Ya kalo bukan pacar apa donk, masa ia temenan bisa sedeket itu? "ucap Vano tidakk percaya.


Ya Vano itu orang nya gak gampang percaya!!


"Denger ya Vano,  dia itu cuma temen aku bukan pacar, lagian dia udah punya pacar tapi bukan aku orang nya,jadi  kamu ngerti  Vano?!jelas Vana sambil menekan nama Vano Dan mengambil pisau di dekat tangan nya.


" hehe iya deh iya aku percaya"ucap Vano.


" Udah jangan ribut terus donk, ayo lanjut lagi makannya. !" ucap mama Sintia


Mereka pun melanjutkan acara makan siang nya. Dan melakukan aktivitasnya masing masing.


*Di kediaman Argantara*


Malam hari


Saat ini di keluarga Bima sedang berkumpul di ruang tamu sembari menonton televisi.


"Ma kapan kita pulang aku udah kangen sama Vana dan Rika, ah kalo boleh Lita pulang duluan aja ya ma"ucap Lita dengan puppy eyes andalan nya.


"Gak bisa sayang nanti kamu sendirian di sana,lagian mama ingin liat kamu tumbuh sampe dewasa jadi tolong ngertiin mama ya sayang.!"ucap mama Citra.


Setelah mendengar penjelasan mama nya,Lita pergi ke kamarnya karena sudah ngantuk.


"Lita ke kamar dulu ya ma pa"ucap Lita.


"Iya sayang, good night" ucap kedua orang tua nya.


"Night too"balas Lita


"Kasian Lita pah kayaknya dia kesepian deh disini, apa mama sama Lita pulang duluan ya pah? Tanya mama Citra


"Kalo kamu pulang aku sendirian dong di sini,gak mau ah!"ucap Bima sambil cemberut..


"Kamu ini gak berubah yah!! "ucap mama Citra geleng geleng kepala.


"Gimana kalo kita buat adek baru  buat lita biar dia nggak kesepian lagi ma?!"goda Bima sambil menggoda Citra.


"Kamu ini udah berumur loh masa iya, udah ah mama mau kekamar dulu ngantuk pen tidur," ucap mama Citra


"Eh ma kok ninggalin papa sih tungguin donk papa juga mo tidur nih "panggil Bima


Skip  


*Pagi hari *


Ruang makan


"Sayang turun nak, kita sarapan,keburu telat nanti." ucap mama Citra.


"Iya ma  bentar,  lagi  pake sepatu."ucap Lita.


Beberapa menit kemudian.


"Lit?" panggil Bima


"Iya pah" jawab Lita


"Kamu...... Emm.. Mau punya adek lagi  gak."tanya papa Bima.


Ukhuk


Ukhuk


"Pa papa ngomong apasih " ucap mama Citra

__ADS_1


Lita hanya diam memikirkan perkataan papa nya itu.


"Ya kan papa cuma nanya aja ma,kenapa  mama marah?"ucap papa Bima


"Ya tapikan.."


"Aku mau pa "jawab Lita memotong perkataan mama Citra.


"Tapi..."


"udah lah ma lagian kamu bilang kamu kasian kan sama Lita yang kesepian?. Iya kan sayang? "Tanya nya pada Lita.


"Iya bener kata papa mah.., boleh ya mah.?" tanya Lita dengan pupy eyes nya


"Iya deh iya "pasrah Citra.


Kemudian mereka pun melanjutkan sarapan mereka dan melakukan aktivitas masing masing.


* satu bulan kemudian  *


Hari minggu


Kediaman Alexander


"Kak bangun, ayo kita sholat "ucap Varo membangunkan Vana


"Hmm... Jam berapa sekarang dek?"tanya Vana


"Sekarang jam lima kurang dua puluh menit kak,ayo bangun keburu pagi kak!!." ucap Varo


"Emm... Iya ini kakak bangun kok kamu duluan ya ke ruang sholat nya ya, kakak ke wc dulu mau wudhu " ucap Vana sambil mengumpulkan  kesadaran nya sembari duduk dikasurnya.


"Iya kak kalo gitu aku duluan ya, jan lama " ucap Varo sambil keluar kamar.


Setelah kesadaran nya terkumpul Vana langsung menuju wc yang ada di kamarnya untuk membasuh muka setelah itu berwudhu.


