
Sesampainya mereka di bandara tibalah waktu untuk perpisahan dengan nayla
“ ini passport dan kartu pengenalmu, lebih baik kamu menggunakan yang ini daripada menggunakan kartu pengenal aslimu “
ujar om hendi sembari memberi kartu tanda pengenal dan passport itu.
“ ketika kamu sampai di paris kamu pakai nama passport mu, jangan nama asli mu karena itu berbahaya” Amanda menjelaskan.
“ park cheyong, seperti nama orang korea, hay nama saya park cheyong” nayla bercanda dan tertawa
“ ingat ya nayla nama kamu park cheyong bukan nayla” Amanda memberi perintah tegas.
“ jangan pernah beri tau orang lain atau keceplosan” om hendi mengingatkan dengan tegas.
“ baiklah,terima kasih atas bantuan kalian, aku akan membalas semua kebaikan kalian, terutama u ntuk sahabatku Amanda”
nayla memeluk Amanda sembari menangis.
“ udah jangan menangis, seperti anak kecil saja “ Amanda marah kecil
“ om hendi makasih ya, om udah baik banget sama aku, kalau aku punya kesempatan akan ku balas semua kebaikan om, teria kasih om” nayla memeluk om hendi sambil menangia
“ udah cukup pelukannya, sebentar lagi pesawat mau berangkat, sana cekin” nayla memberi perintah.
Nayla memeluk Amanda erat-erat dan membisikan rahasia yang selama ini ia pendam
“ Amanda aku mencintai pak jong suk, kalau kamu ketemua dia bisakah kamu mengatakan aku baik-baik saja? Dan lagi tolong jaga adik ku, terima kasih my bestfrends”
“ iya iya “
wajah Amanda menjadi garang dan merah mendengar ucapan nayla.
“penumang yang terhormat pesawat zo09 limabelas menit lagi akan lepas landas, bagi penumpang yang terhormat di persilahkan untuk menaiki pesawat “
“ udah sana pesawatnya mau berangkat “
“ baikalh sampai jumpa Amanda , sampai jumpa om hendi”
Amanda melambaikan tanganya
“ sampai tujuan dengan selamt “ balas om hendi
“ semoga pesawatmu jatuh dan kaupun meninggal “ balas Amanda tersenyum lebar.
“ untung saja kita cepar menangani masalah ini, kalau tidak selamanya jong suk akan menjadi milik nayla sedangkan aku ?? aku akan menderita menahan rasa sakit yang teramat sakit”
__ADS_1
“ untung aja kita ligat kalau tidak maka saham nenek jeong akana menjadi milik keturunan jong suk bukan milik ku”
“ kita memang hebat om”
Amanda da nom hendi berjalan menjauh dari bandari internasional kongguan
Sedangkan nayla berlinang air mata menahan rasa sedih dan pilu.
“ sampai jumpa kota kesayanganku, sampai jumpa Negaraku, sampai jumpa pak jong suk, sampai jumpa adik ku, sampai jumpa semuanya”.
Nayla tertidur pulas selama perjalanan hinga akhirnya ia tiba di bandara internasional paris
Nayla sedikit bingung dengan bahasa yang ia dengar untungnya ia sedikit mahir dalam ber bahasa inggris.
Ketika nayla menyusuri lorong di bandara terpampang semuah sepanduk yang di angkat oleh peria tinggi dan berbada sispek.
“ selamat datang nyonya muda park cheyong"
seperi itula lah tulisan sepanduk itu
Sehingga nayla tidak kesulitan mencari pak kim yang di ceritakan om hendi.
Nayla menghampiri pak kim dan menunjukan kartu tanda pengenalnya.
“ selamat datang di paris nyonya cheyong” sapa pak kim ramah
“ kamu sangat ramah, pantas saja pak hendi menyukaimu”
“ saya dan om hendi tidak ada hubungan apa-apa dia hanya dokter kandungan ku”
“ waw pak hendi akan memiliki anak ke dua?” Tanya pak kim heran
“ bukan dia hannya dokter saja, ini anak saya dan babai hutan, untungnya **** hutan itu telah meninggal”
“ bagus dong kamu dan pak hendi bisa bersatu dan men jadi keluarga yang harmonis”
Banyak percakapan dan kata yang mereka lontarkan sepanjang perjalanan
Hingga akhirnya mereka memasuki kompleks perumahan elit dan wow
Dari gerbang depan terlihat pasti yang tinggal di sini pengusaha yang terkenal atau artis yang terkenal atau keturunan raja dan ratu di paris.
mereka tiba di sebuah rumah bertulisan “ milik keluarga lee no 5”
“ wow rumahnya besar sekali pak kim”
__ADS_1
nayla tidak berhenti mengagumi rumah itu dengan interior yang menabjubkan dengan aksen warna cream ditambah dengan ornamen – ornamen patung kuda dan tidak lupa di tengah ruagan terdapat lampu gantung yang sangat besar.
“ wow super keren “ ujar nayla kagum
“ keluarga lee adalah kelurga paling kaya nomor lima di dunia perbisnisan, mereka memiliki rumah sakit yang tersebar di seluruh dunia, sekolah dan kampus yang super elit, tamah hiburan dan bekerjasama dengan pasar gelap internasional”
jelas pak kim.
“ wow luar biasa”
“ masih banyak bisnis lain yang mereka kelola sehiga rumah yang terbuat dari logam mulia ini terbangun, dan lampu keristal itu adalah berlian murni yang dibeli dari pertambangan milik kelurga jeong, keluarga terkaya no satu di dunia perbisnisan.”
“ apakah kelurga jeong sekaya itu?”
Tanya nayla
“ lebih kaya dari yang kita bayangkan, mereka mampu membeli setengah dari dunia ini dan mampu membeli bulan, jangankan bulan mereka juga mampu membeli pelanet di luar nagkasa”
“ wowo, kaya sekali, mereka mampu memberi makan seluruh umat di bumi “ ujar nayla
“ hanya saja sampai saat ini kelurga ini belum mendapatkan cucu, sehingga nenek jeong merasa resah dan ingin membagikan hartanya dengan orang orang pilihanya salah satunnya pak hendi “
“ kenapa harus pak hendi? Bukankah pak hendi tidak memiliki darah marga jeong?”
“ itu dikarenakan pak hendi sudah memiliki putra yang bernama kai, setiap pengusaha di sini adalah kelurga, nenek jeong adalah pendiri organisasi mogu, setiap kata yang nenek ucapkan pasti di turuti semua orang di sini”
“ sudah cukup lama organisasi ini berjalan ?”
“ sudah hampir 90 tahun “
“ kamu harusnya bersyukur karena mengenal pak hendi, beliau orang yang sangat ramah dan baik dan juga ayah yang baik untuk kai, dia juga calon orang terkaya no satu di sini, jika kamu menjadi istri pak hendi hidup kamu dan anak kamu pati kaya raya”
“ saya tidk ingin menjadi orang kaya, saya hanya ingin memiliki kelurga yang harmonis dan bahagia”
“ kamu sangat ramah dan bermurah hati, pantas saja pak hendi mennyukaimu”
“ terima kasih atas pujianmu pak kim”
“ ini kamarmu dan hubungi aku jika ada yang di butuhkan saya permisi dulu, selamat peristirahat nyonya cheyong”
“ terima kasih pak kim”
Nayla berkemas dan beristirahat.
aku tidak pernah mennyangka amanda sekejam itu ( authour).
__ADS_1
semangat chaeyong