
" jangan....... plis...... aku mohon jangan kali ini " pinta nayla.
jong suk tak peduli ia terus melanjutkan aksinya
" ayo kita ke ranjang " jong suk menggendong nayla dan menidurkanya di atas ranjang, jong suk terus menusu dan tangannya tidak tinggal diam ia memasukkan jarinya ke milik nayla
" ahhhhhh....... ahhhhhh....... ahhhhh..........
tangan mu besar sekali, ini sakit......
ahhhhhhhhh............ emmmmmm..... ahemahem.... " desahan nayla
" apa kau menikmatinya? "
" aku masukin ya udah ngak tahan nih"
tanpa persetujuan nayla jong suk membuka bajunya dan baju nayla jongsuk menindih nayla, ketika jong suk ingin memasukkan juniornya nayla menangis
" kenapa kau menangis? " tanya jong suk
" apa kau tau aku sangat benci mengingat hal ini aku benci dengan dia" jawab nayla emosi sambil menagis
" siapa yang kau benci? "
" aku benci kepada peria yang pernah meniduri ku saat aku mabuk aku benci sampai aku tau mau berbuat mesum seperti ini lagi bahkan aku tak ingin bertemu denganya lagi "
" kau tau aku tak tak perawan lagi "
" bahkan siapa yang memerawani ku pun aku tak tau "
" tidak kah kau kira aku sama seperti *******?"
" kau tau seksrang apa masalh ku? kenapa kau tak pergi dan meningalkan ku? "
nayla bercerita panjang lebar, membukatikan dirinya tidak suci lagi bahkan merendahkan dirinya.
" aku tak peduli kau seperti apa "
" aku menyuki mu dan menyukai setiap permainan mu"
" mungkin peria yang memerawani mu selalu berusaha memberi tau kepadamu siapa dia hanya saja kau menolak untuk mengenalnya"
" sudah lah ayo kita lanjut"
jong suk memberi penjelasan singkat dan melanjutkan aktifitasnya.
" ahhhhhhhh......... emmmmm...... ahhhhh.......
jong suk kau harus pelan, kenapa cara main mu sangat kasar kau tidak ada bedanya dengan peria berengsek itu "
jong suk tersenyum
" ok kau mau cara halus dan lembut baik lah"
jong suk memperlambat gerakanya dan menghayati setiap permainan yang mereka lakukan .
" ahhhhhh........... ahhhhhh........ ini sangat nilmat..... ah...... jong suk..... aku mau
ahhhhhh................. " nayla sampai di ujung kenikmatan.
" kau tak menunggu ku "
__ADS_1
" baik lah akan ku lanjut"
" apakah kali ini aku boleh sedikit kasar? "
tanya jong sik
" terserah lah pada mu"
" intinya hangan meninggalkan bekas di tubuh ku dan jangan memencet ku kuat"
" iti membuat tulang ku remuk"
kawab nayla.
mendengar persetujuan dari nayla jong suk mempercepat gerakanya dan menciptakan decitan kasur lumaya keras
" ahhhhhh................ ahhhhh.......... nay aku mau keluar apa kau bisa menghisap cairan ini? " tanya jong suk
" aku tak mau itu jorok "
" tidak ini baik untuk kulit hisap plis "
"baiklah "
" buka mulut mu"
" aaaaaaaaaaa"
" ahhhhhhh....................... "
" telan nay "
" udah ku telan"
" dari mana kau tau rasanya tidak buruk?"
" karena kau menikmatinya "
" ya rasanya tidak terlalu buruk"
" nyla aku mau jujur sama kamu"
" ngak perlu jujur aku tau apa yang kamu rasakan"
" serius kamu sudah tau?"
" ya sebenarnya aku sudah tau tapi aku diam "
" apa kamu marah? "
" kenapa harus marah? aku justu senang"
" benar kah"
" emmm aku capek aku mau tidur dulu "
" nay......."
"em..... "
" aku tak suka sama wanita keras kepala"
__ADS_1
" iya aku tau"
" nay..... "
" apa lagi jong suk aku lelah"
" aku mau ke kantor ada pekerjaan yang harus ku selesaikan "
" apakah secepat itu kau pergi? "
" kenapa kau tidak memperbolehkan aku pergi? "
"tidak hanya saja"
" kau merindukan ku"
" kamu bicara apa sih, sana pergi"
" kelihatanya kamu kecewa, aku akan sering-sering datang ke rumah buluk mu ini "
" jangan, jangan sering aku tak ingin tetangga berkata lain"
" baik lah aku hanya datang jika kau mempersilahkan aku datang, aku pergi ya"
" ya hati-hati"
" ok kunci pintunya"
" bak lah"
selesai nayla mengunci pintu dia kembali ke kasur nya dan nayla mulai berpikir
" kenapa aku tidak menolak nya? kenapa aku bersikap baik pada nya? apa yang terjadi?
permainannya persis seperti peria yang memerawani ku"
" apa yang terjadi sebenarnya? "
" jangan di pikirkan ayo tidur debelum makan malam"
nayla menutup matanya dan berusaha tidur
" ting"
hp nyala berbunyi
pesan dari amanda
" nayla besok kan ngak masuk kita jalan yok
kita belum pernah hang out "
" OK Kabari aka ya" balas nayla
" baiklah buat jadwal dulu di kalender takutnya lupa"
nayla menandai tanggal 27 sebagai tanggal hang out bersama sahabat sahabatnya
" ehhhhh tunggu dulu apa sekarang tanggal 26? kenpa bulanan ku belum datang ya? padahal biasanya awal bulan udah datang! "
" mungkin karena berpikir terlalu banyak kali ya, awal bulan nanti pasti datang"
__ADS_1
nayla melanjitkan tidirnya.