Skip


Ruang sholat


"Ayok pah kita mulai sholat nya Vana udah siap " ucap Vana sambil berdiri dan di ikuti oleh yang lain.


Selesai shalat


"Ma Vana lanjut tidur lagi ya, hari ini kan libur. ?" ucap Vana


"Iya sayang kamu tidur lagi aja ntar mama bangunin jam tujuh yah.?" ucap mama Sintia


"Iya ma." ucap Vana kemudian masuk ke kamarnya.


"Vano juga ya ma?" ucap Vano


"Iya sayang!" jawab mama Sintia.


Kamu gak mau tidur lagi Varo?" tanya papa Bryan


"Gak ah pa varo mau belajar aja, kalo gitu Varo ke kamar ya ma,pa " ucap Varo


"Oke ma! "ucap Varo sambil mengacungkan jempol.


"Yaudah ma papa juga mau siap siap ke kantor ya!" ucap Bryan


"Iya pa"jawab mama Sintia


Pagi hari


"Varo sayang bangunin kakak kakak kamu ya."ucap mama Sintia


"Iya ma "jawab Varo kemudian dia pun pergi ke kamar Vana.


"Kak bangun kak udah jam 7 nih, ayo kita sarapan kak, mama sama papa udah nunggu tuh!" ucap Varo


"Iya dek kamu keluar dulu kakak mau mandi ya." ucap Vana sambil duduk di ranjang nya untuk mengumpulkan kesadaran nya.


Kamar Vano


"Bang bangun bang udah jam tujuh nih, mama sama papa udah nungguin tuh di bawah cepet bang Varo lapar nih "ucap Varo


Namun Vano masih tertidur, karna geram Vano pun berteriak dengan kecang supaya Vano bangun


"Bang ayo bangun.... Udah siang nih nanti telat bang ke sekolahnya,bang woy bang cepet bangun ....b****ang vano cepet.....ABANG .........!" teriak Varo sampai sampai tenggorokan nya kering, beruntung di dekat kasur ada air, langsung saja Varo mengambil air nya dan meminumnya dengan habis.


Lalu Varo melihat Vano yang masih tertidur.


"Huh  gimana ya supaya si abang bangun?." gumam Vano.Dia pun berfikir,lalu terlihat senyum devil Varo.


"He he he he jangan salahin aku ya kalo abang jadi marah."ucap Varo dengan senyum devil nya.  lalu dia pun membawa spidol yang ada di kotak pensil Vano, lalu Varo pun  mulai menggambar di wajah Vano.


Setelah itu dia mengambil air yang ada di kamar mandi Vano, lalu Varo mencelupkan tangannya ke gayung itu dan mulai mencipratkan air ke wajah abang nya yang kebo itu.


"Eh eh ada apaan nih kok basah " ucap Vano langsung  terbangun.


"Eh dek kamu ya yang nyiram abang?"ucap Vano.


"Iya, abisnya abang sih susah di bangunin sih jadi ya terpaksa. "Ucap Varo


"Yaudah sih bang ayo turun mama sama papa udah di bawah kasian udah pada laper Varo juga laper nih " ajak Varo


"Iya iya bentar abang cuci muka dulu kamu duluan aja ke bawah nya."ucap Vano.


Kemudian Varo pun langsung lari keluar kamarnya karna takut kena marah abang nya.


Kamar mandi Vano saat Vano akan mencuci muka, dia terkejut dengan wajah nya yang di coret coret dengan spidol,


"VARO..... Awas aja kamu ya abang bales nanti. " umpat Vano kemudiam membersihkan wajah nya.


Diruang makan


"Hahahaha abang pasti marah sekarang "tawa Varo

__ADS_1


"Kamu kenapa ketawa Varo, emang nya di sini ada yang lucu?!" tanya mama Sintia.


"Itu ma tadi Varo abis coret coret muka abang, abis nya gak mau bangun sih maka nya Varo coret coret wajah abang deh ha ha ha ha" jelas varo


"Hahaha Vano pasti marah sama kamu dek, siap siap aja nanti kena hukuman loh.


Lalu vano turun dengan wajah kesalnya. Lalu duduk di dekat Vana.


" Awas aja kamu dek abang balas nanti" gumam vano.


Kemudian mereka memulai sarapan mereka.


