A Hudred Love

A Hudred Love
l'am fine


__ADS_3

Kembali ke rutinitas biasa


“ aku merasa sedikit bosan, telah lama jong suk tidak ada kabar”


“ sesombong itukah dia sekarang ???”


“ apakah dia tidak emikirkan ku ???”


“ apakah dia marah pada ku?”


“ kenapa aku berharap dia ada di samping u?? bukankah aku merasa rishi setiap ada dia??apa yang terjadi pada ku ??”


“ jangan bilang kalau aku mulai menyukainya, ya tuhan semoga ini tidak benar”


Nayla mulai berbicara sendiri


“ ting……….” Suara hp berbunyi ternyata pesan dari Amanda


“ nayla aku bukan sok tau atau kepingin tau atau apalah semua


Hanya saja aku tidak mau kau menyesali semua dan bertingkah gegabah nantinya


Ku mohon kali ini saja dengarkan aku, nay……….. aku tau kondisi mu, aku tau kondisi keluargamu,aku tau kondisi keuanganmu, aku akan membantumu sebuisa ku,kita sahabat kita sauara kan? Aku janji akan berusaha semampu ku menjauhkanmu dari laki-laki berengsek itu, tapi tolong nay dengarkan aku kali ini saja plissss….”


Naylan membca pesan dari Amanda dengan seksama dan berusaha mencari tau apa maksut pesan itu


“ iya aku mendengarkanmu apa yang ingin kami sampaikan pada ku “


Nayla mambalas pesan dari Amanda


Beberapa menit kemudian


“ ting……..” pesan dari Amanda


“ ayo kita kerumah sakit dan memeriksa kandungan mu, aku merasa ada yang tidak beres dengan perut mu”


Nayla membalas pesan dari amanda


“ maksut mu aku sakit ?”


“ ting…….” Pesan dari Amanda


“ lebih dari itu nayla, aku merasa kami sebenarnya hamil.”


“ apa aku hamil?”


“ jangan mengada –ngada lah amanda”

__ADS_1


“ masak ia aku hamil, kalau aku hamil ini anak siapa ? masak anak hantu”


“ kamu lucu deh”


Nayla membalas pesan itu dengan sepaman cht


“ aku datag kermuah kamu sekarang , karena ini sangat genting dan sangat penting”


Amanda mengirim pesan dan mematikan hp nya


Nayla hanya tertawa kecil membaca pesan dari Amanda


“ ya ampun Amanda, selucu itu ternyata dirim “


Setengah jam kemudian


“ nayla buka pintunya,nayla “ suara amada mengedor pintu tidak sabaran


“ iya bentar, aku datang “


Nayla membuka pintu dan


“ nayla dengerin aku, ini situasi genting dan pokonya harus kamu dengerin “


“ iya aku dengerin kamu, kamu itu lucu tau ngak sih”


“ iya kamu itulucu masak ia aku hamil, klw aku hamil ini anak siapa cobak ?”


“ gini aja nay, kita taruhan saja, kalau kamu hamil aku janji akan menanggung biaya hidup kamu selama 5 tahun sampai anak dalam periut kamu itu sekolah taman kanak – kanak, tapi kalau kamu tidak hamil maka kamu yang menang “


“ jadi intinya kalau aku hamil atau tidak itu hadiahnya kamu yang tentuin ?”


“ kalau kamu ngak hamil apa aja yang kamu minta akan aku turuti, nayla aku takut semua ini karena salh ku, aku ngak mau kamu sedih karena ulah ku yang ngak jaga kamu kemarin”


“ ok akan aku turuti keinginan kamu “


“ bagus, sana bersiap kita harus pergi ke rumah sakit om ku dan memeriksa di sana”


“ harus kah sekrang ?”


“ iya tidaak ada waktu untuk mengundur lagi “


“ baiklah aku bersiap sekarang “


“ cepat jangn lama “


“ oya aku belum bilang keinginan ku, kalau aku ngak hamil mobil kamu yang itu jadi punya ku ya”

__ADS_1


Nayla menujuk mobil amand yang di parker di depan kosnya sambil bercanda


“ terserah kamu deh”


Nayla sedang bersiap-siap sedngkan Amanda menunggu di ruang tamu sembari mengecht omnya


“ nayla kamu harus tegar,aku tau mpianmu sangat tinggi,aku tau kau ingin membahagiakan keluarga dan adik mu, tapi ini sangat gawat aku tau kau akan kecewa”


Amanda berbicara dalam hati


Satu jam kemudian


“ aku sudah selesai,ayo kita berangkat” ucap nayla


“ Baikal ayo” tambah Amanda


Selama perjalanan nayla selalu mengoceh dan berbicara mengenai impian dan masa depanya


Amanda sampai ngak tega mengajak Amanda ke rumah sakit, tapi ini harus Karen kalau tidak sekarang kapan lagi .


“ kita sampai “ ucap Amanda


“ wow rumah sakit om kami besar juga ya”


“ ya begitu lah “


“ ayo masuk”


Mereka menelusuri lorong rumah sakit, ketika sampai di bagian anak suasanya menjadi berubah


Ada orang yang bersedih ada orang sangat bahagia


“ saying kau akan jadi papa, sayang maaf ya aku ngk bisa jaga anak kita, sayang jaga kandungan kamu biar sehat terus ya dll” begitulah perbincangan yang terdengar di loprong ittu.


“ Amanda kayaknya enak ya punya anak,mereka sanat bahagia, andai aku punya satu ,haaaaa….. “


suara tertawa nayla terdengan riang


“ sabar sebentar lagi kita punya satu” kata Amanda


“ amin,haaaaaaaaaaa”


Beberapa saat kemudian


“ harap di tunggu hasilnya ya buk”


“baik “ jawab nayla dan amanda

__ADS_1


__ADS_2