
nayla sedang termenung di bawah teriknya mata hari ia sangat bahagia ini pertama kalinya ia tidak di marah dan di hukum ketika melakukan kesalahan.
" biasanya ketika aku membuat kesalahan aku langsung di hukum tapi sekarang aku di bela dan kepala ku di elus"
" aaaaa......... aku malu sekali gus bahagia"
gumam nayla dalam hati.
"nayla nayla nayy..." amanda memanggil
"kamu mikirin apa saih sambil senyam senyum sendiri jangan bilang kamu menghayal lagi?", tanya amanda
"rahasia" jawab nayla
"udah lah yok kita cari makanan aku udah lapar" kata nayla
"ihhh kamu menghindar dan mengelak lagi suatu saat nanti pasti ku paksa kamu mengatakanya" jawab amanda
"iya kalu bisa bwekkkk" nayla mengejek sambil berlari.
"aduh.... " nayala tidak sengaja menabrak gadis muda dan bertopi sama denganya, "maaf saya tidak sengaja " jawab nayla apa "kamu terluka? apa ada yang sakit?"
"tidak aku baik - baik saja " jawab wanita itu
"perkenalkan nama ku yosa seperinya kita satu jurusan nama kamu siapa?"
"nama ku nayla jawab nayla"
" iya kita satu jurusan"
" kenpa kamu sendirian?"
"aku belum punya teman selama dua hari ospek aku selalu sendiri", jawab yosa
"kalau kamu mau kamu bisa bergabung dengan kami, lagian kita satu jurusan kemungkinan satu keas kan" jawab amanda
"oya nama ku amnda".
"iya betul kalau kamu mau, kamu bisa bergabung dengan kami".
__ADS_1
jawab nayla
"aku sangat senang bisa berteman dengan kalian" jawab yosa.
.
.
"ospek sudah selesai dan mulai besok kalian akan memasuki kelas baru nama anggota kelas bisa di liat di papan pengumuman di gedung E untuk lebih jelasnya bisa di liat di gerub kampus suara intruksi dari depan".
"baik pak..". jawab semua mahasiswa baru itu.
.
.
"ayo kita liat papan pengumuman mana tau kita satu kelas"
jawab yosa
"ayo" jawab amanda dan nayla serentak.
"yeee...... kita sekelas"
jawab yosa
"ya aku ngk bohong jawab yosa " mereka berteriak dan tertawa semua mata menuju ke mereka.
"biasa aja dong kami juga sekelas tapi biasa aja ingat kalian bukan anak kecil jadi tolong dewasa,"
" tungu deh bukanya itu perempuan yang merayu pak jong tadi pagi? "
kata perempuan yang lain
"benar itu dia dasar wanita ******, penggoda masih muda tapi kelakuanya udah kelewatan seberapa banyak peria yang udah kamu goda atau jangan - jangan kamu belagak sok suci di depan semua peria kaya?"
tanya sekumpulan wanita itu.
"apa yang kamu bicarakan kenpa kamu menuduh sahabat ku seperti itu dia bukan wanita seperi yang kamu bayangkan jadi tolong sopan sedikit " kata amanda.
__ADS_1
"ooooooo atau jangan - jangan kamu juga sama seperti dia penggoda peria kaya? " tanya sekumpulan wanita garang itu
"tutup mulut mu, kamu tidak boleh menuduh orang sembarangan sebelum kamu punya bukti" kata nayla.
"oohhh..... bukti aku punya bukti kenapa ceo yang berwajah dingin dan menakutkan tiba tiba berubah baik di depan kamu? kalau kalian tidak memiliki hubungan bagaimana ia bisa baik kepada mu? "
tanya wanita garang itu nayla terdiam.
.
.
"BUBAR... " sura keras terdengar merek langsung mencari asal usul suara itu dan mereka sangat terkejut karena itu suara ceo jong suk mereka langsung bubar dan ketakutan.
jong suk mengahampiri nayla dan menjewer telinga nayla,
" apa kau tidak punya mulut untuk membalas ucapan mereka? apa mulut mu terbuat dari batu sehingga kau tidak sanggup menggerakkanya? " tanya jong suk
"a. a. a. a. aku aaa aku hanya gugup dan takut" jawab nayla ketakutan wajah nayla pada saat itu semerah tomat,
"apa yang kau takutkan? aku berpikir kau wanita yang kuat dan pemberani"
"aaaaa aku hanya tunggu kenapa kau menyimpulkan aku secara sepihak?"
"udah diam aku benci wanita yang lemah dan cerewet"
jawab jong suk sambil pergi meninggalkan mereka
"huhhhhhh..... " nayla bernapas lega
dia memukul wajahnya sambil mengelus telinganya ini
"mimpi atau nyata? " tanya nayla dalam hati.
.
.
.
__ADS_1
selamat membaca jangan lupa di like dan tinggalkan komen ya
aku sayang kalian.❤