Skip


Jakarta


"Ma" panggil Rika


"Iya sayang ada apa?"tanya mama Sarah.


"Mama punya nomornya tante Sintia sama tante Citra gak"ucapnya lagi


"Ada, kamu mau mama hubungin mereka?" tanya Mama sarah


"Iya mah " ucap Rika dengan mata berbinar.


"Yaudah bentar mama cari dulu"ucap Sarah  sambil mencari nama Citra dan Sintia.


"Nah ini  dia "ucap Sarah sambil menekan tombol telepon.


...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...


Disisi lain london.


Drett


Drett


Drett


Suara ponsel mama Citra


"Sarah"gumam Citra dan langsung mengangkat teleponnya.


"Halo assalamualaikum, iya sar ada apa"ucap Citra.


" waalaikumsalam cit,kamu apa kabar?"  tanya Sarah


"Aku baik, gimana kabar kamu di sana? Sama suami dan anak mu itu? "tanya Citra


"Aku juga baik, Irfan sama Rika juga baik!" jawab sarah


"Oh iya ini anak aku mau ngomong nih sama kamu." ucap Sarah lagi sambil menyerahkan ponselnya ke Rika.


" Makasih ma"ucap Rika.


"Halo tante, ini aku Arika, tante apa kabar?"tanya Rika.


"kabar tante baik kok, kamu mau ngobrol sama Lita kan?" ucap Citra.


"Iya tante, Lita nya ada nggak?" Tanya Rika.


" Ada kok, bentar tante panggilin Lita dulu" ucap Citra.


"Lita sini nak ini ada yang mau ngomong sama kamu"


panggil Citra pada Lita.


"Iya ma bentar...." jawab Lita


Setelah itu Lita turun kebawah


" Ada apa ma siapa yang nelpon?" tanya Lita.


" Ini ambil aja nanti juga tau" ucap mama Citra sambil menyerahkan ponsel nya pada Lita.


"Kamu ngobrol dulu aja ya mama mau ke kamar dulu"ucap mama Citra.


"Iya mah" ucap Lita.  Setelah itu Citra pergi ke atas.


" Halo ini siapa ya? " tanya Lita


" Lita ini aku Rika sahabatmu, masa kamu lupa sih?" ucap Rika di sebrang telepon dengan wajah cemberut.


" Rika ini beneran kamu Rik, aku kangen banget sama kamu kamu apa kabar?" ucap Lita dengan terkejut.


"Aku baik,gimana kabar mu? Gimana sekolahnya seru gak? D


d**an kapan kamu pulang?aku kangen sama kamu sama Vana kamu pasti lupain aku ya"tanya Rika beruntun.


"jawab nya satu satu ya, pertama aku baik, kedua yah lumayan seru sih aju punya banyak teman tapi gak terlalu akrab sama mereka aku cuma akrab sama temen sebangku sama orang yang duduk di kursi depan,dan yah yang paling penting aku juga kangen sama kamu dan gak lupain kamu kok, malah aku sering mikirin kalian."ucap Lita


" Kamu masih lama di sana ya?tanya Rika.


Iya nih Rik, mana aku udah kangen banget sama kamu sama Vana."terus kamu lagi ngapain di sana "lanjut


"Aku nggak ngapa ngapain kok,oh iya aku mau kasih tau kamu kalo nanti tahun depan aku mau ke negara singapura Lit!"ucap Rika


Hah, mau ngapain di sana?"tanya Lita


"Aku mau belajar disana Lit sekalian mau jengukin oma sama opa !"ucap Rika.


"Oh gitu ya udah kamu jaga diri ya, jaga kesehatan juga, jan lupa makan, nanti aku kasih tau Vana yah."ucap Lita


"Iya makasih perhatian nya,aku nggak tau sih kapan pulangnya,mungkin sekitar dua atau tiga tahun lagi aku pulangnya, kamu jaga diri ya di sana, terus bilangin sama Vana,aku tutup dulu ya telpon nya see you !"ucap Rika


"Iya, nanti aku kabarin Vana,See  you too"ucap Lita.


Tut tut

__ADS_1


Setelah itu mereka pun menjalani kehidupan masing masing tanpa adanya seorang sahabat, hanya ada keluarga dan teman


"tiga tahun kemudian


__ADS_2